Makkah dan Madinah Akan Dikepung Badai Debu dan Angin Kencang hingga 28 Februari

Makkah dan Madinah Akan Dikepung Badai Debu dan Angin Kencang hingga 28 Februari

Hanif Hawari - detikHikmah
Rabu, 25 Feb 2026 11:30 WIB
Jamaah haji dari berbagai negara berjalan di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (9/6/2025). Jamaah haji dari berbagai negara kembali memadati Masjidil Haram untuk menyelesaikan rangkaian ibadah haji seperti Tawaf Ifadah pada hari Tasyrik yakni
Masjidil Haram (Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Jakarta -

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang akan melanda sebagian besar wilayah Kerajaan. Fenomena badai debu, angin kencang, hingga gelombang tinggi diprediksi akan terjadi hingga Sabtu (28/2/2026) mendatang.

Dilansir dari Gulf News, Selasa (24/2/2026), kondisi cuaca tidak stabil ini dipicu oleh pergerakan sistem cuaca yang memengaruhi atmosfer di wilayah Arab Saudi. NCM menyebutkan bahwa aktivitas cuaca ini akan berdampak signifikan pada jarak pandang dan keselamatan pelayaran.

Wilayah yang Terdampak

Pusat meteorologi merinci sejumlah wilayah yang masuk dalam zona waspada. Wilayah yang paling terpapar di antaranya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Tabuk
  • Madinah
  • Makkah
  • Area pesisir
  • Al Jouf
  • Perbatasan Utara
  • Hail

Tak hanya itu, NCM memperkirakan aktivitas cuaca ekstrem ini akan meluas ke wilayah lain seperti Qassim, Riyadh, Provinsi Timur, hingga Najran.

Puncak Cuaca Ekstrem

Menurut penjelasan NCM, dampak dari cuaca buruk ini kemungkinan besar akan terasa paling jelas pada siang hari. Angin kencang diperkirakan bakal memicu badai debu yang dapat mengganggu aktivitas transportasi darat di jalur antarprovinsi.

ADVERTISEMENT

Selain di darat, peringatan juga berlaku untuk wilayah perairan. Peningkatan ketinggian gelombang menjadi ancaman nyata bagi kapal-kapal yang melintas di wilayah pesisir.

Otoritas meteorologi Arab Saudi menyarankan masyarakat, terutama yang berada di wilayah terdampak, untuk terus memantau pembaruan informasi resmi. Warga diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak.

"Masyarakat diimbau untuk memantau pembaruan resmi seiring perkembangan kondisi cuaca," tulis pernyataan NCM.

Bagi para jamaah atau warga Indonesia yang berada di wilayah Makkah dan Madinah, diharapkan untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat badai debu mulai menyelimuti wilayah tersebut.




(hnh/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads