Masjidil Haram membuka pusat penitipan anak atau nursery selama 24 jam sepanjang Ramadan 2026. Hal ini bertujuan membantu jemaah yang memiliki anak untuk beribadah dengan tenang dan khusyuk.
Dilansir dari situs resmi kantor berita Saudi (SPA), pusat penitipan anak ini aman dan edukatif. Fasilitas disediakan oleh Otoritas Umum untuk Perawatan & Pengelolaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai upaya meningkatkan kenyamanan jemaah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, orang tua bisa melaksanakan sholat, tawaf serta berdoa dengan tenang. Sementara anak-anaknya berada di lingkungan yang terjaga dan menyenangkan.
Pusat penitipan anak di area Masjidil Haram itu dirancang khusus dengan program edukatif dan rekreatif yang sesuai usia. Anak-anak akan mengikuti sesi Al-Qur'an dan doa yang disederhanakan, dongeng yang berisi pelajaran, serta aktivitas kreatif yang merangsang imajinasi dan inovasi.
Seluruh kegiatan tersebut berlangsung di bawah pengawasan staf profesional dan tersertifikasi. Ini bertujuan memastikan keamanan sekaligus penanaman nilai-nilai islami.
Layanan penitipan anak tidak dipungut biaya atau gratis serta beroperasi 24 jam penuh selama Ramadan. Hal tersebut jadi bentuk dukungan bagi jemaah di periode puncak ibadah.
Anak-anak yang diterima di pusat penitipan anak ini mulai dari usia 3-6 tahun untuk anak laki-laki dan 3-9 tahun untuk anak perempuan. Pusat penitipan anak berada di area Third Saudi Expansion Masjidil Haram, dekat Gerbang 100 dan 104.
Akses menuju lokasi dibuat jelas dengan jalur khusus, petunjuk di lapangan, dan papan penanda. Kehadiran layanan tersebut menegaskan komitmen Saudi menghadirkan pengalaman ibadah yang inklusif.
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
Eks Menag Kritik Rencana War Tiket Haji Kemenhaj
Kemenhaj Wacanakan War Tiket Jadi Mekanisme Naik Haji Tanpa Antre
Prabowo Ingin Hapus Antrean Haji, Kemenhaj Kaji Sistem "War Ticket"