Menjalankan ibadah haji membutuhkan persiapan yang matang, termasuk soal barang bawaan. Ada beberapa barang yang tidak boleh dimasukkan ke bagasi pesawat. Jemaah perlu mengetahuinya agar perjalanan ibadah bisa berjalan lebih tenang dan lancar.
Mulai dari benda tajam hingga cairan tertentu, memahami aturan bagasi dapat membantu jemaah menghindari kendala di bandara. Berikut daftar barang yang perlu diperhatikan sebelum berangkat haji.
Barang yang Dilarang Masuk Koper dan Tas Kabin
Merujuk buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026 terbitan Kementerian Haji dan Umrah RI, ada beberapa barang yang tidak boleh dibawa jemaah, baik di koper maupun tas kabin. Berikut daftarnya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Benda tajam, seperti pisau, gunting, cutter, obeng, peniti, dan silet
- Senjata api dan bahan peledak
- Benda tumpul, seperti tongkat pancing atau tongkat bendera
- Barang yang mengandung gas
- Produk hewan, seperti keju, susu segar, dan daging segar
- Cairan lebih dari 100 ml
- Rokok elektronik (vape)
Selain itu, ada juga barang yang tidak boleh disimpan di koper, yaitu:
- Uang tunai, karena berisiko hilang
- Bahan korosif
- Bahan peledak
- Gas bertekanan
- Cairan mudah terbakar
- Benda padat mudah terbakar
- Zat oksidasi
- Bahan radioaktif
- Zat kimia atau racun
- Kendaraan kecil dengan baterai litium
- Pemantik atau korek api
- Power bank (boleh dibawa jika di bawah 20.000 mAh dan disimpan di tas kabin)
- Dengan memahami aturan ini, jemaah bisa menyiapkan barang bawaan dengan baik agar perjalanan haji lebih aman dan nyaman.
Apakah Boleh Membawa Air Zamzam ke Koper?
Air zamzam tidak boleh dimasukkan koper, baik koper bagasi maupun kabin. Pada penyelenggaraan haji sebelumnya, air zamzam biasanya dibagikan saat jemaah tiba di asrama haji di daerah masing-masing.
Larangan ini bertujuan untuk menghindari risiko kebocoran yang dapat merusak sistem sensor pesawat di ruang kargo.
Bolehkah Membawa Rokok ke Koper?
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara PPIH Arab Saudi 2025, Abdul Basir, pernah menyebut jemaah sebenarnya boleh membawa rokok. Namun, jumlahnya dibatasi maksimal 200 batang atau sekitar 2 slop per orang. Aturan ini dibuat untuk mengikuti ketentuan kepabeanan di Arab Saudi.
Bolehkah Bawa Magicom ke Bagasi Pesawat?
Selain rokok, barang elektronik seperti alat penanak nasi atau magicom juga sering dibawa jemaah. Namun, barang tersebut tidak boleh dimasukkan bagasi pesawat.
Selain itu, ada beberapa barang lain yang juga dilarang, seperti:
- Senjata tajam
- Obat-obatan dalam jumlah banyak tanpa resep dokter
- Barang dengan bau menyengat, seperti durian, terasi, dan sejenisnya
Apa yang Bisa Terjadi Jika Melanggar?
Jika petugas bandara menemukan barang terlarang saat pemeriksaan X-Ray, mereka berhak membuka koper jemaah tanpa kehadiran pemilik dalam kondisi tertentu, atau meminta jemaah untuk membuka koper.
Barang yang melanggar aturan akan disita, sementara barang lainnya tetap dikembalikan. Penyitaan barang ini tentu bisa menghambat proses keberangkatan dan membuat jemaah menjadi cemas dan stres dalam menjalani ibadah haji.
Baca juga: Jadwal Lengkap Perjalanan Haji 2026 |
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Kecam Israel Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, MUI Minta RI Ambil Langkah Diplomatik
Geger Raja Charles III Disebut Memeluk Islam, Ini Kronologinya
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Pemerintah Lakukan Investigasi