Puasa Rajab 2025 Sekaligus Puasa Senin Kamis, Bolehkah Digabung?

Puasa Rajab 2025 Sekaligus Puasa Senin Kamis, Bolehkah Digabung?

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Selasa, 30 Des 2025 14:00 WIB
Puasa Rajab 2025 Sekaligus Puasa Senin Kamis, Bolehkah Digabung?
Ilustrasi sahur. Foto: Getty Images/ferlistockphoto
Jakarta -

Puasa sunnah merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain memiliki nilai spiritual, puasa sunnah juga berkaitan dengan waktu-waktu tertentu yang memiliki keutamaan, baik karena bulannya maupun harinya.

Salah satu yang kerap menjadi perhatian umat Islam adalah pelaksanaan puasa sunnah di bulan Rajab yang bertepatan dengan hari Senin atau Kamis.

Keutamaan Bulan Rajab dan Puasa di Dalamnya

Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an surah At-Taubah ayat 36:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Latin: Inna 'iddatasy-syuhūri 'indallāhiṡnā 'asyara syahran fī kitābillāhi yauma khalaqas-samāwāti wal-arḍa minhā arba'atun ḥurum(un), żālikad-dīnul-qayyim(u), falā taẓlimū fīhinna anfusakum wa qātilul-musyrikīna kāffatan kamā yuqātilūnakum kāffah(tan), wa'lamū annallāha ma'al-muttaqīn(a).

ADVERTISEMENT

Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa. (At-Taubah: 36)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa bulan-bulan haram, termasuk Rajab, memiliki kedudukan khusus dalam Islam. Para ulama menjelaskan bahwa pada waktu-waktu tersebut umat Islam dianjurkan untuk lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal kebaikan secara umum.

Dikutip dari buku Buku Harian Orang Islam: Agenda Syar'i Muslim/Muslimah Teladan Sepanjang Tahun karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW terkadang berpuasa di bulan Rajab hingga para sahabat mengira beliau akan berpuasa penuh, dan di waktu lain beliau tidak berpuasa hingga disangka tidak berpuasa sama sekali.

Riwayat ini menunjukkan bahwa tidak ada larangan berpuasa di bulan Rajab. Namun, Islam juga tidak menetapkan puasa khusus bernama puasa Rajab. Puasa yang dikerjakan di bulan Rajab pada dasarnya adalah puasa sunnah, sebagaimana puasa Senin dan Kamis, puasa tiga hari di pertengahan bulan, atau puasa Dawud.

Sebagian ulama menyebutkan keutamaan berpuasa di bulan Rajab. Di antaranya disebutkan adanya sungai bernama Rajab di surga bagi orang yang berpuasa di bulan tersebut (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam sebuah riwayat yang oleh diceritakan Ibnu Abbas, ia berkata, "Puasa di awal bulan Rajab dapat menghapus dosa (kafarat) selama 3 tahun, di hari kedua menjadi kafarat selama 2 tahun, di hari ketiga menjadi ka-farat selama 1 tahun, kemudian di setiap hari sesu dah itu menjadi kafarat selama 1 bulan." (HR. Abu Muhammad al-Khalali).

Keutamaan Puasa Senin dan Kamis

Dikutip dari buku Bereskan Ibadahmu Maka Allah Akan Bereskan Pekerjaanmu: Rahasia Dahsyat Ibadah Siang Hari Pemantik Rezeki karya M. Al Farbi, puasa Senin dan Kamis merupakan puasa sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW dan dikerjakan secara rutin setiap pekan.

Puasa ini memiliki keutamaan menghapus kesalahan dan meninggikan derajat. Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa hari Senin dan Kamis adalah waktu diangkatnya amalan manusia kepada Allah SWT, sehingga beliau menyukai berpuasa pada dua hari tersebut.

"Pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Setiap hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai." (HR. Muslim)

Dengan keutamaan tersebut, puasa Senin dan Kamis menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan secara konsisten.

Bolehkah Menggabungkan Puasa Rajab dan Puasa Senin Kamis

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya, tidak ada puasa khusus bernama puasa Rajab. Umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan Rajab karena termasuk bulan haram dan sebagai persiapan menuju Ramadan.

Oleh karena itu, puasa yang dilakukan di bulan Rajab tetap merujuk pada puasa sunnah yang memang disyariatkan, seperti puasa Senin Kamis dan puasa Ayyaumul Bidh (puasa 3 hari pada pertengahan bulan Hijriah).

Dengan demikian, menggabungkan niat puasa Senin Kamis dan puasa Rajab dibolehkan, bahkan dianjurkan.

Untuk melaksanakannya, umat Islam dapat meniatkan puasa sunnah Senin Kamis sebagai niat utama, sebab puasa ini memiliki landasan syariat yang lebih kuat.

Adapun pelaksanaannya di bulan Rajab akan menjadi keutamaan tambahan dalam rangka memperbanyak amalan di bulan haram.

Berikut bacaan lengkap niat untuk Puasa Senin Kamis yang dikutip dari buku Super Jenius dengan Mukjizat Puasa Senin Kamis oleh Rizem Aizid,

Niat Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Latin: Nawaitu shauma yauma al-itsnaini sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa hari Senin sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمْسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Latin: Nawaitu shauma yauma al-khamisi sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa hari Kamis sunnah karena Allah Ta'ala."




(inf/inf)
Puasa Rajab

Puasa Rajab

20 konten
Di bulan Rajab umat Islam dapat melaksanakan beberapa amalan yang mendatangkan pahala seperti berpuasa sunnah dan juga amalan lainnya.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads