Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Bimas Islam membuka kesempatan bagi para influencer dan konten kreator untuk mengikuti pelatihan pengamatan hilal bertajuk Yasalūnaka 'an al-Ahillah: Hilal Observation Coaching. Program ini digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap proses rukyatul hilal yang menjadi dasar penetapan awal Ramadan dan Idul Fitri di Indonesia.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan konsep hybrid atau perpaduan daring dan luring. Pendaftaran dibuka hingga 11 Februari 2026 dan tidak dipungut biaya alias gratis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilihat dari akun instagram @bimasislam, kegiatan ini menyasar para konten kreator dan influencer agar memiliki pemahaman yang utuh mengenai mekanisme pengamatan hilal.
Pelatihan akan dikemas dengan pendekatan edukatif, termasuk simulasi dan visualisasi hilal awal Ramadan 1447 Hijriah. Peserta juga akan dikenalkan pada instrumen yang digunakan dalam rukyatul hilal serta proses ilmiah yang melatarbelakanginya.
Kuota Hingga 1.000 Peserta
Kemenag membuka kuota sekitar 1.000 peserta untuk mengikuti kegiatan ini secara daring. Sementara itu, 30 peserta akan diundang mengikuti pelatihan secara langsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta Pusat.
Dengan konsep ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman interaktif dalam memahami proses observasi hilal yang selama ini menjadi bagian penting dalam penentuan kalender hijriah.
Syarat dan Kriteria Peserta
Program ini diperuntukkan bagi influencer atau konten kreator dengan kriteria sebagai berikut:
- Berusia maksimal 35 tahun
- Berdomisili di wilayah Jabodetabek
- Memiliki akun Instagram atau TikTok aktif dengan minimal 3.000 pengikut
- Mengikuti (follow) akun @urusanislam dan @bimasislam di Instagram dan TikTok
Bagi yang memenuhi kriteria dan berminat mengikuti pelatihan ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan: s.id/hilal_2026. Sebagai informasi, kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum. Peserta yang terpilih, nantinya akan diinformasikan melalui email yang digunakan saat mendaftar.
