Menunaikan sholat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Dalam pelaksanaannya, ibadah ini diawali dengan niat.
Dikutip dalam Buku Saku sholat dan Puasa (Kombinasi Fiqh dan Tasawuf) karya Muhaemin, niat sesungguhnya memiliki peran penting dalam pelaksanaan ibadah, terutama ibadah sholat. Dalam sholat, niat memiliki beberapa ketentuan. Jika niat tidak sah, sholat juga ikut tidak sah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar ibadah semakin sempurna, penting bagi umat Islam untuk memahami dan membaca niat sholat dengan benar sebelum memulainya.
Niat Sholat 5 Waktu Lengkap Artinya
Mengutip Buku Saku sholat dan Puasa (Kombinasi Fiqh dan Tasawuf) karya Muhaemin, berikut adalah niat sholat 5 waktu lengkap.
1. Niat Sholat Subuh
أُصَلِّيَ فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli fardhash shubhi ra'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
2. Niat Sholat Zuhur
أُصَلِّيَ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli fardhadh dhuhri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
3. Niat Sholat Ashar
أُصَلِّيَ فَرْضَ العَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli fardhal 'asri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Asar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
4. Niat Sholat Magrib
أُصَلِّيَ فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Maghrib empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
5. Niat Sholat Isya
أُصَلِّيَ فَرْضَ العِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli fardhal isya-i arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Hukum Umat Islam Meninggalkan Sholat
Sholat hukumnya wajib bagi umat Islam karena termasuk rukun Islam. Dijelaskan dalam kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, hukum meninggalkan sholat karena ingkar atas kewajiban melaksanakannya merupakan bentuk kekufuran dan mengeluarkan yang bersangkutan dari agama Islam. Rasulullah SAW bersabda,
بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلَاةِ
Artinya: "Antara seseorang dengan kekufuran adalah meninggalkan sholat." (HR Ahmad, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Hadits ini menunjukkan betapa besar ancaman bagi muslim yang sengaja meninggalkan sholat. Menjaga sholat lima waktu menjadi keharusan bagi setiap muslim sebagai bukti keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Bolehkah Umat Islam Meniup Terompet saat Malam Tahun Baru?
Pertama Kali! Kemenag Gelar Natal Bersama Kristen-Katolik di TMII
Sedekah Subuh Lewat Transfer atau Dompet Digital, Apakah Boleh?