12 Ayat Al-Qur'an dan Hadits tentang Sabar, Sikap Utama Muslim

12 Ayat Al-Qur'an dan Hadits tentang Sabar, Sikap Utama Muslim

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 22 Apr 2024 08:00 WIB
12 Ayat Al-Quran dan Hadits tentang Sabar, Sikap Utama Muslim
Ilustrasi bersabar Foto: Getty Images/iStockphoto/FOTOKITA
Jakarta -

Sabar adalah sikap yang mulia dan setiap muslim wajib memilikinya. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman bahwa Dia mencintai orang-orang yang sabar.

Hal ini termaktub dalam Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 146. Allah SWT berfirman,

ŲˆŲŽŲƒŲŽØŖŲŽŲŠŲŲ‘Ų† ؅ؐؑ؆ Ų†ŲŽŲ‘Ø¨ŲŲ‰ŲŲ‘ Ų‚ŲŽŲ°ØĒŲŽŲ„ŲŽ Ų…ŲŽØšŲŽŲ‡ŲÛĨ ØąŲØ¨ŲŲ‘ŲŠŲŲ‘ŲˆŲ†ŲŽ ŲƒŲŽØĢŲŲŠØąŲŒ ŲŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‡ŲŽŲ†ŲŲˆØ§ÛŸ Ų„ŲŲ…ŲŽØĸ ØŖŲŽØĩŲŽØ§Ø¨ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ؁ؐ؉ ØŗŲŽØ¨ŲŲŠŲ„Ų ŲąŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØļŲŽØšŲŲŲŲˆØ§ÛŸ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲąØŗŲ’ØĒŲŽŲƒŲŽØ§Ų†ŲŲˆØ§ÛŸ ۗ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲŠŲØ­ŲØ¨ŲŲ‘ ŲąŲ„ØĩŲŽŲ‘Ų°Ø¨ŲØąŲŲŠŲ†ŲŽ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.

Mengutip buku Mempertajam Mata Batin dengan Amalan Puasa Ya Man Huwa oleh Halimatussa'diyah, kata sabar berasal dari bahasa Arab, yaitu ash-shabru yang berarti tahan. Dari makna kata tersebut dapat dipahami bahwa sabar adalah sikap tahan lama, tahan banting, dan tidak mudah hancur.

ADVERTISEMENT

Dengan kata lain sabar dapat diartikan sebagai sikap yang tidak lemah, semangat, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap ujian yang diberikan Allah SWT.

Sikap sabar diperlukan dalam menjalin hubungan dengan sesama, baik itu antara anak dengan orang tua, antar tetangga, bahkan antara guru dan murid.

Dalam ajaran Islam, terdapat keutamaan sikap sabar yang bisa didapatkan oleh orang yang menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sikap sabar dapat mendorong setiap orang untuk terus bertawakal kepada Allah SWT, berusaha dan berserah diri hanya kepada Allah SWT.

Jenis Sikap Sabar

Sikap sabar terdiri dari beberapa macam. Hal ini sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadits.

Rasulullah SAW bersabda, "Sabar ada tiga macam, yaitu sabar menghadapi musibah, sabar melakukan taat/beribadah, dan sabar mengekang diri dari perbuatan maksiat." (HR Ibnu Abi Dunya)

Masih menurut Dr. Halimatussa'diyah, hadits sabar kepada kewajiban-kewajiban Allah SWT, yaitu sabar dalam menjalankan setiap perintah dan kewajiban dari Allah SWT.

Kemudian sabar dari larangan Allah SWT, yaitu sabar dalam berusaha menghindari setiap hal yang dilarang oleh Allah SWT. Dan terakhir, sabar terhadap musibah, yaitu sikap sabar dalam setiap menghadapi ujian hidup, terus semangat dan tidak mudah menyerah.

12 Ayat Al-Qur'an dan Hadits tentang Sabar

Ayat Al-Qur'an tentang Sabar

Berikut beberapa ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang anjuran bersikap sabar dan juga keutamaan bagi orang-orang yang bersabar.

1. Surat As Sajdah Ayat 24

ŲˆŲŽØŦŲŽØšŲŽŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲ‰ŲŲ•Ų…ŲŽŲ‘ØŠŲ‹ ŲŠŲŽŲ‘Ų‡Ų’Ø¯ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø¨ŲØ§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø§ ØĩŲŽØ¨ŲŽØąŲŲˆŲ’Ø§Û— ŲˆŲŽŲƒŲŽØ§Ų†ŲŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲØ§Ų°ŲŠŲ°ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲŠŲŲˆŲ’Ų‚ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ

Artinya: "Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami."

2. Surat Az Zumar Ayat 53

Ų‚ŲŲ„Ų’ ŲŠŲ°ØšŲØ¨ŲŽØ§Ø¯ŲŲŠŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽØŗŲ’ØąŲŽŲŲŲˆŲ’Ø§ ØšŲŽŲ„Ų°Ų“Ų‰ Ø§ŲŽŲ†Ų’ŲŲØŗŲŲ‡ŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽŲ‚Ų’Ų†ŲŽØˇŲŲˆŲ’Ø§ ؅ؐ؆ؒ ØąŲŽŲ‘Ø­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Û—Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽ ØŦŲŽŲ…ŲŲŠŲ’ØšŲ‹Ø§ Û—Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų— Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’ØēŲŽŲŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲ’Ų…Ų

Artinya: Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."

3. Surat Al Baqarah Ayat 153

ŲŠŲ°Ų“Ø§ŲŽŲŠŲŲ‘Ų‡ŲŽØ§ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†ŲŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲØ§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø¨Ų’ØąŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ų„Ų°ŲˆØŠŲ ۗ Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ų…ŲŽØšŲŽ Ø§Ų„ØĩŲ‘Ų°Ø¨ŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."

4. Surat An Nahl Ayat 126

ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų’ ØšŲŽØ§Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØĒŲŲ…Ų’ ŲŲŽØšŲŽØ§Ų‚ŲØ¨ŲŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲŲ…ŲØĢؒ؄ؐ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŲˆŲ’Ų‚ŲØ¨Ų’ØĒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų–Û— ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‰ŲŲ•Ų†Ų’ ØĩŲŽØ¨ŲŽØąŲ’ØĒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŒ ؄ؐؑ؄ØĩŲ‘Ų°Ø¨ŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Artinya: "Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan (balasan) yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang yang sabar."

5. Surat Thaha Ayat 132

ŲˆŲŽØŖŲ’Ų…ŲØąŲ’ Ø§ŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ų„Ų°ŲˆØŠŲ ŲˆŲŽØ§ØĩŲ’ØˇŲŽØ¨ŲØąŲ’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§Û— Ų„ŲŽØ§ Ų†ŲŽØŗŲ’Ų€ŲŽŲ”Ų„ŲŲƒŲŽ ØąŲØ˛Ų’Ų‚Ų‹Ø§Û— Ų†ŲŽØ­Ų’Ų†Ų Ų†ŲŽØąŲ’Ø˛ŲŲ‚ŲŲƒŲŽÛ— ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų‚ŲØ¨ŲŽØŠŲ ؄ؐ؄ØĒŲŽŲ‘Ų‚Ų’ŲˆŲ°Ų‰

Artinya: "Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan sholat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa."

6. Surat Al Kahfi Ayat 28

ŲˆŲŽØ§ØĩŲ’Ø¨ŲØąŲ’ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŽŲƒŲŽ Ų…ŲŽØšŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲŽØ¯Ų’ØšŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…Ų’ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’ØēŲŽØ¯Ų°ŲˆØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ´ŲŲŠŲŲ‘ ŲŠŲØąŲŲŠŲ’Ø¯ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŽŲ‡Ų— ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØšŲ’Ø¯Ų ØšŲŽŲŠŲ’Ų†Ų°ŲƒŲŽ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’Ûš ØĒŲØąŲŲŠŲ’Ø¯Ų Ø˛ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲ°ŲˆØŠŲ Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘Ų†Ų’ŲŠŲŽØ§Ûš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲØˇŲØšŲ’ Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø§ŲŽØēŲ’ŲŲŽŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų‚ŲŽŲ„Ų’Ø¨ŲŽŲ‡Ų— ØšŲŽŲ†Ų’ Ø°ŲŲƒŲ’ØąŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ØĒŲŽŲ‘Ø¨ŲŽØšŲŽ Ų‡ŲŽŲˆŲ°Ų‰Ų‡Ų ŲˆŲŽŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ‡Ų— ŲŲØąŲØˇŲ‹Ø§

Artinya: "Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas."

7. Ali Imran Ayat 200

ŲŠŲ°Ų“Ø§ŲŽŲŠŲŲ‘Ų‡ŲŽØ§ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆØ§ اØĩŲ’Ø¨ŲØąŲŲˆŲ’Ø§ ŲˆŲŽØĩŲŽØ§Ø¨ŲØąŲŲˆŲ’Ø§ ŲˆŲŽØąŲŽØ§Ø¨ŲØˇŲŲˆŲ’Ø§Û— ŲˆŲŽØ§ØĒŲŽŲ‘Ų‚ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ų„ŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‘ŲƒŲŲ…Ų’ ØĒŲŲŲ’Ų„ŲØ­ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ āŖ–

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung."

Hadits Rasulullah SAW tentang Sabar

1. Allah SWT Menyukai Orang yang Sabar

ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§ØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…Ų: {Ų„ŲŽŲˆŲ’ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø¨Ų’ØąŲ ØąŲŽØŦŲŲ„Ø§Ų‹ Ų„ŲŽŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ØąŲŽØŦŲŲ„Ø§Ų‹ ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ’Ų…Ų‹Ø§}.

Artinya: "Jika sabar itu seorang laki-laki, niscaya ia adalah orang yang pemurah dan Allah menyukai orang-orang yang sabar." (HR At Thabrani)

ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØšŲ’ŲŲŲŲ’ ŲŠŲØšŲŲŲŽŲ‘Ų‡Ų Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ، ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēؒ؆ؐ ŲŠŲØēؒ؆ؐ؇ؐ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ، ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØĒŲŽØĩŲŽØ¨ŲŽŲ‘ØąŲ’ ŲŠŲØĩŲŽØ¨ŲŲ‘ØąŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ، ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŖŲØšŲ’ØˇŲŲŠŲŽ ØŖŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒ ØšŲŽØˇŲŽØ§ØĄŲ‹ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲˆŲŽØŖŲŽŲˆŲ’ØŗŲŽØšŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø¨Ų’ØąŲ

Artinya: "Barangsiapa yang berusaha menjaga diri, maka Allah menjaganya, barangsiapa yang berusaha merasa cukup, maka Allah mencukupinya. Barangsiapa yang berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya bisa bersabar dan tidak ada seorang pun yang dianugerahi sesuatu yang melebihi kesabaran." (HR Bukhari No 1469)

2. Sabar Mengugurkan Dosa

Ų…Ø§ Ų…Ų† Ų…ØŗŲ„Ų… ؊ØĩŲŠØ¨Ų‡ ØŖØ°Ų‰ Ų…Ų† Ų…ØąØļ ŲŲ…Ø§ ØŗŲˆØ§Ų‡ ØĨŲ„Ø§ ŲžŲˆ , Ú¯Ų…Ø§Øˇ Ø§Ų„Ø´ŲƒØą ØąŲ‡Ø§ (ØąŲˆØ§Ų‡ Ø¨ØŽØ§ØąÛŒ ŲˆŲ…ØŗŲ„Ų…)

Artinya: "Seorang muslim yang tertimpa suatu gangguan berupa penyakit atau yang lainnya pasti Allah akan menggugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya." (HR Imam Bukhari dan Muslim)

3. Sabar dalam Menghadapi Musibah

ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§ØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…Ų: Ų…ŲŽØ§ ØĒŲŽØŦŲŽŲ‘ØąŲŽØšŲŽ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŒ ØŦŲØąŲ’ØšŲŽØŠŲ‹ ØŖŲŽŲŲ’ØļŲŽŲ„Ų ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ ØŦŲØąŲ’ØšŲŽØŠŲ ØēŲŽŲŠŲ’Ø¸Ų ŲƒŲŽØ¸ŲŽŲ…ŲŽŲ‡ŲŽØ§ Ø§Ø¨Ų’ØĒؐØēŲŽØ§ØĄŲŽ ŲˆŲŽØŦؒ؇ؐ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĒŲŽØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ‰.

Artinya: Nabi SAW bersabda, "Tidak ada seorang hamba yang meneguk satu tegukan (menerima musibah) yang lebih utama di sisi Allah dari pada satu tegukan yang berat yang ditahan untuk mencari ridha Allah ta'ala." (HR Ahmad dan At Thabrani)

ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§ØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…Ų: {Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø¨Ų’ØąŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØĩŲŲŠŲ’Ø¨ŲŽØŠŲ Ø¨ŲØĒŲØŗŲ’ØšŲŲ…ŲØ§ØĻŲŽØŠŲ Ø¯ŲŽØąŲŽØŦŲŽØŠŲ}

Artinya: Nabi SAW bersabda, "Sabar ketika musibah (diganjar) dengan sembilan ratus derajat." (HR An Nawawi)

4. Keutamaan Sabar Menghadapi Amarah

ØšŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØ¨ŲŲŠ Ų‡ŲØąŲŽŲŠŲ’ØąŲŽØŠŲŽØŒ ØąŲŽØļŲŲŠŲŽ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲØŒ ØšŲŽŲ†Ų Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø¨ŲŲŠŲŲ‘ ØĩŲ„Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØšŲ„ŲŠŲ‡ ŲˆØŗŲ„Ų…ØŒ Ų‚Ø§Ų„: "Ų„ŲŽŲŠŲ’ØŗŲŽ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘Ø¯ŲŲŠØ¯Ų Ø¨ŲØ§Ų„ØĩŲŲ‘ØąŲØšØŠØŒ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘Ø¯ŲŲŠØ¯ŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠ ŲŠŲŽŲ…Ų’Ų„ŲŲƒŲ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŽŲ‡Ų ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØēŲŽØļŲŽØ¨Ų

Artinya: "Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW. yang telah bersabda: Orang yang kuat itu bukanlah karena jago gulat, tetapi orang kuat ialah orang yang dapat menahan dirinya di kala sedang marah." (HR Bukhari dan Muslim)

ŲƒØ§Ų† ØŖØ­ØŗŲ† Ø§Ų„Ų†Ø§Øŗ ØŽŲ„Ų‚Ø§ØŒ Ų„Ų… ŲŠŲƒŲ† ŲØ§Ø­Ø´Ø§ ŲˆŲ„Ø§ Ų…ØĒŲØ­Ø´Ø§ØŒ ŲˆŲ„Ø§ ØŗØŽØ§Ø¨Ø§ ؁؊ Ø§Ų„ØŖØŗŲˆØ§Ų‚ØŒ ŲˆŲ„Ø§ ؊ØŦØ˛ŲŠ Ø¨Ø§Ų„ØŗŲŠØĻØŠ Ø§Ų„ØŗŲŠØĻØŠØŒ ŲˆŲ„ŲƒŲ† ŲŠØšŲŲˆ ؈؊ØĩŲØ­

Artinya: "Adalah Rasulullah SAW orang yang paling bagus akhlaknya: beliau tidak pernah kasar, berbuat keji, berteriak-teriak di pasar, dan membalas kejahatan dengan kejahatan. Malahan beliau pemaaf dan mendamaikan." (HR Ibnu Hibban)

5. Keutamaan Orang yang Sabar dan Ikhlas

ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ ØšŲØ¸ŲŽŲ…ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŽØ˛ŲŽØ§ØĄŲ Ų…ŲŽØšŲŽ ØšŲØ¸ŲŽŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ„Ø§ŲŽØĄŲ ŲˆŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽ ØĨŲØ°ŲŽØ§ ØŖŲŽØ­ŲŽØ¨ŲŽŲ‘ Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų…Ų‹Ø§ Ø§Ø¨Ų’ØĒŲŽŲ„Ø§ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØąŲŽØļŲŲ‰ŲŽ ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„ØąŲŲ‘ØļŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØŗŲŽØŽŲØˇŲŽ ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘ØŽŲŽØˇŲ

Artinya: "Sesungguhnya besarnya pahala itu sesuai dengan besarnya ujian, dan bahwa Allah, apabila menyayangi atau mencintai suatu kaum, maka Allah akan mengujinya, dan bagi siapa saja rida, maka baginya keridhaan dari Allah, dan barangsiapa yang membenci, maka baginya kebenciaan dari Allah SWT." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)




(dvs/rah)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads