Waktu Sholat Dhuha Hari Ini Lengkap Tata Cara dan Keutamaan

Waktu Sholat Dhuha Hari Ini Lengkap Tata Cara dan Keutamaan

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Kamis, 29 Jan 2026 06:30 WIB
Waktu Sholat Dhuha Hari Ini Lengkap Tata Cara dan Keutamaan
Ilustrasi sholat dhuha. Foto: Getty Images/leolintang
Jakarta -

Mengawali pagi dengan sholat dhuha merupakan salah satu keberkahan dalam menjemput rezeki dan ketenangan hati. Sholat dhuha juga merupakan wasiat langsung dari Rasulullah SAW kepada umatnya.

Dalil sholat dhuha bersandar pada hadits shahih dari riwayat Abu Hurairah RA, dia berkata,

أَوْصَانِي خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ بثَلَاثٍ: صِيَامِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِن كُلِّ شَهْرٍ، وَرَكْعَتَيِ الضُّحَى، وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَ نامَ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Kekasihku SAW mewasiatkan kepadaku tiga hal, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat sholat Dhuha, dan sholat witir sebelum tidur." (HR Bukhari dan Muslim)

ADVERTISEMENT

Bagi umat Islam yang ingin melakukan ibadah ini, mengetahui waktu sholat dhuha sangatlah penting agar pelaksanaannya tepat dan sesuai pada waktu yang dianjurkan.

Selain waktu, memahami tata cara sholat dhuha yang benar serta mengetahui keutamaannya akan membuat ibadah terasa lebih khusyuk. Untuk itu, berikut panduan lengkap jadwal, niat, hingga doa sholat dhuha untuk membantu meraih keberkahan di pagi hari.

Waktu Sholat Dhuha Hari Ini

Waktu sholat dhuha dimulai ketika matahari naik sepenggalah (satu tombak), menurut para ulama. Waktu ini kira-kira pukul 06.30-07.00 pagi. Untuk memudahkannya, umat Islam bisa melihat jadwal sholat dhuha hari ini mengacu pada jadwal dari Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI.

Berikut waktu sholat dhuha sepanjang bulan Syaban 1447 H/2026 M untuk wilayah DKI Jakarta:

  • Selasa, 20 Januari 2026: Pukul 06:16 WIB
  • Rabu, 21 Januari 2026: Pukul 06:17 WIB
  • Kamis, 22 Januari 2026: Pukul 06:17 WIB
  • Jumat, 23 Januari 2026: Pukul 06:17 WIB
  • Sabtu, 24 Januari 2026: Pukul 06:18 WIB
  • Minggu, 25 Januari 2026: Pukul 06:18 WIB
  • Senin, 26 Januari 2026: Pukul 06:18 WIB
  • Selasa, 27 Januari 2026: Pukul 06:19 WIB
  • Rabu, 28 Januari 2026: Pukul 06:19 WIB
  • Kamis, 29 Januari 2026: Pukul 06:19 WIB (hari ini)
  • Jumat, 30 Januari 2026: Pukul 06:19 WIB
  • Sabtu, 31 Januari 2026: Pukul 06:20 WIB
  • Minggu, 1 Februari 2026: Pukul 06:20 WIB
  • Senin, 2 Februari 2026: Pukul 06:20 WIB
  • Selasa, 3 Februari 2026: Pukul 06:20 WIB
  • Rabu, 4 Februari 2026: Pukul 06:21 WIB
  • Kamis, 5 Februari 2026: Pukul 06:21 WIB
  • Jumat, 6 Februari 2026: Pukul 06:21 WIB
  • Sabtu, 7 Februari 2026: Pukul 06:21 WIB
  • Minggu, 8 Februari 2026: Pukul 06:21 WIB
  • Senin, 9 Februari 2026: Pukul 06:21 WIB
  • Selasa, 10 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Rabu, 11 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Kamis, 12 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Jumat, 13 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Sabtu, 14 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Minggu, 15 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Senin, 16 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Selasa, 17 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB
  • Rabu, 18 Februari 2026: Pukul 06:22 WIB

Waktu sholat dhuha dalam jadwal di atas adalah waktu permulaan atau dimulainya sholat dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha

Sholat dhuha dikerjakan sama seperti sholat fardhu, baik dari bacaan maupun gerakan, yang membedakan hanya niatnya saja. Sholat dhuha dikerjakan sebanyak dua rakaat hingga dua belas rakaat, setiap dua rakaat diakhiri dengan tasyahud dan salam. Dinukil dari buku Panduan Sholat untuk Wanita susunan Ria Khoirunnisa, berikut tata cara sholat dhuha:

1. Membaca niat bersamaan dengan takbiratul ihram, berikut bacaan niatnya:

أُصَلِّيِّ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatadh Dhuha Rak'ataini Lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat dhuha dua rakaat karena Allah Ta'aalaa."

2. Membaca doa iftitah

3. Membaca surah Al-Fatihah

4. Membaca surah dalam Al-Qur'an. Dianjurkan membaca surah Asy-Syams pada rakaat pertama dan membaca surah Ad-Dhuha pada rakaat kedua.

5. Rukuk

6. Itidal

7. Sujud pertama

8. Duduk di antara dua sujud

9. Sujud kedua

10. Bangun dari sujud dan lanjutkan rakaat kedua seperti rakaat pertama hingga sujud kedua.

11. Tahiyat akhir

12. Salam

13. Bagi yang ingin melakukan sholat dhuha lebih dari dua rakaat, dapat bangun kembali untuk melakukan sholat dhuha dua rakaat berikutnya, dengan diawali niat dan gerakan yang sama seperti sebelumnya.

14. Setelah selesai melakukan sholat dhuha, dapat dilanjut dengan membaca doa.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Masih dinukil dari sumber sebelumnya, berikut bacaan doa setelah sholat dhuha:

اللهُمَّ إِنَّ الصُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اللهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلُهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَشِرًا فَيَسَرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرْبُهُ بِحَقِّ صُحَاءِكَ وَبَهَاءِ كَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.

Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrata qudratuka wal 'ismata 'ismatuka. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.

Artinya: "Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit, maka turunkanlah apabila rezekiku berada di bumi, maka keluarkanlah, apabila sukar maka mudahkanlah, apabila haram maka sucikanlah, apabila jauh maka dekatkanlah dengan kebenaran Dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhan), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh."

Keutamaan Sholat Dhuha

Dijelaskan dalam buku Rahasia Jalur Langit: Jalan Cepat Menuju Sukses oleh Fitri Anggraini, terdapat beberapa keutamaan bagi umat Islam yang melakukan sholat dhuha, antara lain sebagai berikut:

1. Menjadi Sedekah

Rasulullah SAW bersabda, "Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan sholat dhuha dua rakaat." (HR Muslim)

2. Menjadi Cadangan Amal pada Hari Hisab

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah sholatnya. Apabila benar (sholatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (sholatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada sholat wajibnya, maka Allah berfirman, 'Perhatikanlah, jikalau hamba-Ku mempunyai sholat sunnah maka sempurnakanlah dengan sholat sunnahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada sholat wajibnya. Jika selesai urusan sholat, barulah amalan lainnya." (HR An-Nasa'i, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

3. Dicukupi Kebutuhan Hidupnya

Terkait dengan hal ini, Rasulullah SAW bersabda, "Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) karena Aku pada awal siang (sholat dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu sampai sore hari." (HR Tirmidzi)

4. Diampuni Segala Dosanya

Hal ini juga sejalan dengan sabda Rasulullah SAW, "Barang siapa yang menjaga sholat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

5. Dibangunkan Istana di Surga

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa sholat dhuha dua belas rakaat, maka Allah akan membangun baginya istana dari emas di surga." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Wallahu a'lam.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads