Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menutup masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) jemaah haji khusus tahap III untuk musim haji 1447 H/2026 M. Dengan penutupan ini, seluruh rangkaian pelunasan haji khusus pada tahun berjalan dinyatakan selesai.
Direktur Pelayanan Haji Khusus Kemenhaj Tuti Rianingrum menyampaikan proses pelunasan yang dilaksanakan dalam tiga tahap berjalan lancar. Menurutnya, pelaksanaan tahap I, II, hingga tahap III berhasil mengoptimalkan pemanfaatan kuota haji khusus yang telah ditetapkan pemerintah.
"Berdasarkan data akhir pelunasan, jumlah kuota Haji Khusus tahun 1447 H/2026 M ditetapkan sebanyak 16.573 jemaah. Hingga penutupan pelunasan tahap III, tercatat 16.873 Jemaah Haji Khusus telah melakukan pelunasan, atau 101,81% dari total kuota yang tersedia," ujar Tuti, dikutip dari situs Kemenhaj, Kamis (15/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, capaian pelunasan yang melampaui kuota tersebut dimungkinkan melalui mekanisme optimalisasi, di antaranya dengan memanfaatkan jemaah cadangan, pendamping jemaah lanjut usia, serta jemaah penyandang disabilitas beserta pendampingnya.
"Pelunasan tahap III kami buka untuk memastikan seluruh kuota dapat terserap secara maksimal dan memberikan kesempatan kepada jemaah yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," jelasnya.
Pasca-penutupan pelunasan, Kemenhaj akan memasuki tahap lanjutan berupa konsolidasi data jemaah, verifikasi kelengkapan dokumen, serta koordinasi intensif dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) sebagai bagian dari persiapan operasional keberangkatan.
"Kami mengimbau seluruh jemaah yang telah melunasi agar segera melengkapi dokumen dan menjaga komunikasi aktif dengan PIHK masing-masing," tambah Tuti.
Selain itu, ia mengingatkan jemaah terus memantau informasi resmi melalui laman haji.go.id untuk memperoleh pembaruan terkini terkait penyelenggaraan ibadah haji khusus.
"Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji, serta kembali ke Tanah Air dengan membawa predikat haji yang mabrur," pungkasnya.
