Skema Murur Sukses Bikin Muzdalifah 'Clear and Clean' Jam 6.30 WAS

Kabar Haji Bersama Kahf

Skema Murur Sukses Bikin Muzdalifah 'Clear and Clean' Jam 6.30 WAS

Tri Aljumanto - detikHikmah
Sabtu, 30 Mei 2026 21:00 WIB
Skema Murur Sukses Bikin Muzdalifah Clear and Clean Jam 6.30 WAS
Suasana jemaah haji Indonesia mabit di Mina, Sabtu (30/5/2026). Foto: Dok. MCH 2026
Makkah -

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat sejarah baru dalam kelancaran arus pergerakan jemaah haji pada fase puncak Armuzna tahun ini.

Melalui penerapan skema inovatif murur (melintas) di Muzdalifah, pemerintah sukses mengurai potensi kepadatan ekstrem yang selama bertahun-tahun menjadi momok menakutkan bagi jemaah haji.

Jika pada musim-musim haji sebelumnya jemaah kerap kali telantar dan terjebak macet (stuck) di Muzdalifah hingga terik siang hari, pemandangan kontras justru terjadi tahun ini. Jalur pergerakan jemaah terpantau cair dan lancar sejak dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari Arafah ke Muzdalifah itu tepat waktu. Dari Muzdalifah yang dulu itu sampai dengan siang belum di-deploy (terantar) atau dipindahkan ke Mina, kemarin itu pagi jam 06.30 sudah clear and clean di Muzdalifah dan sudah tiba di Mina," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Mina, Sabtu (30/5).

Skema murur sendiri merupakan sistem di mana sebagian jemaah haji, khususnya lansia, risti (risiko tinggi), dan disabilitas, tidak mabit dengan turun dari bus di Muzdalifah, melainkan hanya melintas di dalam bus menuju Mina. Strategi ini terbukti efektif memotong rantai antrean panjang angkutan jemaah secara signifikan.

ADVERTISEMENT

Dahnil menegaskan, kepatuhan jemaah terhadap aturan baru ini menjadi kunci utama keberhasilan evakuasi massal tersebut. Meski masih ada dinamika kecil di lapangan akibat ketidaksabaran antrean, namun secara keseluruhan skema ini membawa perubahan yang sangat radikal dan positif.

"Namun kemajuannya luar biasa banyak. Di Arafah tepat waktu, jadi kalau yang lalu itu masih ada yang belum berangkat ke Arafah bahkan sampai dengan malam begitu. Kalau ini semua jemaah sudah berangkat di Arafah tepat waktu," jelasnya.

Dengan tuntasnya pembersihan wilayah Muzdalifah lebih awal, fokus petugas kini sepenuhnya dialihkan untuk mengawal jemaah di tenda-tenda Mina. Keberhasilan manajemen transportasi ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) baru yang akan terus dimatangkan oleh Kementerian Haji dan Umrah pada operasional haji tahun-tahun mendatang.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads