Sejarah Berpindahnya Kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka'bah

Infografis Hikmah

Sejarah Berpindahnya Kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka'bah

Kristina - detikHikmah
Rabu, 15 Jul 2026 11:45 WIB
Infografis sejarah pemindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Kabah. Infografis diolah oleh AI/NotebookLM dan ChatGPT.
Infografis sejarah pemindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka'bah. Infografis diolah oleh AI/NotebookLM dan ChatGPT.
Jakarta - Umat Islam dulu salat menghadap Baitul Maqdis di Palestina hingga turun perintah pemindahan arah kiblat ke Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2 Hijriah.

Kala itu, Rasulullah SAW tengah memimpin salat jamaah di Masjid Qiblatain, Madinah. Setelah dua rakaat pertama selesai, turunlah wahyu yang memerintahkan menghadap ke arah Ka'bah. Nabi SAW kemudian berputar 180 derajat yang kemudian diikuti seluruh jemaah.

Wahyu yang turun ini adalah surah Al-Baqarah ayat 144. Allah SWT berfirman,

قَدْ نَرٰى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَاۤءِۚ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضٰىهَا ۖ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗ ۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ لَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ ١٤٤

Artinya: 'Sungguh, Kami melihat wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah ke langit. Maka, pasti akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau sukai. Lalu, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Di mana pun kamu sekalian berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab benar-benar mengetahui bahwa (pemindahan kiblat ke Masjidil Haram) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan."
(kri/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads