Bacaan Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur, Lengkap dengan Adabnya

Bacaan Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur, Lengkap dengan Adabnya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Jumat, 22 Mei 2026 20:45 WIB
Bangun tidur kesiangan
Foto: Getty Images/Kate Aedon
Jakarta -

Bacaan doa sebelum tidur dan bangun tidur merupakan amalan sunah harian yang sangat dianjurkan bagi umat Islam sebagai sarana penyerahan diri dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

Malam hari adalah momentum di mana tubuh manusia beristirahat secara total setelah seharian beraktivitas, dan dalam Islam tidur kerap diibaratkan sebagai bentuk "kematian kecil". Oleh sebab itu, melantunkan doa sebelum memejamkan mata berfungsi sebagai tameng spiritual yang dapat menjaga jiwa dari segala macam gangguan selama terlelap.

Selain memanjatkan doa, ajaran Islam juga memiliki panduan komprehensif mengenai berbagai adab atau tata krama sebelum beranjak ke tempat tidur yang dicontohkan secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Sebelum Tidur

Diriwayatkan dari Hudzaifah, ketika hendak tidur Rasulullah SAW membaca doa berikut:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

ADVERTISEMENT

Arab-latin: "Bismikallahumma ahyaa wabismikaamutt"

Artinya: Dengan menyebut nama Allah, ya Allah hamba hidup dan dengan menyebut nama Allah hamba mati. (HR. Bukhari)

Doa Bangun Tidur

Dikutip dalam buku Penuntun Doa, Yuk!: Beserta Tata Caranya oleh Abu Ihsan, berikut doa bangun tidur yang dapat diamalkan saat bangun,

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Arab-latin: Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami (membangunkan kami dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan." (HR. Bukhari)

Adab Sebelum Tidur

Adab sebelum tidur yang diajarkan Rasulullah SAW dijelaskan dalam buku 101 Pesan Rasulullah untuk Anak Saleh karya Wulan Mulya Pratiwi. Beberapa adab tersebut antara lain berwudu sebelum tidur, mengibaskan tempat tidur terlebih dahulu, serta menggunakan kain penutup atau selimut saat tidur.

Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk berbaring menghadap sisi kanan dan meletakkan tangan kanan di bawah pipi ketika hendak tidur. Selain itu, umat Islam dianjurkan membaca doa sebelum tidur.

Sunnah Rasulullah SAW Saat Bangun Tidur

Dalam buku Dahsyatnya Amalan 24 Jam Rasulullah karya Abu Najib Abdillah dijelaskan beberapa sunnah yang dianjurkan untuk diamalkan ketika bangun tidur. Amalan-amalan tersebut tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

1. Bangun Sebelum Waktu Subuh

Islam menganjurkan umat Muslim untuk bangun sebelum Subuh atau ketika azan Subuh berkumandang. Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan bahwa Rasulullah SAW terbiasa tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam dengan ibadah.

Bangun pagi memiliki banyak manfaat, seperti menghirup udara segar yang kaya oksigen sehingga baik bagi kesehatan otak, paru-paru, peredaran darah, hingga daya tahan tubuh. Selain itu, waktu pagi juga dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan. Rasulullah SAW pernah berdoa:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا

"Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya." (HR. Abu Dawud)

2. Mengusap Wajah Setelah Bangun

Ketika bangun tidur, Rasulullah SAW mengusap wajahnya dengan kedua tangan. Kebiasaan ini dapat membantu menghilangkan rasa kantuk dan membuat tubuh lebih siap menjalani aktivitas.

Dalam riwayat Ibnu Abbas disebutkan:

اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ

"Rasulullah bangun lalu duduk sambil mengusap bekas tidur dari wajahnya dengan tangannya." (HR. Bukhari)

3. Membaca Doa Bangun Tidur

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa setelah bangun tidur sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Salah satu doa yang dianjurkan adalah:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي وَرَدَّ عَلَى رُوحِي وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ

"Segala puji bagi Allah yang telah menyehatkan tubuhku, mengembalikan ruhku, dan memberiku kesempatan untuk mengingat-Nya." (HR. Tirmidzi)

4. Mengingat Allah SWT

Saat terbangun, seorang Muslim dianjurkan untuk berdzikir dan mengingat Allah SWT. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ubadah bin Shamit dijelaskan bahwa orang yang bangun tidur lalu berdzikir dan memohon ampun kepada Allah, maka doanya akan dikabulkan. Jika ia melanjutkannya dengan wudhu dan shalat, ibadahnya juga akan diterima.

5. Bersiwak atau Menggosok Gigi

Rasulullah SAW terbiasa bersiwak setelah bangun tidur. Sunnah ini dapat diteladani dengan menggunakan siwak atau menyikat gigi untuk menjaga kebersihan mulut dan menghilangkan bau tidak sedap.

Ibnu Umar meriwayatkan:

كَانَ لا يَنَامُ إِلَّا وَالسَّوَاكُ عِنْدَ رَأْسِهِ فَإِذَا اسْتَيْقَظَ بَدَأَ بِالسِّوَاكِ

"Beliau tidak tidur kecuali siwak berada di dekat kepalanya. Ketika bangun, beliau memulai dengan bersiwak." (HR. Ahmad)

Selain menjaga kebersihan, bersiwak juga membantu tubuh terasa lebih segar dan siap beraktivitas.

6. Mencuci Tangan Tiga Kali

Rasulullah SAW menganjurkan mencuci tangan sebanyak tiga kali setelah bangun tidur sebelum digunakan untuk aktivitas lain, terutama sebelum dimasukkan ke dalam wadah air.

Dalam riwayat Abu Hurairah disebutkan:

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلَا يَغْمِسُ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا
"Jika salah seorang dari kalian bangun tidur, janganlah mencelupkan tangannya ke dalam bejana sebelum mencucinya tiga kali." (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Berwudhu

Setelah bangun tidur, seorang Muslim juga dianjurkan untuk berwudhu dan melakukan istinsyaq serta istintsar sebanyak tiga kali. Amalan ini bertujuan untuk menghilangkan rasa kantuk dan menumbuhkan semangat beribadah.

Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثًا

"Jika salah seorang di antara kalian bangun tidur, hendaklah ia beristintsar tiga kali." (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Merapikan Tempat Tidur

Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan dan kerapian, termasuk merapikan tempat tidur setelah bangun. Kebiasaan ini mencerminkan sikap disiplin dan cinta terhadap kebersihan.

Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ

"Sesungguhnya Allah Maha Indah dan menyukai keindahan." (HR. Muslim)

Dengan mengamalkan sunnah-sunnah tersebut, seorang Muslim dapat memulai harinya dengan penuh keberkahan, menjaga kebersihan, serta mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads