Lirik Shalawat Badar Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Lirik Shalawat Badar Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Rabu, 03 Sep 2025 17:10 WIB
Lirik Shalawat Badar Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Foto: Getty Images/iStockphoto/Amorn Suriyan
Jakarta -

Shalawat merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai doa untuk Nabi Muhammad SAW. Sepanjang sejarah, umat Islam mengenal berbagai macam shalawat dengan latar belakang dan keutamaannya masing-masing. Salah satu yang populer hingga kini adalah Shalawat Badar, terinspirasi dari peristiwa bersejarah, shalawati ini sering dilantunkan dalam berbagai majelis keagamaan.

Lirik dan Terjemahan Shalawat Badar

ØĩŲŽŲ€Ų„Ø§ ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØŗŲŽŲ€Ų„Ø§ ŲŽŲ…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ€Ų„ŲŽŲ‰ ØˇŲ€Ų‡ŲŽ ØąŲŽØŗŲŲ€ŲˆŲ’Ų„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų
ØĩŲŽŲ€Ų„Ø§ ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØŗŲŽŲ€Ų„Ø§ ŲŽŲ…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ€Ų„ŲŽŲ‰ ŲŠŲ€Øŗ Ø­ŲŽØ¨ŲŲŠŲ’Ų€Ø¨Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų
ØĒŲŽŲˆŲŽ ØŗŲŽŲ€Ų„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ€Ø¨ŲŲ€ØŗŲ’Ų€Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ§Ų„Ų’Ų€Ų‡ŲŽØ§Ø¯ŲŲ‰ ØąŲŽØŗŲŲ€ŲˆŲ’Ų„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų
ŲˆŲŽ ŲƒŲŲ€Ų€Ų„ŲŲ‘ Ų…ŲØŦŲŽŲ€Ø§ Ų‡ŲŲ€Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑ؇ؐ Ø¨ŲØ§ŲŽŲ‡Ų’Ų€Ų„Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
Ø§ŲŲ„Ų‡ŲŲ€Ų‰ ØŗŲŽŲ€Ų„ŲŲ‘Ų€Ų…Ų Ø§Ų’Ų„Ø§ ŲŲ…Ų€ŲŽŲ‘ØŠ Ų…ŲŲ€Ų†ŲŽ Ø§Ų’Ų„Ø§ŲŲ€ŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†ŲŲ‘Ų€Ų‚Ų’Ų€Ų…ŲŽØŠŲŽ
ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ų‡ŲŽŲ€Ų…Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØēŲŲ€Ų…ŲŽŲ‘Ų€ØŠŲ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
Ø§ŲŲ„Ų‡ŲŲ‰ Ų†ŲŽØŦŲŲ‘Ų€Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ŲƒŲ’Ų€Ø´ŲŲ€ŲŲ’ ØŦŲŽŲ€Ų…ŲŲŠŲ’ØšŲŽ Ø§ŲŽØ°Ų ŲŠŲ€ŲŽŲ‘ØŠŲ ŲˆŲŽØ§ ØĩŲ’ØąŲŲŲ’
Ų…ŲŽŲ€ŲƒŲŽØ§ØĻŲ€Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŲ€Ø¯ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØˇŲŲ€ŲŲ’ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
Ø§ŲŲ„Ų‡ŲŲ€Ų‰ Ų†ŲŽŲ€ŲŲŲ‘Ų€ØŗŲ Ø§Ų„Ų’Ų€ŲƒŲŲ€ØąŲŽØ¨ŲŽØ§ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ€Ø§ØĩŲŲŠŲ’Ų€Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØˇŲ’Ų€Ø¨ŲŽØ§
ŲˆŲŽ ŲƒŲŲ€Ų„ŲŲ‘ Ø¨Ų€ŲŽŲ„ŲŲ€ŲŠŲŽŲ‘Ų€ØŠŲ ŲˆŲŽŲˆŲŽØ¨Ų€ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§ ŲŽŲ‡Ų’Ų€Ų„Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
ŲŲŽŲƒŲŽŲ€Ų€Ų…Ų’ ؅ؐ؆ؒ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ Ø­ŲŽØĩŲŽŲ„ŲŽØĒŲ’ ŲˆŲŽŲƒŲŽŲ€Ų€Ų…Ų’ ؅ؐ؆ؒ Ø°ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų€ØŠŲ ŲŲŽØĩŲŽŲ„ŲŽØĒŲ’
ŲˆŲŽŲƒŲŽŲ€Ų…Ų’ ؅ؐ؆ؒ Ų†ŲØšŲ’Ų…Ų€ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØĩŲŽŲ„ŲŽŲ€ØĒŲ’ Ø¨ŲØ§ ŲŽŲ‡Ų’Ų€Ų„Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
ŲˆŲŽ ŲƒŲŽŲ€Ų…Ų’ Ø§ŲŽØēŲ’Ų€Ų†ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ Ø°ŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŲ€Ų…Ų’ØąŲ ŲˆŲŽŲƒŲŽŲ€Ų…Ų’ Ø§ŲŽŲˆŲ’Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų€ØĒŲŽ Ø°ŲŽØ§Ø§Ų„Ų’ŲŲŽŲ€Ų‚Ų’Ų€ØąŲ
ŲˆŲŽŲƒŲŽŲ€Ų…Ų’ ØšŲŽØ§ŲŲŽŲ€ŲŠŲ€Ų’ØĒŲŽ Ø°ŲØ§Ø§Ų„Ų’Ų€ŲˆŲØ°Ų’ØąŲ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
Ų„ŲŽŲ€Ų‚ŲŽØ¯Ų’ ØļŲŽØ§Ų‚ŲŽØĒŲ’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲ€Ų„Ų’Ų€Ø¨Ų ØŦŲŽŲ…ŲŲ€ŲŠŲ’ØšŲ Ø§Ų’Ų„Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ Ų…ŲŽØšŲ’ ØąŲŽØ­Ų’Ø¨Ų
ŲŲŽØ§Ų†Ų’Ų€ØŦؐ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ„Ø§ŲŽ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘ØšŲ’Ų€Ø¨Ų Ø¨ŲØ§ ŲŽŲ‡Ų’Ų€Ų„Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
ا ŲŽØĒŲŽŲŠŲ€Ų’Ų†ŲŽØ§ ØˇŲŽŲ€Ø§Ų„ŲŲ€Ø¨ŲŲ‰ Ø§Ų„ØąŲŲ‘ŲŲ’Ų€Ų‚Ų ŲˆŲŽØŦŲŲ€Ų„ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ€ŲŠŲ’ØąŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų€ØšŲ’Ø¯Ų
ŲŲŽŲˆŲŽ ØŗŲŲ‘Ų€ØšŲ’ Ų…ŲŲ†Ų’Ø­ŲŽŲ€ØŠŲŽ Ø§Ų’Ų„Ø§ŲŽŲŠŲ€Ų’Ø¯ŲŲ‰Ų’ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
ŲŲŽŲ€Ų„Ø§ŲŽ ØĒŲŽØąŲ’Ø¯ŲØ¯Ų’ Ų…ŲŽŲ€ØšŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ€ŲŠŲ€Ų’Ø¨ŲŽØŠŲ’ Ø¨ŲŽŲ„Ų اØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’Ų€Ų†ŲŽØ§ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„ØˇŲŽŲ‘ŲŠŲ’Ø¨Ų€ŲŽØŠŲ’
Ø§ŲŽŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø°ŲŽØ§Ø§Ų„Ų’ØšŲŲ€Ø˛ŲŲ‘ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų‡ŲŽŲ€ŲŠŲ€Ų’Ø¨ŲŽØŠŲ’ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
ŲˆŲŽ Ø§ŲŲ†Ų’ ØĒŲŽØąŲ’Ø¯ŲØ¯Ų’ ŲŲŽŲ€Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ų†ŲŽØŖŲ’ØĒ؀ؐ؉ؒ Ø¨ŲŲ€Ų†ŲŽŲŠŲ€Ų’Ų„Ų ØŦŲŽŲ…ŲŲŠŲ€Ų’ØšŲ Ø­ŲŽØ§ØŦŲŽØ§ ØĒؐ؉
Ø§ŲŽŲŠŲ€ŲŽØ§ ØŦŲŽŲ€Ø§Ų„ŲŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ€Ų„ŲŲ€Ų…Ų€ŲŽŲ‘Ø§ØĒؐ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
Ø§ŲŲ„Ų‡ŲŲ€Ų‰ اØēŲ’ŲŲŲ€ØąŲ ŲˆŲŽØ§ŲŽ ŲƒŲ’ØąŲ Ų…Ų’Ų†ŲŽŲ€Ø§ Ø¨ŲŲ€Ų†ŲŽŲŠŲ€Ų’Ų„Ų Ų…Ų€ŲŽØˇŲŽØ§ Ų„ŲØ¨Ų Ų…ŲŲ†ŲŽŲ‘Ø§
ŲˆŲŽ Ø¯ŲŽŲŲ’Ų€ØšŲ Ų…ŲŽØŗŲŽŲ€Ø§ØĄŲŽØŠŲ ØšŲŽŲ€Ų†ŲŽŲ‘Ø§ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
Ø§ŲŲ„Ų‡ŲŲ€Ų‰ Ø§ŲŽŲ†Ų€Ų’ØĒŲŽ Ø°ŲŲˆŲ’ Ų„ŲØˇŲ’Ų€ŲŲ ŲˆŲŽØ°ŲŲˆŲ’ ŲŲŽŲ€ØļŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽØ°ŲŲˆŲ’ ØšŲŽØˇŲ’Ų€ŲŲ
ŲˆŲŽŲƒŲŽŲ€Ų…Ų’ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ€ØąŲ’Ø¨Ų€ŲŽØŠŲ ØĒŲŽŲ†Ų€Ų’ŲŲŲ‰Ų’ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų
ŲˆŲŽØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ ØšŲŽŲ€Ų„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų†Ų€ŲŽŲ‘Ø¨ŲŲ‰ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€ØąŲŲ‘ Ø¨Ų€ŲŲ„Ø§ŲŽ ØšŲŽŲ€Ø¯ŲŲ‘ ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ Ø­ŲŽŲ€ØĩŲ’Ų€ØąŲ
ŲˆŲŽØ§Ų„Ų ØŗŲŽŲ€Ø§Ø¯ŲŽØŠŲ ØēŲŲ€Ų€Ų€Ų€ØąŲŲ‘ Ø¨ŲØ§ŲŽ ؇ؒ؀؄ؐ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ€Ø¯Ų’ ØąŲ ŲŠŲ€ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų

Arab latin:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shalaatullaah Salaamullaah 'Alaa Thaaha Rasuulillaah
Shalaatullaah Salaamullaah 'Alaa Yaa Siin Habiibillaah

Tawassalnaa Bibismillaah Wabil Haadi Rasuulillaah
Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

ADVERTISEMENT

llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah
Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii'a Adziyyatin Wahrif
Makaa idal 'idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

llaahi Naffisil Kurbaa Minal'Ashiina Wal'Athbaa
Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Fakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat
Wakam Min Ni'matin Washalat Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah

Wakam Aghnaita Dzal 'Umri Wakam Autaita D'Zal Faqri
Wakam'Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Laqad Dlaaqat'Alal Oalbi Jamii'ul Ardli Ma' Rahbi
Fa Anji Minal Balaas Sha'bi Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil Khairi Was Sa'di
Fawassi' Minhatal Aidii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Falaa Tardud Ma'al Khaibah Balij'Alnaa'Alath Thaibah
Ayaa Dzal 'lzzi Wal Haibah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Wain Tardud Faman Ya-Tii Binaili Jamii'i Haajaati
Ayaa jalail mulimmaati Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

llaahighfir Wa Akrimnaa Binaili Mathaalibin Minnaa
Wadaf i Masaa-Atin 'Annaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

llaahii Anta Dzuu Luthfin Wadzuu Fadl-Lin Wadzuu 'Athfin
Wakam Min Kurbatin Tanfii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Washalli 'Alan Nabil Barri Bilaa 'Addin Walaa Hashri
Wa Aali Saadatin Ghurri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Artinya:

"Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi utusan Allah.
Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah.

Kami berwasilah dengan berkah basmalah, dan dengan Nabi yang menunaikan lagi utusan Allah.
Dan seluruh orang yang berjuang karena Allah, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau menyelamatkan ummat, dari bencana dan siksa.
Dan dari susah dan kesulitan, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah semoga Engkau selamatkan kami dari segala yang menyakitkan, dan semoga Engkau menjauhkan dari berbagai tipu daya musuh-musuh.
Dan semoga Engkau mengasihi kami, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah semoga Engkau menjauhkan beberapa kesusahan, dari orang-orang yang bermaksiat dan membuat kerusakan.
Dan semoga Engkau menghilangkan semua bencana dan wabah penyakit, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Maka sudah banyak rahmat yang telah sampai, dan sudah banyak kenistaan yang dihilangkan.
Dan sudah banyak dari nikmat yang telah sampai, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Sudah berapa kali Engkau memberi harta orang yang makmur, dan berapa kali Engkau memberi nikmat kepada orang yang fakir.
Dan berapa kali Engkau mengampuni orang yang berdosa, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Sungguh hati manusia yang merasa sempit di atas tanah yang luas ini, karena banyaknya marabahaya yang menakutkan dan malapetaka yang menghancurkan.
Semoga Allah menyelamatkan kami dari bencana yang menakutkan, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Kami datang dengan memohon pertolongan, dan memohon kebaikan dan keberkahan.
Semoga Allah meluaskan anugerah yang melimpah-limpah, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Maka janganlah Engkau menolak kami dari kerugian, bahkan jadikanlah diri kami dapat beramal baik dan selalu berbahagia.
Wahai Dzat yang punya kebesaran dan keagungan, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah semoga Engkau mengampuni segala kesalahan kami dan memuliakan kami dengan beberapa permohonan.
Dan menolak kesalahan-kesalahan kami, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah, Engkaulah yang mempunyai belas kasihan dan punya anugrah dan kasih sayang.
Sudah banyak kesusahan yang sirna dari sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Dan semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada Nabi yang senantiasa berbakti kepada-Mu dengan limpahan rahmat dan kesejahteraan yang tak terbilang dan tak terhitung.

Dan semoga tetap atas para keluarga Nabi dan para Sayyid yang bersinar cahayanya, karena berkahnya ahli badar ya Allah."

Sejarah Shalawat Badar

Menurut buku Shalawat Populer: Esensi Shalawat Bagi Ummat Nabi Muhammad SAW karya Tuan Guru KH. Suhaidi Ghazali, M.Pd.I dan Dr. Shabri Shaleh Anwar, M.Pd.I, Shalawat Badar digubah oleh Kiai Ali Mansur, cucu KH. Muhammad Shiddiq Jember, pada tahun 1960. Saat itu, ia menjabat Kepala Kantor Departemen Agama Banyuwangi sekaligus Ketua PCNU setempat.

Proses lahirnya Shalawat Badar penuh misteri. Dikisahkan, suatu malam Kiai Ali Mansur gelisah memikirkan situasi politik yang kian tidak menguntungkan NU, sementara PKI semakin berani menekan bahkan membunuh para kiai di desa. Dalam kegelisahan itu, ia menulis syair berbahasa Arab, sebuah kemampuan yang telah dikuasainya sejak belajar di Pesantren Lirboyo, Kediri.

Malam sebelumnya, Kiai Ali bermimpi bertemu para habib berjubah putih-hijau, sedangkan istrinya bermimpi berjumpa Rasulullah SAW. Ketika ditanyakan kepada Habib Hadi Al-Haddar Banyuwangi, beliau menjelaskan bahwa yang hadir dalam mimpi tersebut adalah Ahli Badar. Mimpi inilah yang mendorong terciptanya syair Shalawat Badar.

Keanehan lain terjadi ketika banyak tetangga mendatangi rumah Kiai Ali sambil membawa beras dan daging, seolah ada hajatan besar. Mereka mengaku rumahnya didatangi sosok berjubah putih yang meminta bantuan untuk sebuah acara besar di rumah Kiai Ali. Dari peristiwa inilah Shalawat Badar lahir dan kemudian dikenal luas hingga kini.

Keutamaan Shalawat Badar

Mengutip buku Mukjizat Shalawat terbitan QultumMedia, Shalawat Badar yang terdiri dari 28 bait memiliki banyak keutamaan bagi yang mengamalkannya, di antaranya:

  • Mendapat ampunan dari Allah SWT.
  • Hati terbebas dari kesusahan dan kesempitan yang menyakitkan.
  • Mendapat keselamatan diri serta perlindungan dari orang yang berniat jahat.
  • Dijauhkan dari bahaya dan bencana.
  • Dimudahkan dalam memperoleh rezeki serta mendapatkan keberkahan melalui doa para sahabat pejuang Badar.




(inf/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads