Niat Qodho Sholat Dzuhur dan Tata Caranya Lengkap

Niat Qodho Sholat Dzuhur dan Tata Caranya Lengkap

Rahma Harbani - detikHikmah
Senin, 29 Agu 2022 17:15 WIB
Muslim mature men prayer in mosque
Ilustrasi. Ini bacaan niat qodho sholat dzuhur. (Getty Images/iStockphoto/mustafagull)
Jakarta - Seluruh ulama sepakat, mengqodho atau mengganti sholat termasuk dengan membaca niat qodho sholat dzuhur yang terlewat adalah ibadah yang disyariatkan dan diperintahkan dalam Islam. Hal ini didasarkan dari sabda Rasulullah SAW yang menegaskan umatnya untuk mengganti sholat yang terlewat.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَسِيَ صَلاَةً فَلْيُصَلِّ إِذَا ذَكَرَهَا لاَ كَفَّارَةَ لَهَا إِلاَّ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang lupa menunaikan suatu shalat, maka hendaklah dia mendirikan sholat ketika dia ingat, karena tidak ada tebusannya kecuali itu." (HR Bukhari).

Definisi dari qodho menurut buku Islam Q & A karya Awy A. Qolawun adalah mengerjakan sholat fardhu atau ibadah lainnya di luar waktu semestinya akibat alasan-alasan atau uzur tertentu. Adapun uzur yang dimaksud adalah suatu uzur yang tidak sampai menggugurkan sholat ataupun sampai tertinggal.

Syeikh Abdurrahman Al-Jaziri dalam Kitab Sholat Empat Mazhab menjelaskan, uzur yang membolehkan dalam mengqodho sholat sebagaimana kesepakatan pendapat imam mazhab Maliki, Hambali, dan Hanafi antara lain tidur, lupa, dan tidak sadar dengan masuknya waktu sholat sekalipun hal tersebut timbul karena lalai.

Sholat qodho ini dikerjakan bila ingat, artinya dapat dikerjakan kapan saja di luar waktu sholat yang ditentukan seperti mengqodho sholat dzuhur. Amalan ini tidak jauh berbeda dengan sholat lainnya, hanya saja dibedakan dalam bacaan niatnya. Berikut bacaan niat qodho sholat dzuhur.

Niat Qodho Sholat Dzuhur dan Tata Caranya

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ قَضَا ءً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Ushallii fardhazh-Zhuhri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lilaahi ta'aalaa

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat fardhu dzuhur sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat serta qadha karena Allah Ta'ala,"

Mengutip Fiqih Lima Mazhab: Ja'fari, Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hambali oleh Muhammad Jawad Mughniyah, ada sejumlah tata cara pengerjaan sholat qodho dzuhur yang perlu diperhatikan. Berikut di antaranya.

1. Sholat qodho harus dilakukan sesegera mungkin sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah. Artinya, tidak dibolehkan untuk mengerjakan sholat sunnah lainnya sebelum mengerjakan qodho.

2. Bacaan niat qodho sholat dzuhur dan bacaan lainnya dilafakan dengan suara sihr atau pelan. Sebagaimana pengerjaan sholat fardhu di siang hari. Berlaku juga sebaliknya.

3. Mazhab Syafi'i menyunahkan pengerjaan urutan dalam qodho sholat. Bila mengerjakan sholat dzuhur dibandingkan sholat ashar atau sebaliknya, sholatnya dianggap tetap sah menurut mazhab ini.

Imam Muslim dalam kitab Shahihnya meriwayatkan kisah Rasulullah SAW yang pernah tertinggal untuk mengerjakan sholat fardhu. Ketika itu beliau SAW dan para sahabat lainnya dalam perjalanan pulang dari perang Khaibar.

Lalu, mereka bermalam dan tertidur tanpa sengaja (ketiduran), meskipun beliau telah memerintahkan Bilal bin Rabah untuk berjaga. Mereka bangun ketika matahari terbit dan cukup tinggi posisinya.

Kemudian, Rasulullah SAW memerintahkan Bilal bin Rabbah untuk mengumumkan kepada orang-orang untuk menunaikan sholat. Kemudian, Rasulullah SAW berwudhu, lalu mengqodho sholat yang tidak sengaja terlewat tersebut dan juga bacaan niat qodho sholatnya.

Simak Video "Tidur Sore Bikin Bodoh"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)