Pemerintah Arab Saudi akhirnya menyetujui tambahan kuota haji 2027 untuk Nigeria setelah sebelumnya menolak pengajuan negara tersebut. Kesepakatan ini diperoleh lewat diskusi berkelanjutan antara Pemerintah Nigeria dan otoritas Kerajaan Arab Saudi.
Dilansir Daily Post Nigeria, Arab Saudi memberi tambahan kuota sebanyak 10.000 jemaah. Sebelumnya, Nigeria mendapat alokasi 50.000 kuota haji 2027. Dengan tambahan 10.000 kuota, maka pada 2027 Nigeria bisa memberangkatkan 60.000 jemaah haji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan kesepakatan tersebut, badan, lembaga dan komisi kesejahteraan jemaah haji muslim tingkat negara bagian akan menerima 7.500 kuota tambahan, sedangkan 2.500 kuota lagi dialokasikan untuk tujuh operator perjalanan haji utama.
Menanggapi hal tersebut, Ketua sekaligus Kepala Eksekutif Komisi Haji Nasional Nigeria (NAHCON) Ismail Abba Yusuf menyatakan peningkatan ini jadi cerminan kerja sama antara Nigeria dan Arab Saudi dalam memfasilitasi ibadah haji tahunan bagi muslim Nigeria.
"Ini adalah hadiah kemerdekaan bagi jemaah muslim Nigeria," ujar Abba Yusuf, dikutip dari situs The Guardian Nigeria, Jumat (2/10/2026).
Sebelumnya, Arab Saudi menyebut adanya keterbatasan kapasitas, kendala struktural di lokasi-lokasi suci, serta kepatuhan terhadap kuota negara yang telah disepakati dalam kerangka operasional yang berlaku. Keputusan ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan badan kesejahteraan negara bagian dan calon jemaah yang mengincar tempat untuk pelaksanaan haji 2027.
Meski begitu, kini Saudi telah menyetujui kuota tambahan untuk jemaah haji Nigeria. Pimpinan NAHCON juga menyatakan pihaknya akan memastikan jumlah kuota yang disetujui itu agar dialokasikan secara adil serta dikelola sesuai hukum yang berlaku dan persyaratan operasional kedua negara.
Badan urusan haji tingkat negara bagian dan operator perjalanan haji swasta yang berizin juga akan dilibatkan dalam pelaksanaan alokasi tersebut.
