Setelah sholat Magrib, umat Islam dapat memanjatkan doa untuk memohon perlindungan malam hari. Doa setelah sholat maghrib dianjurkan sebagai bagian dari dzikir dan doa yang menyertai ibadah wajib.
Setelah matahari terbenam, seorang muslim dianjurkan memperbanyak doa agar dijauhkan dari berbagai keburukan yang mungkin terjadi di waktu malam.
Doa setelah Sholat Maghrib
Dikutip dari buku Wirid dan Doa Rasulullah Usai Shalat Wajib dan Sunnah karya Ibnu Muhammad Salim, dijelaskan bahwa terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dibaca setelah menunaikan sholat Maghrib, salah satunya berupa doa yang diajarkan untuk diamalkan setelah sholat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Latin: Al-ḥamdu lillāhi rabbil 'ālamīn
Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ
Latin: Ḥamdan yuwāfī ni'amahū wa yukāfi'u mazīdah
Artinya: Pujian yang sepadan dengan nikmat-nikmat-Nya dan mencukupi tambahan karunia-Nya.
يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ
Latin: Yā rabbanā lakal-ḥamdu kamā yanbaghī lijalāli wajhika wa 'aẓīmi sulṭānik
Artinya: Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sebagaimana yang layak bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Latin: Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā Muḥammadin wa 'alā ālihī wa ṣaḥbihī ajma'īn
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Latin: Allāhumma innā nas'alukal-'afwa wal-'āfiyat fid-dunyā wal-ākhirah
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya kami memohon ampunan dan keselamatan kepada-Mu di dunia dan akhirat.
اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا، وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ
Latin: Allāhumma aḥsin 'āqibatanā fil-umūri kullihā, wa ajirnā min khizyid-dunyā wa 'adzābil-ākhirah
Artinya: Ya Allah, perbaikilah akhir urusan kami dalam segala perkara, dan lindungilah kami dari kehinaan dunia serta azab akhirat.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَخَطَايَانَا كُلَّهَا
Latin: Allāhummaghfir lanā dzunūbanā wa khaṭāyānā kullahā
Artinya: Ya Allah, ampunilah seluruh dosa dan kesalahan kami.
اللَّهُمَّ أَنْعِشْنَا، وَاجْبُرْنَا، وَاهْدِنَا لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ وَالْأَخْلَاقِ، إِنَّهُ لَا يَهْدِي لِصَالِحِهَا وَلَا يَصْرِفُ عَنْ سَيِّئِهَا إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allāhumma an'isynā wajburnā wahdinā liṣāliḥil-a'māli wal-akhlāq, innahū lā yahdī liṣāliḥihā wa lā yaṣrifu 'an sayyi'ihā illā anta
Artinya: Ya Allah, hidupkanlah kami, cukupkanlah kekurangan kami, dan tunjukilah kami kepada amal dan akhlak yang baik. Sesungguhnya tidak ada yang dapat menunjuki kepada kebaikannya dan menjauhkan dari keburukannya selain Engkau.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَالِنَا أَوَاخِرَهَا، وَخَيْرَ أَعْمَارِنَا خَوَاتِيمَهَا، وَخَيْرَ أَيَّامِنَا يَوْمَ نَلْقَاكَ
Latin: Allāhummaj'al khaira a'mālinā awākhirahā, wa khaira a'mārinā khawātīmahā, wa khaira ayyāminā yauma nalqāka
Artinya: Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik amal kami adalah yang terakhir, sebaik-baik umur kami adalah penutupnya, dan sebaik-baik hari kami adalah saat kami berjumpa dengan-Mu.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ
Latin: Allāhumma innā na'ūdzu bika minal-kufri wal-faqri wa 'adzābil-qabr
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari kekufuran, kefakiran, dan azab kubur.
اللَّهُمَّ زَهِّدْنَا فِي الدُّنْيَا، وَرَغِّبْنَا فِي الْآخِرَةِ، وَبَصِّرْنَا بِعُيُوبِ أَنْفُسِنَا
Latin: Allāhumma zahhidnā fid-dunyā, wa raghghibnā fil-ākhirah, wa baṣṣirnā bi'uyūbi anfusinā
Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami zuhud terhadap dunia, cinta kepada akhirat, dan mampu melihat aib-aib diri kami sendiri.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ
Latin: Allāhumma innā nas'aluka fi'lal-khairāt, wa tarkal-munkarāt, wa ḥubbal-masākīn
Artinya: Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kemampuan untuk melakukan kebaikan, meninggalkan kemungkaran, dan mencintai orang-orang miskin.
وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنَا إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونِينَ
Latin: Wa idzā aradta bi'ibādika fitnatan faqbiḍnā ilaika ghaira maftūnīn
Artinya: Dan apabila Engkau menghendaki cobaan menimpa hamba-hamba-Mu, maka wafatkanlah kami dalam keadaan tidak terkena fitnah itu.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ
Latin: Allāhumma innā na'ūdzu bika minal-jubni wal-bukhli, wa na'ūdzu bika min an nuradda ilā ardza lil-'umur
Artinya: Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, serta dari dikembalikan kepada umur yang paling lemah.
وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Latin: Wa na'ūdzu bika min fitnatid-dunyā, wa na'ūdzu bika min 'adzābil-qabr
Artinya: Kami berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan azab kubur.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā 'adzāban-nār
Artinya: Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin: Wa ṣallallāhu 'alā Muḥammadin wa 'alā ālihī wa ṣaḥbihī wa sallam
Artinya: Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.
Dikutip dari buku 24 Jam Hidup dengan Doa dan Amal Harian Rasulullah karya Abu Bakar bin As-Sina, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan berdoa setelah menunaikan sholat Maghrib.
Dalam riwayat yang bersumber dari Ummi Salamah RA, istri Nabi SAW, disebutkan bahwa setelah sholat Maghrib dan melaksanakan sholat sunnah dua rakaat di rumah, Rasulullah SAW memanjatkan doa yang berisi permohonan agar hati senantiasa diteguhkan dalam agama Allah.
يَا مُقَلِّبَ القُلُوبِ ثَبِتُ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ
Latin: Yā Muqallibal qulūb, tsabbit qulūbanā 'alā dīnik.
Artinya: "Wahai Tuhan yang membolak-balik kalbu, teguhkanlah kalbu kami di atas agama-Mu."
Dalam riwayat tersebut, Ummi Salamah RA, menanyakan kepada Rasulullah SAW mengenai kekhawatiran terhadap kondisi hati manusia. Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa hati setiap manusia berada dalam kekuasaan Allah SWT. Apabila Allah menghendaki hati seseorang tetap lurus, maka Allah akan meneguhkannya. Sebaliknya, apabila Allah menghendaki, hati tersebut dapat berpaling.
Penjelasan ini menegaskan bahwa doa penting sebagai bentuk permohonan perlindungan dan keteguhan iman, khususnya di waktu malam.
Doa Memohon Perlindungan di Waktu Malam
Dikutip dari buku Panduan Muslim Sesuai Al Qur'an dan As Sunnah oleh Dr.Abu Zakariya Sutrisno, ketika masuk waktu sore menjelang malam, hendaknya membaca doa berikut:
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابِ فِي النَّارِ وَعَذَابِ فِي الْقَبْرِ
Latin: Amsainā wa amsal mulku lillāhi wal-ḥamdu lillāh, lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr. Rabbī as'aluka khaira mā fī hādzihil-lailah wa khaira mā ba'dahā, wa a'ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil-lailah wa syarri mā ba'dahā. Rabbī a'ūdzu bika minal-kasal wa sū'il-kibar. Rabbī a'ūdzu bika min 'adzābin fin-nār wa 'adzābin fil-qabr.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada llah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaik-an sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudah nya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur." (HR. Muslim)
Selain itu, dapat membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ.
Latin: Allahumma bika amsainā, wa bika ashbaḥnā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu, wa ilaikal maṣīr.
Artinya: Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan kehendak Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali (bagi semua makhluk)." (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah. Dishahihkan Albani)
Permohonan perlindungan di waktu malam hari juga ditegaskan dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam surat Al Falaq ayat 3:
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
Latin: Wa min syarri gāsiqin iżā waqab(a).
Artinya: dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, (Al-Falaq: 3)
Berdasarkan Tafsir Kemenag, ayat ini menegaskan permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai bentuk keburukan yang muncul pada waktu malam ketika kegelapan telah menyelimuti. Malam hari kerap menjadi waktu munculnya hal-hal yang membahayakan, baik berupa gangguan makhluk hidup maupun rencana kejahatan yang disusun secara tersembunyi.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memohon perlindungan Allah agar terhindar dari segala bentuk keburukan yang terjadi di waktu malam.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Kecam Israel Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, MUI Minta RI Ambil Langkah Diplomatik
Geger Raja Charles III Disebut Memeluk Islam, Ini Kronologinya
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Pemerintah Lakukan Investigasi