Surah Maryam Dianjurkan untuk Ibu Hamil, Adakah Dalilnya?

Surah Maryam Dianjurkan untuk Ibu Hamil, Adakah Dalilnya?

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Sabtu, 10 Jan 2026 11:00 WIB
Ilustrasi baca al-quran
Ilustrasi Al-Quran (Foto: Getty Images/Alihan Usullu)
Jakarta -

Surah Maryam dipercaya memiliki keutamaan untuk bayi jika dibaca oleh ibu hamil. Surah ini dikatakan membawa manfaat baik bagi janin.

Benarkah surah ini dianjurkan dibaca bagi ibu hamil muslim?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adakah Dalil Membaca Surah Maryam bagi Ibu Hamil?

Tidak ada dalil yang secara eksplisit menganjurkan pembacaan surah Maryam bagi ibu hamil, tetapi mengamalkannya diperbolehkan karena berisi kisah teladan Maryam dan doa Nabi Zakariya AS. Diterangkan dalam buku Agar Momomonganmu Cantik dan Tampan, Lapis-lapis Keberkahan Surat Yusuf dan Maryam bagi Ibu Hamil susunan Ana Syarafatin, para sahabat dan rasul juga tidak pernah melakukannya.

Meski tak ada dalil khusus, bukan berarti ibu hamil dilarang membaca surah Maryam, seperti halnya surah-surah lain dalam Al-Qur'an. Isi dari surah ini adalah Maryam sebagai wanita yang taat kepada Allah SWT sehingga ibu hamil berharap dengan membacanya maka anak yang dia kandung memiliki kecantikan hati seperti Maryam.

ADVERTISEMENT

Muslim termasuk ibu hamil yang rutin membacanya diyakini mendatangkan kebaikan. Sebagaimana diketahui, dalam Islam membaca Al-Qur'an menjadi salah satu ibadah.

Surah Maryam merupakan surah ke-19 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 98 ayat dan diturunkan di Makkah, sehingga tergolong surah Makkiyah.

Bacaan Surah Maryam untuk Ibu Hamil

Sebetulnya seluruh isi dari surah Maryam bisa diamalkan oleh ibu hamil. Meski demikian, biasanya yang dibaca adalah surah Maryam ayat 1-11, berikut bacaannya.

كۤهٰيٰعۤصۤ ۚ .1

Kaf Ha Ya 'Ain Shad

2. ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهٗ زَكَرِيَّا ۚ

Zikru raḥmati rabbika 'abdahụ zakariyyā

Artinya: "(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria,"

3. اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ نِدَاۤءً خَفِيًّا

Iż nādā rabbahụ nida`an khafiyyā

Artinya: "(Yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut."

4. قَالَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا

Qaala rabbi innii wahanal-'azmu minnī wasyta'alar-ra`su syaibaw wa lam akum bidu'a`ika rabbi syaqiyyaa

Artinya: "Dia (Zakaria) berkata, 'Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku'."

5. وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ

Wa innii khiftul-mawaaliya miw waraa`ii wa kaanatimra`atii 'aqiran fa hab lii mil ladungka waliyyaa

Artinya: "Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu"

6. يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا

Yariṡunii wa yariṡu min aali ya'qụba waj'al-hu rabbi raḍiyyaa

Artinya: "Yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridai."

7. يٰزَكَرِيَّآ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمِ ِۨاسْمُهٗ يَحْيٰىۙ لَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا

Yaa zakariyya innaa nubasysyiruka bigulaaminismuhụ yaḥyaa lam naj'al lahụ ming qablu samiyyaa

Artinya: "(Allah berfirman), 'Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.'

8. قَالَ رَبِّ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ غُلٰمٌ وَّكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا وَّقَدْ بَلَغْتُ مِنَ الْكِبَرِ عِتِيًّا

Qaala rabbi annaa yakụnu lii gulāmuw wa kānatimra`atī 'āqiraw wa qad balagtu minal-kibari 'itiyyaa

Artinya: "Dia (Zakaria) berkata, 'Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?'

9. قَالَ كَذٰلِكَۗ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَّقَدْ خَلَقْتُكَ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْـًٔا

Qaala każālik, qaala rabbuka huwa 'alayya hayyinuw wa qad khalaqtuka ming qablu wa lam taku syai`aa

Artinya: "(Allah) berfirman, 'Demikianlah.' Tuhanmu berfirman, 'Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali'."

10. قَالَ رَبِّ اجْعَلْ لِّيْٓ اٰيَةً ۗقَالَ اٰيَتُكَ اَلَّا تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلٰثَ لَيَالٍ سَوِيًّا

Qaala rabbij'al lī aayah, qāla aayatuka allaa tukalliman-nāsa ṡalāṡa layālin sawiyyaa

Artinya: "Dia (Zakaria) berkata, 'Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda.' (Allah) berfirman, 'Tandamu ialah engkau tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat.'

11. فَخَرَجَ عَلٰى قَوْمِهٖ مِنَ الْمِحْرَابِ فَاَوْحٰٓى اِلَيْهِمْ اَنْ سَبِّحُوْا بُكْرَةً وَّعَشِيًّا

Fa kharaja 'alā qaumihī minal-miḥrābi fa auḥaa ilaihim an sabbiḥụ bukrataw wa 'asyiyyā

Artinya: "Maka dia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu dia memberi isyarat kepada mereka; bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang."

Keutamaan Membaca Surah Maryam bagi Ibu Hamil

Dinukil dari buku Mukjizat Surat Yusuf dan Maryam karya Rizem Aizid dan buku Panduan Hamil Sehat & Syar'i tulisan Sa'idatul Nafisah, berikut beberapa keutamaan membaca surah Maryam bagi ibu hamil.

  1. Memudahkan persalinan
  2. Anaknya terlahir cantik
  3. Mendapat rahmat dan rida Allah SWT
  4. Mendapat keturunan yang baik
  5. Dijaga kesuciannya

Wallahu a'lam.



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads