Menjenguk orang sakit termasuk amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Biasanya, seorang muslim akan mengucapkan syafakillah saat menjenguk orang sakit. Apa artinya?
Anjuran dan keutamaan menjenguk orang sakit disebutkan dalam sejumlah hadits. Dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq karya Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang menjenguk orang sakit, maka (Malaikat) dari langit memanggil, 'Berbahagialah kamu dan sungguh baik langkahmu dan engkau menempati sebuah rumah di surga'." (HR Ibnu Majah)
Dalam riwayat lain, dari Tsauban, dia berkata bahwa Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya orang muslim itu, jika dia menjenguk saudaranya yang muslim, maka dia masih tetap berada dalam khurfah surga sampai dia kembali." Dikatakan, "Apakah itu khurfah wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Memetik buah-buah di surga." (HR Muslim dan lainnya)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu ungkapan yang sering diucapkan oleh seorang muslim ketika mengetahui bahwa teman atau kerabatnya sedang sakit adalah syafakillah. Ucapan ini bertujuan untuk memberikan semangat kepada orang yang sedang sakit agar tetap sabar dalam menghadapi ujian, sekaligus mendoakan kesembuhannya. Namun, syafakillah artinya apa? Berikut penjelasannya.
Syafakillah Artinya Semoga Allah Menyembuhkanmu
Dalam buku Menulis Buku Alternatif bagi Guru karya Ardhi Aditya disebutkan bahwa kata "Syafakallah" atau "Syafakillah" artinya adalah "Semoga Allah menyembuhkanmu". Kata ini merupakan doa yang bisa diucapkan seorang muslim kepada seseorang yang sedang sakit, baik saat menjenguk maupun untuk memberikannya semangat.
Penggunaan kata tersebut juga dibedakan, bergantung pada jenis kelamin orang yang sakit. Jika yang sakit adalah seorang perempuan, kata yang diucapkan adalah "Syafakillah." Sedangkan untuk laki-laki, kalimatnya menjadi "Syafakallah."
Berbeda halnya jika kalimat ini ditujukan untuk orang ketiga. Contohnya, ketika seseorang mengabarkan bahwa saudaranya sedang sakit, kata yang diucapkan berubah menjadi "Syafahullah" untuk laki-laki dan "Syafahallah" untuk perempuan, yang artinya "Semoga Allah menyembuhkannya."
Cara Menjawab Ucapan Syafakillah
Ketika mendapatkan ucapan syafakillah dari orang lain, maka dapat menjawabnya dengan bacaan berikut.
ØĸŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲ
Arab latin: Aamiin yaa rabbal'aalamiin
Artinya: "Kabulkanlah ya Allah kabulkanlah."
Bisa juga dengan mengucap bacaan lain seperti,
ØŦŲØ˛ŲاŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ ØŽŲŲŲØąŲا ŲŲØĢŲŲŲØąŲا
Arab latin: Jazakumullah khairan katsiran
Artinya: "Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan."
Mendoakan Orang Sakit agar Cepat Sembuh
Selain dengan dengan mengucapkan syafakillah, terdapat doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW dan para sahabat yang dapat dipanjatkan ketika mengunjungi orang sakit. Berikut beberapa doa tersebut, yang juga dikutip dari buku Fiqih Ibadah Bagi Orang Sakit dan Bepergian susunan Enang Hidayat.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:
Ų Ų ØšØ§Ø¯ Ų ØąŲØļØ§ ŲŲ ŲØØļØą ØŖØŦŲŲ ŲŲØ§Ų ØšŲØ¯Ų ØŗØ¨Øš Ų ØąØ§Øą ØŖØŗØŖŲ Ø§ŲŲŲ Ø§ŲØšØ¸ŲŲ ØąØ¨ Ø§ŲØšØąØ´ Ø§ŲØšØ¸ŲŲ ØŖŲ ŲØ´ŲŲŲ ØĨŲØ§ ØšØ§ŲØ§Ų اŲŲŲ Ų Ų Ø°ŲŲ Ø§ŲŲ ØąØļ. (ØąŲØ§Ų ØŖØ¨Ų Ø¯Ø§ŲØ¯ ØšŲ Ø§Ø¨Ų ØšØ¨Ø§Øŗ).
Artinya: "Barang siapa yang mengunjungi orang sakit yang belum datang ajalnya, kemudian ia berdoa di sebelahnya sebanyak tujuh kali: "Asalu AllÃĸh al-'AzhÃŽm rabb al-'Arsy al-'AzhÃŽm an Yasyfiyaka" (Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung, Tuhan Arsy yang Agung semoga Dia menyembuhkanmu), maka Allah akan menyembuhkannya dari penyakit tersebut."
Rasulullah SAW juga senantiasa mendoakan keluarganya yang sakit dengan cara mengusap bagian tubuh yang sakit. Dari Aisyah RA, ia berkata:
ŲØ§Ų اŲŲØ¨Ų ØĩŲŲ Ø§ŲŲŲ ØšŲŲŲ ŲØŗŲŲ ŲØšŲذ بؚØļ ØŖŲŲŲ ŲŲ ØŗØ Ø¨ŲØ¯Ų اŲŲŲ ŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØąØ¨ اŲŲØ§Øŗ ØŖØ°ŲØ¨ Ø§ŲØ¨ØŖØŗ ØĨØ´ŲŲ ŲØŖŲØĒ Ø§ŲØ´Ø§ŲŲ ŲØ§ Ø´ŲØ§ØĄ ØĨŲØ§ Ø´ŲØ§Ø¤Ų Ø´ŲØ§ØĄ ŲØ§ ŲØēØ§Ø¯Øą ØŗŲŲ Ø§ . ØąŲØ§Ų Ø§ŲØ¨ØŽØ§ØąŲ ŲŲ ØŗŲŲ ŲØŖØ¨Ų Ø¯Ø§ŲØ¯ ŲØ§ŲØĒØąŲ Ø°Ų ŲØ§Ø¨Ų Ų Ø§ØŦŲ ØšŲ ØšØ§ØĻش؊
Artinya: "Nabi SAW selalu meminta perlindungan terhadap sebagian keluarganya. Beliau mengusap dengan tangan kanannya sambil berdoa: "Allahumma Rabb al-Nasi Azhib al-Ba'sa Isyfihi Anta al-Syafi LÃĸ Syifaa Illa Syifauka Syifaan LÃĸ Yughadiru Saqaman" (Ya Allah Rabb manusia, zat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah dia. Sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan dari kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit)." (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmizi, dan Ibnu Majah)
Dalam riwayat lain, dari Abu Said, disebutkan bahwa Malaikat Jibril pernah meruqyah Rasulullah SAW, ia menuturkan:
ØŖŲ ØŦØ¨ØąŲŲ ØŖØĒŲ Ø§ŲŲØ¨Ų ØĩŲŲ Ø§ŲŲŲ ØšŲŲŲ ŲØŗŲŲ ŲŲØ§Ų ŲØ§ Ų ØŲ د اشØĒŲŲØĒ ŲŲØ§Ų ŲØšŲ ŲØ§Ų Ø¨Ø§ØŗŲ Ø§ŲŲŲ ØŖØąŲŲŲ Ų Ų ŲŲ Ø´ŲØĄ ŲØ¤Ø°ŲŲ Ų Ų Ø´Øą ŲŲ ŲŲØŗ ØŖŲ ØšŲŲ ØØ§ØŗØ¯ اŲŲŲ ŲØ´ŲŲŲ Ø¨Ø§ØŗŲ Ø§ŲŲŲ ØŖØąŲŲŲ. (ØąŲØ§Ų Ų ØŗŲŲ ŲØ§ŲØĒØąŲ Ø°Ų ŲØ§Ø¨Ų Ų Ø§ØŦŲ ØšŲ ØŖØ¨Ų ØŗØšŲØ¯).
Artinya: "Jibril mendatangi Nabi SAW, kemudian berkata: "Hai Muhammad, apakah kamu sakit? Rasulullah SAW menjawab: "Ya, Aku sakit." Lalu Jibril meruqyah beliau dengan mengucapkan; "Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu dan dari kejahatan segala makhluk atau kejahatan mata yang dengki. Allah lah yang menyembuhkanmu. Dengan nama Allah aku meruqyahmu." (HR Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Dengan demikian, ketika mengetahui atau mengunjungi seseorang yang sakit, jangan lupa untuk mengucapkan syafakillah, artinya "Semoga Allah menyembuhkanmu". Selain itu, jangan lupa untuk membacakan doa-doa yang telah dipaparkan di atas juga, ya!
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru