Dari Gunung Ini Nabi Ibrahim Pertama Kali Menyeru Haji

Dari Gunung Ini Nabi Ibrahim Pertama Kali Menyeru Haji

Rachmatunnisa - detikHikmah
Kamis, 02 Jul 2026 08:46 WIB
Jabal Abu Qubais, yang berada di sisi Bukit Safa dan kini sebagian kawasannya menjadi lokasi berdirinya kompleks Qashr Ash-Shafa atau Istana As-Safa.
Jabal Abu Qubais, yang berada di sisi Bukit Safa dan kini sebagian kawasannya menjadi lokasi berdirinya kompleks Qashr Ash-Shafa atau Istana As-Safa. Foto: Dok MCH 2026
Makkah -

Di balik deretan bangunan modern yang mengelilingi Masjidil Haram, tersimpan jejak sebuah gunung yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam. Gunung itu adalah Jabal Abu Qubais, yang berada di sisi Bukit Safa dan kini sebagian kawasannya menjadi lokasi berdirinya kompleks Qashr Ash-Shafa atau Istana As-Safa.

Dari gunung inilah Nabi Ibrahim AS diyakini pertama kali mengumandangkan seruan ibadah haji kepada seluruh umat manusia atas perintah Allah SWT. Penerjemah resmi khutbah Masjidil Haram asal Indonesia, Ahmad Musyaddad, menjelaskan Jabal Abu Qubais bukanlah gunung biasa. Dalam sejumlah literatur sejarah Islam, gunung ini disebut sebagai gunung pertama yang diciptakan Allah SWT di muka bumi.

"Jabal Abu Qubais di dalam beberapa catatan sejarah disebut sebagai gunung yang pertama kali diciptakan oleh Allah SWT," ujar Musyaddad saat memandu tur jejak sirah di sekitar Masjidil Haram baru-baru ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keterangan tersebut, lanjut Musyaddad, juga disebutkan oleh Imam Ibnu Katsir dalam kitab Al-Bidayah wa an-Nihayah. Selain menjadi gunung pertama yang diciptakan, Jabal Abu Qubais juga dikenal sebagai gunung yang letaknya paling dekat dengan Ka'bah. Menurutnya, Bukit Safa yang kini menjadi lokasi dimulainya ibadah sai merupakan bagian dari rangkaian Jabal Abu Qubais.

ADVERTISEMENT

"Dulunya menyatu. Induknya adalah Jabal Abu Qubais, sedangkan anaknya adalah Bukit Safa," jelasnya.

Karena berada di dataran tinggi yang paling dekat dengan pusat permukiman Makkah pada masa itu, Jabal Abu Qubais menjadi lokasi yang strategis untuk menyampaikan pengumuman kepada masyarakat.

Di tempat inilah, kata Musyaddad, Nabi Ibrahim AS menerima perintah Allah SWT untuk menyerukan ibadah haji kepada seluruh manusia.

"Allah memerintahkan Nabi Ibrahim, 'Serukanlah kepada manusia untuk berhaji.' Nabi Ibrahim bertanya, 'Ya Allah, bagaimana suaraku akan sampai kepada seluruh manusia?' Allah menjawab, 'Cukup engkau menyeru, Kami yang akan menyampaikannya'," tutur Musyaddad.

Atas perintah tersebut, Nabi Ibrahim AS naik ke puncak Jabal Abu Qubais lalu menyerukan kewajiban berhaji kepada seluruh umat manusia. Seruan itu kemudian Allah SWT sampaikan dari generasi ke generasi hingga terus bergema sampai sekarang.

Musyaddad mengatakan, setiap muslim yang hari ini mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji sejatinya sedang memenuhi panggilan yang pertama kali dikumandangkan Nabi Ibrahim AS dari Jabal Abu Qubais.

"Nabi Ibrahim naik ke atas Jabal Abu Qubais lalu berseru, 'Wahai sekalian manusia, Allah telah mewajibkan atas kalian berhaji, maka berhajilah.' Suara itu kemudian disampaikan Allah dari generasi ke generasi hingga hari ini kita datang berhaji," tuturnya.

Kini, wajah Jabal Abu Qubais memang telah banyak berubah seiring perkembangan Kota Makkah. Sebagian kawasannya dipenuhi berbagai bangunan modern sehingga sosok gunung itu tak lagi tampak utuh seperti dalam catatan sejarah.

Namun, di balik perubahan tersebut, Jabal Abu Qubais tetap menyimpan kisah yang tak lekang oleh waktu. Bagi jutaan muslim yang datang ke Tanah Suci, gunung ini menjadi pengingat bahwa perjalanan haji yang mereka jalani hari ini merupakan jawaban atas seruan Nabi Ibrahim AS yang telah bergema sejak ribuan tahun silam.




(rns/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads