- Kapan Malam Nisfu Syaban 2026?
- Keutamaan Malam Nisfu Syaban 1. Malam Pengampunan Dosa 2. Malam Penuh Rahmat 3. Malam Ditulisnya Takdir Tahunan 4. Malam Mustajab untuk Doa 5. Persiapan Menyambut Ramadan
- Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban 1. Membaca Surah Yasin 2. Shalat Sunnah 3. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar 4. Berpuasa pada Siang Harinya 5. Bersedekah
Nisfu Syaban adalah malam pertengahan bulan Syaban, tepatnya setelah tanggal 14 dan sebelum 15 Syaban dalam kalender Hijriah. Malam ini dikenal sebagai waktu yang mulia untuk memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.
Dikutip dalam buku Kumpulan Khotbah Jumat Sepanjang Tahun Hijriyah oleh Reyvan Maulid, pada malam Nisfu Syaban umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan melaksanakan shalat sunnah. Ibadah sunah pada malam ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga dapat menambah ketakwaan dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026?
Bulan Syaban 1447 H diperkirakan dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026 Masehi menurut kalender Hijriyah Indonesia versi Bimas Kemenag. Bulan ini memiliki 30 hari sebelum memasuki bulan Ramadan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, Malam Nisfu Syaban, yaitu malam pertengahan bulan Syaban, diperkirakan jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Malam ini berlangsung pada malam antara tanggal 2 dan 3 Februari 2026, sesuai penanggalan Hijriyah 15 Syaban 1447 H.
Sebagaimana diketahui, pergantian hari pada penanggalan Hijriah dimulai sejak matahari terbenam. Sehingga, umat Islam sudah memasuki malam Nisyfu Syaban sejak matahari terbenam pada tanggal 2 Februari 2026.
Hitung Mundur dari 30 Desember 2025:
- Menuju Awal Bulan Syaban (1 Syaban 1447 H, 20 Januari 2026): sekitar 21 hari lagi.
- Menuju Malam Nisfu Syaban (15 Syaban 1447 H, 3 Februari 2026): sekitar 34-35 hari lagi.
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Sebuah riwayat dari Abu Musa Al-Asy'ari menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن
"Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Sya'ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani; dinilai sahih oleh Al-Albani)
Berdasarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), malam Nisfu Syaban merupakan salah satu malam istimewa dalam kalender Islam, yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa. Banyak hadits sahih menjelaskan keutamaan malam ini, sehingga umat Islam dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT
1. Malam Pengampunan Dosa
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda:
"Pada malam Nisfu Syaban, Allah mengampuni dosa-dosa seluruh makhluk kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan."
Malam ini menjadi kesempatan yang tepat untuk memohon ampunan atas segala dosa.
2. Malam Penuh Rahmat
Hadis sahih lain menyebutkan bahwa malam ini dipenuhi rahmat dan kasih sayang Allah. Memanfaatkan malam ini dengan ibadah dapat mendatangkan keberkahan yang melimpah.
3. Malam Ditulisnya Takdir Tahunan
Beberapa ulama menjelaskan bahwa malam Nisfu Syaban merupakan waktu di mana takdir tahunan manusia, termasuk rezeki dan umur, ditetapkan. Riwayat dari Al-Baihaqi menegaskan pentingnya memperbanyak doa dan amal saleh pada malam ini.
4. Malam Mustajab untuk Doa
Salah satu keistimewaan malam ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Allah SWT mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon dengan tulus pada malam Nisfu Syaban.
5. Persiapan Menyambut Ramadan
Malam Nisfu Syaban juga dianggap sebagai momen spiritual untuk membersihkan hati dan memperbanyak amal saleh sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan.
Baca juga: Benarkah Puasa Rajab Pahalanya Lebih Besar? |
Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban
Masih dalam sumber yang sama, berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan saat malam Nisfu Syaban:
1. Membaca Surah Yasin
Membaca Surah Yasin menjadi tradisi yang banyak dilakukan pada malam ini, dilanjutkan dengan doa memohon keberkahan dan ampunan.
2. Shalat Sunnah
Shalat sunnah seperti tahajud atau hajat dianjurkan sebagai amalan utama, mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kekhusyukan.
3. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Malam Nisfu Syaban merupakan waktu yang tepat untuk berdzikir dan memohon ampunan, misalnya dengan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil, sebagai bentuk penghambaan kepada Allah.
4. Berpuasa pada Siang Harinya
Sebagian ulama menganjurkan menunaikan puasa sunnah pada hari Nisfu Syaban sebagai pelengkap ibadah malam sebelumnya.
5. Bersedekah
Berdasarkan hadis sahih, bersedekah pada malam Nisfu Syaban mendatangkan keberkahan dan pahala yang besar, menjadi sarana memperbanyak amal kebaikan.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru