Masjid merupakan rumah Allah SWT, tempat suci yang menjadi rumah ibadah umat Islam. Sebagai tamu di rumah Allah, sudah sepantasnya kita memperhatikan adab dan etika, termasuk membaca doa masuk masjid.
Lantas muncul pertanyaan, apakah boleh membaca doa masuk masjid sambil berjalan? Bagaimana hukumnya dan seperti apa lafadz bacaannya? Berikut penjelasanya.
Hukum Membaca Doa Masuk Masjid
Dikutip dari buku Menghindari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat oleh Abu Ubaidah Al Walid, dalam kitab Shahihnya, Imam Muslim mengatakan salah satu hadits dari Abu Humaid atau dari Abu Asid. Rasulullah SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ : اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ : اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
"Jika salah satu dari kalian masuk masjid, maka berdoalah, 'Wahai Tuhanku, bukalah pintu rahmat-Mu.' Dan ketika ke-luar maka berdoalah, 'Wahai Tuhanku, aku meminta karunia-Mu.'' (HR Muslim)
Hadits di atas menjelaskan mengenai anjuran untuk membaca doa, ketika masuk dan keluar dari masjid. Lantas, bagaimana jika membaca doa masuk masjid dilakukan sambil berjalan? Mengenai hal tersebut, tidak terdapat penjelasan, baik itu anjuran atau larangan.
Pada dasarnya, berdoa dapat dilakukan dalam keadaan apapun, dan adab ketika memasuki masjid adalah dengan melangkah menggunakan kaki kanan terlebih dahulu seraya membaca doa.
Bacaan Doa Masuk Masjid
Dinukil dari buku Fiqih Bacaan Shalat Disertai dengan Faedah-faedah Penting yang Berhubungan Dengannya oleh Abu Khaira Sumarna, disunnahkan ketika seseorang masuk masjid untuk membaca doa. Sebagaimana doa berikut:
Doa Masuk Masjid Versi Pertama
اللهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Allaahummaftaḥ lii abwaaba raḥmatika
Artinya: "Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu."
Doa Masuk Masjid Versi Kedua
أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ
A'uudzu billahil adzhimi wa bi wajhihil karimi wa shulthanihil qadiimi minasy syaithanirrajiim.
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung dan kepada wajah-Nya yang Maha Mulia dan kepada kekuasaan-Nya yang Qadim, dari gangguan setan yang terkutuk."
Doa Masuk Masjid Versi Ketiga
بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Bismillah was salamu 'ala rasuulillah allahummaghfirli dzunuubi waftaḥli abwaaba rahmatik
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah dan salam-semoga tercurahkan kepada Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosaku dan bukakanlah bagiku pintu rahmat-Mu."
Bacaan Doa Keluar Masjid
Masih dikutip dalam buku yang sama. Berikut bacaan doa keluar masjid dalam berbagai versi:
Doa Keluar Masjid Versi Pertama
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Allaahumma innii as`aluka min fadhlika
Artinya: "Ya Allah, aku meminta kurnia-Mu)."
Doa Keluar Masjid Versi Kedua
بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ فَضْلِكَ
Bismillah was salamu 'ala rasuulillah allahummaghfirli dzunuubi waftaḥli abwaaba fadllika
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah dan salam-semoga-tercurahkan kepada Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosaku dan bukakanlah bagiku pintu-pintu karunia-Mu)."
Doa Keluar Masjid Versi Ketiga
اللَّهُمَّ اعْصِمْنِي مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ
Allahumma'shimnii minasy syaithanir rajiim
Artinya: "Ya Allah, lindungilah aku dari setan yang terkutuk."
Adab Ketika di Masjid
Dikutip dalam Buku Pintar Shalat oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani, masjid adalah rumah Allah yang harus dimuliakan dan dihormati. Untuk itu, terdapat adab-adab yang harus diperhatikan ketika seseorang hendak memasukinya, antara lain sebagai berikut:
- Berdoa ketika menuju ke masjid
- Ketika masuk masjid dahulukan kaki kanan seraya membaca doa
- Salat tahiyatul masjid dua rakaat sebelum duduk
- Tidak boleh berisik, transaksi jual beli, atau perbuatan lain yang tidak pantas
- Ketika keluar masjid, dahulukan kaki kiri seraya membaca doa
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Pertama Kali! Kemenag Gelar Natal Bersama Kristen-Katolik di TMII
Lagi, MUI Kecam Tindakan Israel Melarang Operasi Kemanusiaan di Gaza
Tanggal Awal Ramadan, Idul Fitri & Idul Adha 1447 H/2026 M Versi Muhammadiyah