Pemerintah Arab Saudi terus mematangkan persiapan layanan kesehatan untuk menyambut musim haji 2026. Salah satu fokus utama berada di wilayah Madinah, yang menjadi pintu masuk dan tujuan utama jamaah sebelum maupun setelah pelaksanaan puncak ibadah haji.
Tahun ini, lebih dari 700 tenaga medis dan puluhan armada ambulans disiagakan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para jamaah.
Dilansir dari The Islamic Information, Rabu (29/4/2026) otoritas kesehatan Saudi telah menempatkan lebih dari 700 tenaga medis di berbagai titik di Madinah. Tim ini terdiri dari dokter, perawat, serta petugas tanggap darurat yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani kondisi medis di tengah kerumunan besar, seperti yang biasanya terjadi selama musim haji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para tenaga kesehatan ini akan bekerja secara bergiliran dalam sistem shift. Dengan pola kerja tersebut, layanan medis diharapkan tetap berjalan tanpa henti selama 24 jam penuh, sehingga setiap jamaah dapat memperoleh penanganan dengan cepat kapan pun dibutuhkan.
Layanan medis darurat difokuskan pada area-area dengan mobilitas jamaah yang tinggi, terutama di sekitar Masjid an-Nabawi serta jalur-jalur utama yang menghubungkan lokasi penting ibadah.
Sebanyak 90 unit ambulans telah disiapkan dan ditempatkan di titik-titik dengan lalu lintas padat. Kehadiran ambulans ini bertujuan untuk mempercepat respons terhadap kondisi darurat yang mungkin terjadi di lapangan. Selain itu, layanan ambulans udara juga disiagakan sebagai bagian dari sistem respons cepat.
Tidak hanya itu, pos-pos kesehatan juga didirikan di berbagai lokasi strategis tempat jamaah berkumpul.
Pengerahan tenaga medis ini dimulai sejak bulan Dzul-Qi'dah 1447 H dan akan terus berlangsung hingga 15 Muharram 1448 H.
Rentang waktu yang cukup panjang ini mencakup seluruh fase penyelenggaraan haji, mulai dari kedatangan jamaah, pelaksanaan rangkaian ibadah haji, hingga proses pemulangan setelah ibadah selesai.
(dvs/lus)












































Komentar Terbanyak
Mengapa Indonesia Tak Dapat Labbaytum Award, Penyelenggara Haji Terbaik 2026 dari Saudi?
Kenapa Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Diambil Jutaan Jemaah?
Indonesia Tak Dapat Award Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Begini Kata Wamenhaj