Begini Nasib Oleh-oleh Jika Koper Haji Kelebihan Muatan

Kabar Haji Bersama Kahf

Begini Nasib Oleh-oleh Jika Koper Haji Kelebihan Muatan

Rachmatunnisa - detikHikmah
Senin, 01 Jun 2026 18:27 WIB
Koper jemaah haji dari kloter UPG 4 sudah mulai ditimbang dan diangkut menuju Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Senin (1/6/2026).
Koper jemaah haji dari kloter UPG 4 sudah mulai ditimbang dan diangkut menuju Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Senin (1/6/2026). Foto: Media Center Haji 2026
Makkah -

Jemaah haji Indonesia yang membawa oleh-oleh dalam jumlah banyak perlu memperhatikan batas berat koper sebelum pulang ke Tanah Air. Sebab, barang bawaan yang membuat koper melebihi kapasitas bisa dikeluarkan petugas saat proses penimbangan maupun pemeriksaan keamanan.

Proses penimbangan koper jemaah kini mulai dilakukan menjelang fase pemulangan. Salah satunya terhadap jemaah Kloter UPG 4 asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang menjalani penimbangan koper di Hotel Manar Al Bait, Syisyah, Makkah, Senin (1/6/2026).

Aviation Security Garuda Indonesia, Norman Fajar, menjelaskan koper bagasi jemaah dibatasi maksimal 32 kilogram, sementara koper kabin maksimal 7 kilogram. Jika berat koper melebihi ketentuan, jemaah harus mengurangi isi koper sebelum diberangkatkan ke bandara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika (beratnya) memang lebih dari 32 kg, maka kami minta jemaah untuk mengurangi terlebih dahulu. Jadi tidak ada proses pembayaran apa pun pada saat penimbangan," kata Norman kepada Tim Media Center Haji (MCH) 2026.

Menurut Norman, barang yang dikeluarkan dari koper karena kelebihan muatan nantinya akan dikumpulkan petugas. Selain itu, petugas juga akan menyita barang-barang yang masuk kategori terlarang untuk dibawa dalam penerbangan.

ADVERTISEMENT

Salah satu barang yang paling sering ditemukan adalah air zamzam yang disimpan di dalam koper bagasi. "Dilarang sama sekali ada air zamzam di koper," kata Norman.

Selain zamzam, sejumlah barang lain seperti aerosol, korek api, dan senjata mainan juga tidak diperbolehkan masuk ke dalam bagasi maupun kabin pesawat karena alasan keselamatan penerbangan.

Norman mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan membawa seluruh oleh-oleh yang dibeli selama di Tanah Suci jika berisiko membuat koper melebihi batas yang ditentukan. Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai penting untuk memperlancar proses kepulangan sekaligus menjaga keamanan penerbangan.

"Jadi mohon perhatian untuk bisa mengikuti aturannya," kata Norman.




(rns/kri)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

366 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads