Jemaah haji tertua, Hardjo Mislan (110) tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pukul 15.20 waktu Arab Saudi (WAS) sore tadi. Jemaah asal Ponorogo ini, tergabung dalam kloter 19 Surabaya (SUB).
Kakek Hardjo terlihat sehat meski saat tiba menggunakan kursi roda. Kakek Hardjo merasa sehat, wajahnya terlihat semringah. Ia mengaku senang tiba dengan selamat di Tanah Suci.
"Alhamdulilah sehat, kaki tidak sakit. Perut juga tidak sakit," ucapnya saat tiba, Kamis (16/5/2024).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakek Hardjo beribadah haji didampingi oleh anaknya Sirmad, menantu dan besannya. Kakek Hardjo mengaku mendaftar haji pada tahun 2019 saat usianya 105 tahun.
"Sudah sampai Arab merasa senang. Istri sudah meninggal lama. Yang mendaftarkan anak, sesuai keinginan saya," katanya.
Diberitakan detikJatim, sebelum berangkat, Kakek Hardjo mengaku sudah melakukan sejumlah persiapan fisik agar makin bugar saat menunaikan ibadah haji nanti.
"Ya setiap pagi jalan kaki dari rumah sampai depan jalan kemudian balik lagi. Supaya sehat," katanya ditemui detikJatim di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Rabu (15/5/2024).
Kakek tujuh cucu ini turut membagikan resep tetap sehat lainnya di usia yang lebih dari satu abad ini. Ia mengatakan rajin salat Tahajud.
"Kalau Allah SWT sedang memberikan ujian kehidupan yang pahit tidak mengenakkan, ya sudah dijalani aja. Pasrah terhadap semua ketetapan Gusti. Tidak usah dibuat susah sampai tidak enak maupun tidur," tuturnya.
Kakek Hardjo merupakan salah satu dari 45 ribu jemaah haji lansia yang akan melakukan ibadah haji tahun ini. Kementerian Agama (Kemenag) RI berkomitmen penyelenggaraan ibadah tahun ini sama dengan tahun lalu, ramah lansia.
Layanan ramah lansia ini salah satunya dengan menyediakan kursi bisnis bagi jemaah lansia dan juga layanan pendamping lansia.
(kri/kri)
Komentar Terbanyak
Ketum PBNU Gus Yahya Minta Maaf Undang Peter Berkowitz Akademisi Pro-Israel
Kelaparan di Gaza Kian Memburuk, Korban Anak Meningkat
Negara Arab Kompak Katakan Israel Lakukan Genosida di Gaza