Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sukses mencatatkan rapor positif, terutama dalam urusan memangkas tingkat kelelahan jemaah. Namun, Wakil Menteri Agama (Wamenag) yang juga Wakil Amirul Hajj, Romo HR Muhammad Syafi'i, langsung mengalihkan fokus pada cetak biru perbaikan untuk musim haji mendatang.
Romo Syafi'i menegaskan bahwa keberhasilan tahun ini harus dijadikan batu loncatan. Evaluasi berbasis masa depan (looking forward) langsung dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan, dengan fokus utama memperketat proteksi fisik bagi jemaah lansia.
Sektor transportasi di Mina menjadi perhatian utama. Kehadiran mobil buggy pada musim ini dinilai sebagai penyelamat yang efektif memotong jalur jalan kaki jemaah yang melelahkan. Berangkat dari kesuksesan tersebut, Wamenag memastikan penambahan armada menjadi agenda wajib tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasional mobil buggy di Mina kemarin itu sukses besar menekan angka kelelahan jemaah, khususnya lansia yang fisiknya sudah drop. Ini tidak boleh berhenti di sini. Untuk tahun depan, pengadaan mobil buggy akan kita tambah secara signifikan agar jangkauan penyelamatan jemaah bisa lebih masif," ungkap Romo Syafi'i di Bandara Jeddah, Selasa (2/6).
Selain mobilitas di Masyaair, Romo Syafi'i juga menyoroti manajemen akomodasi di Makkah. Ia memuji kualitas pelayanan di Sektor 10, terutama Hotel Al Hidayah, yang sukses memberikan standar kenyamanan sangat tinggi bagi jemaah Indonesia.
Meski pelayanannya sudah diacungi jempol, Wamenag memberikan target baru yang lebih menantang untuk tim penyedia perumahan musim depan. Panitia diminta mencari hotel dengan kualitas pelayanan yang sama persis dengan Al Hidayah, namun dengan keunggulan jarak yang jauh lebih dekat ke Masjidil Haram.
"Kita sudah punya benchmark yang bagus sekali di Hotel Al Hidayah Sektor 10. Catatan saya untuk tim akomodasi tahun depan adalah cari hotel yang kualitasnya sebagus itu, tapi posisinya harus lebih dekat. Kita ingin memangkas jarak agar energi jemaah tidak habis di jalan dan mereka bisa beribadah dengan kondisi fisik yang selalu prima," jelas Romo Syafi'i.
(alj/inf)












































Komentar Terbanyak
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
Mengapa Indonesia Tak Dapat Labbaytum Award, Penyelenggara Haji Terbaik 2026 dari Saudi?
Kenapa Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Diambil Jutaan Jemaah?