Surah An Naziat Ayat 27-33: Arab, Latin, Arti, dan Tafsirnya

Surah An Naziat Ayat 27-33: Arab, Latin, Arti, dan Tafsirnya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 16 Feb 2023 10:01 WIB
Surah An Naziat Ayat 27-33: Arab, Latin, Arti, dan Tafsirnya
Surah An Naziat (Foto: Getty Images/iStockphoto/karammiri)
Jakarta -

Surah An Naziat diturunkan di Mekkah sehingga tergolong sebagai surah Makkiyah. Dalam surah An Naziat diterangkan mengenai peringatan tentang hari kiamat.

Dinamai An Naziat karena kata tersebut menjadi kata yang dijadikan sumpah pertama oleh Allah SWT dalam surah tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam buku Tadabur Al-Qur'an tulisan Syaikh Adil Muhammad Khalil.

Surah An Naziat merupakan surah ke-79 dan terdiri atas 46 ayat. Berikut ini merupakan arab, latin, arti dan tafsir dari surah An Naziat ayat 27-33.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surah An Naziat Ayat 27-33: Arab, Latin, dan Artinya

ØĄŲŽØŖŲŽŲ†ØĒŲŲ…Ų’ ØŖŲŽØ´ŲŽØ¯Ų‘Ų ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚Ų‹Ø§ ØŖŲŽŲ…Ų ŲąŲ„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽØ§Ų“ØĄŲ ۚ Ø¨ŲŽŲ†ŲŽŲ‰Ų°Ų‡ŲŽØ§

Arab latin: a antum asyaddu khalqan amis-samā`, banāhā

ADVERTISEMENT

Artinya: "Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya," (27)

ØąŲŽŲŲŽØšŲŽ ØŗŲŽŲ…Ų’ŲƒŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲŲŽØŗŲŽŲˆŲ‘ŲŽŲ‰Ų°Ų‡ŲŽØ§

Arab latin: rafa'a samkahā fa sawwāhā

Artinya: "Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya," (28)

ŲˆŲŽØŖŲŽØēŲ’ØˇŲŽØ´ŲŽ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØŽŲ’ØąŲŽØŦŲŽ ØļŲØ­ŲŽŲ‰Ų°Ų‡ŲŽØ§

Arab latin: wa agáš­asya lailahā wa akhraja ḍuá¸Ĩāhā

Artinya: "Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang," (29)

ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØąŲ’ØļŲŽ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ Ø°ŲŽŲ°Ų„ŲŲƒŲŽ Ø¯ŲŽØ­ŲŽŲ‰Ų°Ų‡ŲŽØ§Ų“

Arab latin: wal-arḍa ba'da Åŧālika daá¸Ĩāhā

Artinya: "Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya," (30)

ØŖŲŽØŽŲ’ØąŲŽØŦŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§Ų“ØĄŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØąŲ’ØšŲŽŲ‰Ų°Ų‡ŲŽØ§

Arab latin: akhraja min-hā mā`ahā wa mar'āhā

Artinya: "Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya," (31)

ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØŦŲØ¨ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ‰Ų°Ų‡ŲŽØ§

Arab latin: wal-jibāla arsāhā

Artinya: "Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh," (32)

Ų…ŲŽØĒŲŽŲ°ØšŲ‹Ø§ Ų„Ų‘ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲØŖŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ°Ų…ŲŲƒŲŲ…Ų’

Arab latin: matā'al lakum wa li`an'āmikum

Artinya: "(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu,"

Tafsir Surah An Naziat Ayat 27-33

Mengutip dari buku Tafsir Ar-Rahmah Juz 30 tulisan Dr KH Rachmat Morado Sugiarto Lc MA al-Hafizh, pada surah An Naziat ayat 27-33 Allah menjelaskan tentang kekuasaan-Nya bagi pengingkar kebangkitan.

Jika kuasa Allah untuk menciptakan langit dan Bumi maka menciptakan manusia lebih mudah bagi-Nya. Dengan demikian, Allah kuasa menciptakan manusia dari awalnya tentu lebih mudah mengembalikan penciptaannya.

Langit yang Allah ciptakan diperindah bentuknya. Allah menjadikan langit tinggi, luas, memiliki penjuru yang seimbang dan dihiasi dengan bintang-bintang yang terang di malam hari.

Adapun, malam hari Allah jadikan gelap, hitam. Sementara itu, siang hari Allah jadikan terang benderang.

Bumi yang Allah ciptakan Allah bentangkan. Allah menafsirkan pembentangan Bumi dengan firman-Nya yang berbunyi "Ia mengeluarkan airnya dan mengeluarkan tumbuhan-tumbuhannya," sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa Bumi diciptakan sebelum langit diciptakan, akan tetapi Bumi dibentangkan setelah penciptaan langit.

Artinya, dikeluarkan dari Bumi potensi yang ada. Ini merupakan perkataan dari Ibnu Abbas, Ibnu Jarir, dan lain-lainnya.

Allah tancapkan gunung-gunung pada tempat-tempatnya agar bumi menjadi stabil, tidak goyang.

Allah membentangkan bumi, memancarkan airnya, menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya, mengokohkan Bumi dengan gunung-gunung sebagai kenikmatan bagi manusia dan kebutuhan hidup mereka, juga untuk hewan ternak yang mereka kendarai dan makan.

Jadi, Allah menciptakan langit dan Bumi beserta seisinya untuk manusia. Allah tidak menciptakan langit dan Bumi begitu saja, kosong melompong, tetapi Allah hiasi langitnya dengan bintang-bintang, dengan malam dan siang.

Allah kukuhkan Buminya dengan gunung-gunung agar stabil dan tidak goyang walau banyak orang yang berjalan di atasnya. Allah isi di dalamnya dengan tumbuh-tumbuhan dan air sebagai karunia bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Maha Besar Allah atas segala ciptaan-Nya.

Demikian pembahasan tentang surah An Naziat ayat 27-23. Semoga bermanfaat.




(aeb/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads