Dzikir Pagi Sesuai Sunnah: Bacaan, Dalil, dan Keutamaannya

Dzikir Pagi Sesuai Sunnah: Bacaan, Dalil, dan Keutamaannya

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 16 Okt 2025 05:45 WIB
Dzikir Pagi Sesuai Sunnah: Bacaan, Dalil, dan Keutamaannya
ilustrasi dzikir pagi Foto: Masjid Pogung Dalangan/Unsplash
Jakarta -

Dzikir merupakan amalan ringan di lisan namun memiliki pahala yang luar biasa di sisi Allah SWT. Dalam Islam, dzikir pagi dan petang menjadi bagian dari sunnah Rasulullah SAW yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari.

Dzikir pagi dilakukan untuk memohon perlindungan, ketenangan, dan keberkahan dari Allah SWT sejak terbitnya fajar hingga matahari meninggi. Melalui dzikir ini, seorang muslim mengingat Allah di awal hari sebagai bentuk syukur dan penyerahan diri sepenuhnya kepada-Nya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Dzikir Pagi

Merujuk buku Dzikir Pagi & Petang karya Ust. Fadli Ramadhan, kata dzikir secara bahasa berarti mengingat. Secara istilah, dzikir adalah menyebut dan mengingat Allah SWT dengan hati dan lisan melalui ucapan-ucapan tertentu seperti tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), tahlil (laa ilaaha illallah), dan takbir (Allahu akbar), serta doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW.

Adapun dzikir pagi adalah dzikir yang dibaca pada waktu pagi hari, yaitu mulai dari terbit fajar hingga menjelang waktu zuhur, sebagai bentuk pujian dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT sebelum memulai aktivitas.

ADVERTISEMENT

Meurut KBBI, dzikir mempunyai arti puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang. Jadi dzikir kepada Allah (dzikrullah) secara sederhana dapat diartikan mengingat Allah atau menyebut nama Allah secara berulang-ulang.

Dzikir pagi dan petang memiliki dasar yang kuat dari Al-Qur'an dan hadis Nabi SAW.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 41-42,

ŲŠŲŽŲ°Ų“ØŖŲŽŲŠŲ‘ŲŲ‡ŲŽØ§ ŲąŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ†ŲŽ ØĄŲŽØ§Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆØ§ÛŸ ŲąØ°Ų’ŲƒŲØąŲŲˆØ§ÛŸ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ø°ŲŲƒŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲƒŲŽØĢŲŲŠØąŲ‹Ø§
ŲˆŲŽØŗŲŽØ¨Ų‘ŲØ­ŲŲˆŲ‡Ų Ø¨ŲŲƒŲ’ØąŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲŲŠŲ„Ų‹Ø§

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.

Rasulullah SAW juga bersabda,

"Barang siapa yang mengucapkan dzikir di pagi dan sore hari, maka Allah akan mencukupinya dari segala sesuatu." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Waktu Dzikir Pagi yang Dianjurkan

Dalam buku Sunnah Rasulullah Sehari-hari karya Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furaih, para ulama menjelaskan bahwa waktu dzikir pagi dimulai setelah terbitnya fajar hingga matahari meninggi (sekitar jam 06.00-07.00 pagi).

Dzikir dapat dibaca setelah salat Subuh atau dalam perjalanan menuju aktivitas pagi. Yang terpenting, hati harus hadir dan khusyuk dalam menyebut nama Allah SWT.

Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Dirangkum dari buku Dzikir Dahsyat Doa Hebat karya H. Brilly El-Rasheed, berikut bacaan lengkap dzikir pagi sesuai sunnah Rasulullah SAW.

1. Membaca Bacaan Taawudz

ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲØ§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘ŲŠŲ’ØˇŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘ØŦŲŲŠŲ…Ų

Latin: Audzubillahiminasyaitonirojim

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."

2. Membaca Ayat Kursi

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų„ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų‡ŲŲˆŲŽÛš Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲˆŲ’Ų…Ų ەۚ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŖŲ’ØŽŲØ°ŲŲ‡Ų— ØŗŲŲ†ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų†ŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŒÛ— Ų„ŲŽŲ‡Ų— Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲÛ— Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŽØ´Ų’ŲŲŽØšŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų—Ų“ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§ŲØ°Ų’Ų†ŲŲ‡Ų–Û— ŲŠŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’Ûš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲØ­ŲŲŠŲ’ØˇŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø¨ŲØ´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ؅ؑؐ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…ŲŲ‡Ų–Ų“ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø´ŲŽØ§Û¤ØĄŲŽÛš ŲˆŲŽØŗŲØšŲŽ ŲƒŲØąŲ’ØŗŲŲŠŲ‘ŲŲ‡Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲŽÛš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ€Ų”ŲŲˆŲ’Ø¯ŲŲ‡Ų— Ø­ŲŲŲ’Ø¸ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§Ûš ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲĸŲĨŲĨ

Latin: "Allāhu lā ilāha illā huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lā ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lā na`áģĨm, laháģĨ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illā bi`iÅŧnih, ya'lamu mā baina aidÄĢhim wa mā khalfahum, wa lā yuá¸ĨÄĢáš­áģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`áģĨduháģĨ á¸Ĩifáē“uhumā, wa huwal-'aliyyul-'aáē“ÄĢm."

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan kecuali Dia, Yang Maha hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh rasa kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang berada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung." (Al Baqarah: 255).

3. Membaca surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Naas (Baca 3x)

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒÛš ŲĄ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ…ŲŽØ¯ŲÛš Ųĸ Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ„ŲØ¯Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŲˆŲ’Ų„ŲŽØ¯Ų’Û™ ŲŖ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲƒŲŲ†Ų’ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų— ŲƒŲŲŲŲˆŲ‹Ø§ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒ āŖ– Ų¤

Latin: "Qul huwallāhu aá¸Ĩad allāhuášŖ-ášŖamad lam yalid wa lam yáģĨlad wa lam yakul laháģĨ kufuwan aá¸Ĩad"

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya." (QS Al Ikhlas: 1-4)

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲÛ™ ŲĄ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽÛ™ Ųĸ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØēŲŽØ§ØŗŲŲ‚Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ¨ŲŽÛ™ ŲŖ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽŲŲ‘Ų°ØĢŲ°ØĒؐ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’ØšŲŲ‚ŲŽØ¯ŲÛ™ Ų¤ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø­ŲŽØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽØ¯ŲŽ āŖ– ŲĨ

Latin: "Qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iÅŧā waqab wa min syarrin-naffāᚥāti fil-'uqad wa min syarri á¸Ĩāsidin iÅŧā á¸Ĩasad"

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan ( para penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS Al Falaq" 1-5)

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ ŲĄ Ų…ŲŽŲ„ŲŲƒŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ Ųĸ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ ŲŖ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲŽØ§ØŗŲ ەۙ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ– Ų¤ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲØŗŲ ŲŲŲŠŲ’ ØĩŲØ¯ŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ ŲĨ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ†Ų‘ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ āŖ– ŲĻ

Latin: "Qul a'áģĨÅŧu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudáģĨrin-nās minal-jinnati wan-nās."

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An Nas: 1-6)

4. Dzikir Pertama

ØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ Ų„ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡ŲØŒ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„Ø§ŲŽ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲ. ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØ´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ŲØŒ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽØŗŲŽŲ„Ų ŲˆŲŽØŗŲŲˆŲ’ØĄŲ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØ¨ŲŽØąŲØŒ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØąŲ ŲˆŲŽØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ

Latin: "Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba'dahu, wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba'dahu. Robbi a'udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a'udzu bika min 'adzabin fin naari wa 'adzabin fil qobri."

Artinya: "Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah semata yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini serta kejahatan kemudian. Ya Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan juga kejelekan di hari tua. Ya Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur."

5. Dzikir Kedua

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø¨ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ…Ų’ØŗŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽŲ…ŲŲˆŲ’ØĒŲ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų†ŲŲ‘Ø´ŲŲˆŲ’ØąŲ

Latin: "Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur."

Artinya: "Ya Rabb, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup serta dengan kehendak-Mu (juga) kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk)."

6. Membaca Sayyidul Istighfar

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ŲŠŲ’ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽØŒ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽŲ†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØˇŲŽØšŲ’ØĒŲØŒ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ†ŲŽØšŲ’ØĒŲØŒ ØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲŽŲ‘ØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ø¨ŲØ°ŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ų„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ.

Latin: "Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'ala 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu. Abu-u laka bi ni'matika 'alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta."

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku juga aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, (tolong) ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."

7. Dzikir Ketiga (Dibaca 4 Kali)

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­Ų’ØĒŲ ØŖŲØ´Ų’Ų‡ŲØ¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŖŲØ´Ų’Ų‡ŲØ¯Ų Ø­ŲŽŲ…ŲŽŲ„ŲŽØŠŲŽ ØšŲŽØąŲ’Ø´ŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ„Ø§ŲŽØĻŲŲƒŲŽØĒŲŽŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ…ŲŲŠŲ’ØšŲŽ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚ŲŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲƒŲŽ Ų„Ø§ŲŽ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽŲ‘ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų‹Ø§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„ŲŲƒŲŽ

Latin: Allahumma inni ash-bahtu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata 'arsyika wa malaa-ikatak wa jami'a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan 'abduka wa rosuuluk.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul 'Arsy-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu."

8. Dzikir Keempat

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲŽ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘Ų†Ų’ŲŠŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„ØĸØŽŲØąŲŽØŠŲØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲŽ ؁ؐ؊ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§ŲŠŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų„ŲŲŠŲ’ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ØŗŲ’ØĒŲØąŲ’ ØšŲŽŲˆŲ’ØąŲŽØ§ØĒؐ؉ ŲˆŲŽØĸ؅ؐ؆ؒ ØąŲŽŲˆŲ’ØšŲŽØ§ØĒؐ؉. Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§Ø­Ų’ŲŲŽØ¸Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ ؅ؐ؆ؒ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ŲŠŲŽØ¯ŲŽŲŠŲŽŲ‘ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØšŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØšŲŽŲ†Ų’ Ø´ŲŲ…ŲŽØ§Ų„ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ŲŲŽŲˆŲ’Ų‚ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØšŲŽØ¸ŲŽŲ…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ ØŖŲØēŲ’ØĒŲŽØ§Ų„ŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØĒŲŽØ­Ų’ØĒŲŲŠŲ’

Latin: "Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur 'awrootii wa aamin row'aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii wa min fawqii wa a'udzu bi 'azhomatik an ughtala min tahtii."

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia juga di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah).

9. Dzikir Kelima

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØšŲŽØ§Ų„ŲŲ…ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØēŲŽŲŠŲ’Ø¨Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ø´ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽØ§Ø¯ŲŽØŠŲ ŲŲŽØ§ØˇŲØąŲŽ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…ŲŽØ§ŲˆŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„ØŖŲŽØąŲ’ØļŲØŒ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ„ŲŲŠŲ’ŲƒŲŽŲ‡ŲØŒ ØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØŖŲŽŲ†Ų’ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽØŒ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘ŲŠŲ’ØˇŲŽØ§Ų†Ų ŲˆŲŽØ´ŲØąŲ’ŲƒŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽØąŲŲŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠŲ’ ØŗŲŲˆŲ’ØĄŲ‹Ø§ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲŽØŦŲØąŲŽŲ‘Ų‡Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…Ų

Latin: "Allahumma 'aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A'udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa 'alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim."

Artinya: "Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim." (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud, Shahih At-Tirmidzi).

10. Dzikir Keenam (Baca 3x)

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲ‰ Ų„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØļŲØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØšŲŽ Ø§ØŗŲ’Ų…ŲŲ‡Ų Ø´ŲŽŲ‰Ų’ØĄŲŒ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…ŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…ŲŲŠØšŲ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲ…Ų

Latin: "Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa' wa huwas samii'ul 'aliim."

Artinya: "Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

11. Dzikir Ketujuh

ŲŠŲŽØ§ Ø­ŲŽŲŠŲŲ‘ ŲŠŲŽØ§ Ų‚ŲŽŲŠŲŲ‘ŲˆŲ’Ų…Ų Ø¨ŲØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲŲŠŲ’ØĢŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŲŠŲ’ Ø´ŲŽØŖŲ’Ų†ŲŲŠŲ’ ŲƒŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ ØĒŲŽŲƒŲŲ„Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠŲ’ ØˇŲŽØąŲ’ŲŲŽØŠŲŽ ØšŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ØŖŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§

Latin: "Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya'nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin Abadan."

Artinya: "Ya Rabb Yang Maha Hidup, Ya Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak membutuhkan hal lain), dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu)." (HR Hakim).

12. Dzikir Kedelapan

ØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲŲØˇŲ’ØąŲŽØŠŲ Ø§Ų’Ų„ØĨŲØŗŲ’Ų„Ø§ŲŽŲ…Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŽŲ„ŲŲ…ŲŽØŠŲ Ø§Ų’Ų„ØĨŲØŽŲ’Ų„Ø§ŲŽØĩŲØŒ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†Ų Ų†ŲŽØ¨ŲŲŠŲŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų ØĩŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ų…ŲŽØŒ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ų…ŲŲ„ŲŽŲ‘ØŠŲ ØŖŲŽØ¨ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ØĨŲØ¨Ų’ØąŲŽØ§Ų‡ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØŒ Ø­ŲŽŲ†ŲŲŠŲ’ŲŲ‹Ø§ Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…Ų‹Ø§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ´Ų’ØąŲŲƒŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Latin: "Ash-bahnaa 'ala fithrotil islaam wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin."

Artinya: "Pada saat waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri pada jalan yang lurus, Muslim dan tidak termasuk kedalam orang-orang musyrik." (HR Ahmad).

13. Dzikir Kesembilan (Baca 100x)

ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų

Latin: "Subhanallahi wabihamdih"

Artinya: "Maha Suci Allah sembari memuji-Nya."

14. Dzikir Kesepuluh

Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„Ø§ŲŽ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲ

Latin: "Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir"

Artinya: "Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan serta segala pujian. Dialah (satu-satunya) yang berkuasa atas segala sesuatu."

15. Dzikir Kesebelas (Baca 3x)

.ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų: ØšŲŽØ¯ŲŽØ¯ŲŽ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚ŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØąŲØļŲŽØ§ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ˛ŲŲ†ŲŽØŠŲŽ ØšŲŽØąŲ’Ø´ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲØ¯ŲŽØ§Ø¯ŲŽ ŲƒŲŽŲ„ŲŲ…ŲŽØ§ØĒؐ؇ؐ

Latin: "Subhanallah wa bi-hamdih, 'adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimaatih."

Artinya: "Maha Suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan 'Arsy-Nya dan sebanyak tinta kalimat-Nya."

16. Dzikir Kedua Belas

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØšŲŲ„Ų’Ų…Ų‹Ø§ Ų†ŲŽØ§ŲŲØšŲ‹Ø§ØŒ ŲˆŲŽØąŲØ˛Ų’Ų‚Ų‹Ø§ ØˇŲŽŲŠŲŲ‘Ø¨Ų‹Ø§ØŒ ŲˆŲŽØšŲŽŲ…ŲŽŲ„Ø§Ų‹ Ų…ŲØĒŲŽŲ‚ŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų„Ø§Ų‹

Latin: "Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'a, wa rizqon thoyyibaa, wa 'amalan mutaqobbalaa."

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang bersih serta amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik)." (HR Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah).

17. Istighfar (Baca 100x)

ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ŲˆŲŽØŖŲŽØĒŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų

Latin: "Astaghfirullaaha waatuubu ilaiih."

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya"




(dvs/inf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads