Uzbekistan Subsidi Turis Indonesia-Malaysia Lewat Program Umrah Plus

Uzbekistan Subsidi Turis Indonesia-Malaysia Lewat Program Umrah Plus

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Selasa, 20 Jan 2026 10:23 WIB
Uzbekistan Subsidi Turis Indonesia-Malaysia Lewat Program Umrah Plus
Samarkand, kota tertua di Uzbekistan. Foto: Dok. Uzbekistan.travel.
Jakarta -

Pemerintah Uzbekistan akan memberikan subsidi khusus wisatawan asal Indonesia dan Malaysia guna mendorong pengembangan sektor pariwisata religi. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan arus kunjungan wisata ziarah melalui program "Umrah Plus".

Kebijakan tersebut tertuang dalam resolusi Kabinet Menteri Republik Uzbekistan yang mengatur langkah tambahan untuk mendukung implementasi program pariwisata haji "Umrah Plus" pada dokumen 9 Januari 2026 Nomor 6. Resolusi ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Republik Uzbekistan tertanggal 9 Februari 2021 Nomor DP-6165 tentang pengembangan pariwisata domestik dan pariwisata haji di negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan dokumen resmi yang dirilis pemerintah Uzbekistan, hingga akhir 2026 Komite Pariwisata Uzbekistan akan memberikan subsidi sebesar USD 100 kepada operator perjalanan wisata untuk setiap wisatawan asal Indonesia dan Malaysia yang dibawa ke Uzbekistan dalam kerangka program wisata ziarah "Umrah Plus".

ADVERTISEMENT

Selain pemberian subsidi, pemerintah Uzbekistan juga menargetkan peningkatan jumlah wisatawan ziarah dari Indonesia dan Malaysia hingga mencapai 100.000 kunjungan pada periode 2026-2027. Target tersebut dituangkan dalam peta jalan yang telah disetujui sebagai bagian dari resolusi kebijakan pariwisata haji.

Uzbekistan juga akan menyelenggarakan perayaan Idul Fitri dan Idul Adha khusus bagi wisatawan Indonesia dan Malaysia. Di kedua negara tersebut, pemerintah Uzbekistan akan meluncurkan kampanye promosi pariwisata tematik bertajuk "Mengikuti Jejak Imam Bukhari" dan "Habiskan Ramadan di Uzbekistan". Selain itu, roadshow pariwisata haji akan digelar di wilayah Malaysia yang memiliki populasi Muslim besar.

Program "Umrah Plus" juga mencakup pengembangan rute wisata ziarah yang meliputi Tashkent, Samarkand, dan Bukhara. Bersama Badan Warisan Budaya serta pemerintah daerah setempat, Uzbekistan akan memberlakukan diskon sukarela bagi peserta program pada musim sepi, yakni periode musim dingin dari 20 November hingga 20 Februari serta bulan Juli. Diskon tersebut berlaku untuk kunjungan situs warisan budaya, hotel, layanan katering, dan fasilitas pendukung pariwisata lainnya.

Dari sisi transportasi, pemerintah Uzbekistan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, dan Komite Pariwisata untuk menyiapkan hingga 10 pesawat yang dioperasikan oleh maskapai domestik maupun asing, termasuk melalui sistem sewa. Selain itu, rute penerbangan dengan tarif kompetitif juga akan ditawarkan kepada perusahaan wisata yang berpartisipasi dalam program ini.

Adapun rute penerbangan yang direncanakan meliputi:

1. Kuala Lumpur-Samarkand-Kuala Lumpur
2. Kuala Lumpur-Bukhara-Jeddah-Kuala Lumpur
3. Jakarta-Samarkand-Jeddah-Jakarta, serta
4. Jakarta-Bukhara-Jeddah-Jakarta.

Pemerintah Uzbekistan berharap langkah tersebut bisa meningkatkan minat wisata ziarah dari Asia Tenggara.

"Langkah-langkah ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan arus wisata ziarah dari Asia Tenggara dan semakin memperkuat posisi Uzbekistan sebagai destinasi penting untuk perjalanan keagamaan dan budaya," jelas Komite Pariwisata Republik Uzbekistan dalam situsnya, dikutip Selasa (20/1/2026).




(kri/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads