- Adab di Masjid yang Dianjurkan dalam Islam 1. Berdoa ketika Menuju Masjid 2. Mendahulukan Kaki Kanan dan Membaca Doa 3. Melaksanakan Salat Tahiyyatul Masjid 4. Menjaga Ketenangan dalam Masjid 5. Membaca Doa Keluar Masjid 6. Tidak Melangkahi Pundak Jemaah Lain 7. Tidak Melaksanakan Kegiatan Jual Beli di Masjid
Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi juga rumah Allah yang suci dan pusat kegiatan umat Islam. Karena itu, ada sikap baik yang perlu dijaga saat berada di masjid.
Dalam Islam, masjid punya kedudukan yang sangat mulia. Allah SWT menjelaskannya dalam surah At-Taubah ayat 18,
اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Innamā ya'muru masājidallāhi man āmana billāhi wal-yaumil-ākhiri wa aqāmaṣ-ṣalāta wa ātaz-zakāta wa lam yakhsya illallāh(a), fa 'asā ulā'ika ay yakūnū minal-muhtadīn(a).
Artinya: "Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk."
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Di masjid, seorang hamba mendekat kepada Allah SWT lewat salat, zikir, membaca Al-Qur'an, dan ibadah lainnya. Supaya ibadah terasa tenang dan penuh berkah, setiap Muslim dianjurkan untuk selalu menjaga adab saat berada di masjid.
Adab di Masjid yang Dianjurkan dalam Islam
Berikut ini beberapa adab di masjid yang dianjurkan dalam Islam yang bisa umat Islam amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Berdoa ketika Menuju Masjid
Mengutip buku Pintar Shalat oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani, adab di masjid yang dianjurkan dalam Islam pertama adalah membaca doa ketika menuju masjid. Adapun bacaan doanya yaitu,
اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُوْرًا وَاجْعَلْ فِي لِسَانِي نُوْرًا وَاجْعَلْ فِي سَمْعِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْ فِي بَصَرِي نُوْرًا وَاجْعَلْ خَلْفِي نُوْرًا وَأَمَامِي نُوْرًا وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِيْ نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِي نُوْرًا اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا
Allaahummaj'al fii qalbii nuuran waj'al fii lisaani nuuran, waj'al fii sam'ii nuuran waj'al fii basharii nuuran, waj'al khalfii nuuran wa amaamii nuuran, waj'al min fauqii nuuran wa min tahtii nuuran, allaahumma a'thinii nuuran.
Artinya: "Ya Allah jadikanlah cahaya pada hatiku, pada lidahku, pada pendengaranku, pada penglihatanku, dan jadikanlah cahaya di belakangku, di depanku, di sebelah atasku dan sebelah bawahku. Ya Allah, berikanlah kepadaku cahaya." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud, dan Ahmad dari Ibnu Abbas).
2. Mendahulukan Kaki Kanan dan Membaca Doa
Adab berikutnya adalah masuk masjid dengan mendahulukan kaki kanan, kemudian membaca doa sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
أَعُوْذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ
A'uudzu billaahil 'azhiimi wa biwajhihil kariimi wa sulthaanihil qadiimi minasy syaithaanir rajiim.
Artinya: "Aku mohon perlindungan kepada Allah Yang Mahaagung dan wajah-Nya yang mulia serta dengan kekuasaan-Nya yang langgeng. dari gangguan setan yang terkutuk." (HR. Abu Daud dari Amr bin Ash).
Setelah membaca doa masuk masjid, bisa dilanjut dengan membaca doa berikut ini,
بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوْبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Bismillaahi was salaamu 'alaa rasuulillaah, allaahummagh firlii dzunuubii waf tahlii abwaaba rahmatik.
Artinya: "Dengan nama Allah, semoga keselamatan tercurah kepada Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, dan bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu." (HR. Ibnu Majah dan Ahmad dari Fathimah)
3. Melaksanakan Salat Tahiyyatul Masjid
Adab di masjid berikutnya yakni melaksanakan salat tahiyyatul masjid. Umat Islam bisa melakukannya sebanyak dua rakaat sebelum duduk di masjid.
4. Menjaga Ketenangan dalam Masjid
Masjid merupakan tempat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan menjaga ketenangan, menghindari kegaduhan, tidak berjual beli, serta menjauhi segala aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsi masjid.
5. Membaca Doa Keluar Masjid
Sebelum keluar dari masjid, umat Islam dianjurkan membaca doa dan mendahulukan kaki sebelah kiri. Berikut adalah bacaan doanya,
بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ فَضْلِكَ
Bismillaahi was salaamu 'alaa rasuulillaah, allaahummagh firlii dzunuubii waf tahlii abwaaba fadhlik.
Artinya: "Dengan nama Allah, semoga keselamatan tercurah kepada Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, dan bukalah untukku pintu-pintu keutamaan-Mu." (HR. Ibnu Majah dan Ahmad dari Fathimah)
6. Tidak Melangkahi Pundak Jemaah Lain
Apabila seorang Muslim datang terlambat ke masjid, ia dianjurkan untuk tidak melangkahi pundak jemaah lain, terlebih jika hal tersebut mengganggu orang yang sudah lebih dahulu duduk. Larangan ini ditegaskan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa melangkahi pundak orang lain pada hari Jumat, maka ia telah melakukan perbuatan yang sia-sia." (HR. Abu Dawud)
7. Tidak Melaksanakan Kegiatan Jual Beli di Masjid
Mengutip Buku Pintar Muslim karya Salman Nashif Ad-D., Rasulullah SAW melarang umat Islam melakukan transaksi jual beli di dalam masjid. Larangan tersebut disebutkan dalam hadits berikut,
"Apabila engkau melihat orang berjual beli di dalam masjid, maka katakanlah: 'Semoga Allah tidak memberi keuntungan pada perniagaanmu.'" (HR. At-Tirmidzi)
Masjid hendaknya dijaga dari aktivitas duniawi agar kesucian, ketenangan, dan kekhusyukan ibadah tetap terpelihara.
(inf/inf)
