Jemaah Haji Dilarang Jemur Pakaian di Atap, Hotel Siapkan Area Khusus

Kabar Haji Bersama Telkomsel

Jemaah Haji Dilarang Jemur Pakaian di Atap, Hotel Siapkan Area Khusus

Rachmatunnisa - detikHikmah
Sabtu, 09 Mei 2026 12:00 WIB
Ilustrasi jemaah menjemur pakaian di lorong hotel.
Ilustrasi jemaah menjemur pakaian di lorong hotel. Foto: Media Center Haji 2026
Makkah -

Sejumlah hotel jemaah haji di Makkah mulai melarang aktivitas mencuci dan menjemur pakaian di area rooftop atau atap gedung. Menyikapi hal tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi langsung berkoordinasi dengan syarikah dan pihak hotel untuk menyiapkan area alternatif bagi jemaah.

Kepala Seksi Layanan Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Makkah, Suryo Panilih, mengatakan secara umum layanan akomodasi jemaah di Makkah hingga saat ini berjalan aman dan lancar.

"Para pihak hotel berkomitmen untuk melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan kontrak yang ada," ujarnya kepada tim Media Center Haji di Kantor Daker Makkah, Jumat (8/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Suryo, hotel-hotel jemaah tetap diwajibkan menyediakan berbagai fasilitas pendukung selama musim haji, mulai dari petugas resepsionis, lift, fasilitas air minum, hingga mesin cuci.

"Pihak hotel harus menyediakan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh jemaah haji kita selama tinggal di hotel Makkah misalnya penyediaan petugas resepsionis, lift yang mencukupi, juga fasilitas mesin cuci dan minum," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Namun dalam beberapa hari terakhir, sejumlah hotel mulai menerapkan larangan mencuci dan menjemur pakaian di area atap bangunan.

"Kami dapati beberapa hari ini ada memang beberapa hotel yang melarang jemaah mencuci dan menjemur di atap," kata Suryo.

Larangan tersebut mengikuti aturan dari otoritas Arab Saudi setelah adanya inspeksi syarikah ke hotel-hotel jemaah.

"Mereka mengimbau untuk tidak menjemur di atap karena menurut info dari otoritas Saudi dapat membahayakan jemaah dan juga melanggar aturan yang ada di Arab Saudi," ujarnya.

Sebagai solusi, PPIH Arab Saudi langsung berkoordinasi dengan syarikah dan pengelola hotel untuk menyiapkan lokasi alternatif bagi jemaah mencuci dan menjemur pakaian.

"Kami sudah berkoordinasi dengan syarikah dan juga dengan pihak hotel untuk mencarikan solusi tempat bagi jemaah haji untuk mencuci dan menjemur pakaian," katanya.

Hotel yang telah memiliki area khusus menjemur diminta mengalihkan aktivitas jemaah ke lokasi tersebut. Sementara hotel lain mulai menyiapkan area tambahan seperti lantai service maupun area tertentu yang aman digunakan untuk mencuci dan menjemur pakaian.

"Di antaranya adalah lantai S (service) atau lantai R (restoran) yang berkemungkinan untuk dijadikan lokasi mencuci dan menjemur pakaian," ujar Suryo.

Selain itu, sejumlah hotel juga mulai menyiapkan drainase khusus untuk pembuangan air cucian agar fasilitas lebih aman dan tertata.

"Untuk hotel-hotel yang memang belum memiliki fasilitas menjemur dan mencuci di situ mereka akan membuat tempat khusus untuk menyiapkan drainase untuk pembuangan air cucian," katanya.

PPIH memastikan seluruh progres penyesuaian fasilitas hotel terus dipantau agar pelayanan jemaah tetap berjalan optimal.

"Semua sudah kita pantau dan kita akan awasi terus progres pengerjaannya secepat mungkin," pungkas Suryo.



(rns/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads