Akomodasi Haji Madinah Siap 100%, Klinik Kesehatan Ada Tiap Sektor

Kabar Haji Bersama Promag Herbal

Akomodasi Haji Madinah Siap 100%, Klinik Kesehatan Ada Tiap Sektor

Tri Aljumanto - detikHikmah
Senin, 20 Apr 2026 20:58 WIB
Hotel di Madinah siap terima jemaah haji Indonesia 2026.
Hotel di Madinah siap terima jemaah haji Indonesia 2026. Foto: Dok MCH 2026
Madinah -

Kota Nabi sudah bersolek. Menjelang kedatangan kloter pertama jemaah haji Indonesia, Daerah Kerja (Daker) Madinah memastikan seluruh fasilitas pendukung mulai dari kasur hotel hingga urusan gizi katering telah siap 100 persen.

Tahun ini, Madinah bukan sekadar tempat transit selama delapan hingga sembilan hari. Kota ini akan menjadi rumah sementara yang nyaman bagi ribuan jemaah sebelum mereka bertolak menuju Makkah.

Kepala Daker Madinah Khalilurrahman menegaskan pihaknya telah mengunci kontrak dengan 117 hotel. Pemeriksaan ketat dilakukan untuk memastikan transisi dari jemaah umrah ke jemaah haji berjalan mulus tanpa kendala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami pastikan hotel-hotel tersebut sudah clear dari jemaah umrah sebelum jemaah haji kita tiba. Komunikasi dengan pemilik dan penjaga hotel terus dilakukan agar saat jemaah masuk, fasilitas sudah siap huni," tegas Khalilurrahman saat ditemui di Kantor Daker Madinah, Senin (20/4/2026).

Berkat diplomasi apik dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, klinik kesehatan kini ada di setiap kantor sektor. Jika dulu akses kesehatan terpusat di satu titik, kini pelayanan medis hadir lebih dekat dengan jemaah.

ADVERTISEMENT

"Ini kabar menggembirakan. Klinik kesehatan akan ada di tiap sektor untuk mempercepat penanganan medis. Kami juga bekerja sama dengan Saudi Germany Hospital untuk mendampingi proses pelayanan kesehatan jemaah kita," tambah Khalilurrahman.

Langkah ini diharapkan mampu memangkas waktu penanganan bagi jemaah yang membutuhkan bantuan darurat.

Untuk urusan perut, ada sebanyak 23 penyedia katering telah dikontrak untuk memastikan jemaah tetap bertenaga. Tak cuma soal rasa, tim layanan konsumsi juga rutin mengecek aspek kehalalan hingga takaran gizi (gramasi) makanan secara periodik.

"Pengecekan dilakukan setiap hari. Sebelum makanan dibagikan ke jemaah, tim akan memastikan kualitasnya layak dan sesuai standar kesehatan," jelasnya.

Meski suhu di bulan April ini masih tergolong bersahabat, Khalilurrahman mengingatkan jemaah untuk tidak lengah. Ibadah haji adalah ibadah fisik, dan tantangan suhu ekstrem sudah menanti di depan mata.

"Suhu bisa mencapai 45 hingga 47 derajat Celcius saat puncak kemarau (Mei-Juni). Jemaah harus menyiapkan fisik, rutin minum vitamin, dan tetap mempelajari buku manasik agar paham apa yang harus dilakukan," pesannya.

Sebagai penutup, Khalilurrahman mengingatkan jemaah untuk tertib soal barang bawaan. Terutama bagi jemaah non-fast track, hindari membawa barang terlarang seperti jimat, rokok berlebih, atau cairan di bagasi demi kelancaran proses di bandara. Madinah sudah siap, kini giliran jemaah yang menjaga raga dan niat.




(alj/kri)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

316 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads