- Pengertian Dzikir Pagi
- Waktu Dzikir Pagi yang Dianjurkan
- Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Sunnah Rasulullah SAW 1. Membaca Bacaan Taawudz 2. Membaca Ayat Kursi 3. Membaca surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Naas (Baca 3x) 4. Dzikir Pertama 5. Dzikir Kedua 6. Membaca Sayyidul Istighfar 7. Dzikir Ketiga (Dibaca 4 Kali) 8. Dzikir Keempat 9. Dzikir Kelima 11. Dzikir Ketujuh 12. Dzikir Kedelapan 13. Dzikir Kesembilan (Baca 100x) 14. Dzikir Kesepuluh 15. Dzikir Kesebelas (Baca 3x) 16. Dzikir Kedua Belas 17. Istighfar (Baca 100x)
Dzikir merupakan amalan ringan di lisan namun memiliki pahala yang luar biasa di sisi Allah SWT. Dalam Islam, dzikir pagi dan petang menjadi bagian dari sunnah Rasulullah SAW yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari.
Dzikir pagi dilakukan untuk memohon perlindungan, ketenangan, dan keberkahan dari Allah SWT sejak terbitnya fajar hingga matahari meninggi. Melalui dzikir ini, seorang muslim mengingat Allah di awal hari sebagai bentuk syukur dan penyerahan diri sepenuhnya kepada-Nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengertian Dzikir Pagi
Merujuk buku Dzikir Pagi & Petang karya Ust. Fadli Ramadhan, kata dzikir secara bahasa berarti mengingat. Secara istilah, dzikir adalah menyebut dan mengingat Allah SWT dengan hati dan lisan melalui ucapan-ucapan tertentu seperti tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), tahlil (laa ilaaha illallah), dan takbir (Allahu akbar), serta doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Adapun dzikir pagi adalah dzikir yang dibaca pada waktu pagi hari, yaitu mulai dari terbit fajar hingga menjelang waktu zuhur, sebagai bentuk pujian dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT sebelum memulai aktivitas.
Meurut KBBI, dzikir mempunyai arti puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang. Jadi dzikir kepada Allah (dzikrullah) secara sederhana dapat diartikan mengingat Allah atau menyebut nama Allah secara berulang-ulang.
Dzikir pagi dan petang memiliki dasar yang kuat dari Al-Qur'an dan hadis Nabi SAW.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 41-42,
ŲŲŲ°ŲØŖŲŲŲŲŲŲØ§ ŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØĄŲØ§Ų
ŲŲŲŲØ§Û ŲąØ°ŲŲŲØąŲŲØ§Û ŲąŲŲŲŲŲŲ Ø°ŲŲŲØąŲا ŲŲØĢŲŲØąŲا
ŲŲØŗŲبŲŲØŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØąŲØŠŲ ŲŲØŖŲØĩŲŲŲŲØ§
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.
Rasulullah SAW juga bersabda,
"Barang siapa yang mengucapkan dzikir di pagi dan sore hari, maka Allah akan mencukupinya dari segala sesuatu." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Waktu Dzikir Pagi yang Dianjurkan
Dalam buku Sunnah Rasulullah Sehari-hari karya Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furaih, para ulama menjelaskan bahwa waktu dzikir pagi dimulai setelah terbitnya fajar hingga matahari meninggi (sekitar jam 06.00-07.00 pagi).
Dzikir dapat dibaca setelah salat Subuh atau dalam perjalanan menuju aktivitas pagi. Yang terpenting, hati harus hadir dan khusyuk dalam menyebut nama Allah SWT.
Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Dirangkum dari buku Dzikir Dahsyat Doa Hebat karya H. Brilly El-Rasheed, berikut bacaan lengkap dzikir pagi sesuai sunnah Rasulullah SAW.
1. Membaca Bacaan Taawudz
ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØˇŲاŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŦŲŲŲ Ų
Latin: Audzubillahiminasyaitonirojim
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."
2. Membaca Ayat Kursi
اŲŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲØ§Ų اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲÛ Ø§ŲŲŲØŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ÛÛ ŲŲØ§ ØĒŲØŖŲØŽŲØ°ŲŲŲ ØŗŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ Ų°ŲŲ°ØĒŲ ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲØąŲØļŲÛ Ų ŲŲŲ Ø°ŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲØ´ŲŲŲØšŲ ØšŲŲŲØ¯ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲذŲŲŲŲŲÛ ŲŲØšŲŲŲŲ Ų Ų ŲØ§ بŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲŲŲØ§ ŲŲØŲŲŲØˇŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØ´ŲŲŲØĄŲ Ų ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ بŲŲ ŲØ§ Ø´ŲØ§Û¤ØĄŲÛ ŲŲØŗŲØšŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ Ų°ŲŲ°ØĒŲ ŲŲØ§ŲŲØ§ŲØąŲØļŲÛ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲØ¯ŲŲŲ ØŲŲŲØ¸ŲŲŲŲ ŲØ§Û ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲĸŲĨŲĨ
Latin: "AllÄhu lÄ ilÄha illÄ huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lÄ ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lÄ na`áģĨm, laháģĨ mÄ fis-samÄwÄti wa mÄ fil-ará¸, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illÄ bi`iÅŧnih, ya'lamu mÄ baina aidÄĢhim wa mÄ khalfahum, wa lÄ yuá¸ĨÄĢášáģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illÄ bimÄ syÄ`, wasi'a kursiyyuhus-samÄwÄti wal-ará¸, wa lÄ ya`áģĨduháģĨ á¸ĨifáēuhumÄ, wa huwal-'aliyyul-'aáēÄĢm."
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan kecuali Dia, Yang Maha hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh rasa kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang berada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung." (Al Baqarah: 255).
3. Membaca surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Naas (Baca 3x)
ŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØŲØ¯ŲÛ ŲĄ اŲŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØĩŲŲŲ ŲØ¯ŲÛ Ųĸ ŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲØ¯ŲÛ ŲŖ ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ Ø§ŲØŲØ¯Ų āŖ Ų¤
Latin: "Qul huwallÄhu aá¸Ĩad allÄhuášŖ-ášŖamad lam yalid wa lam yáģĨlad wa lam yakul laháģĨ kufuwan aá¸Ĩad"
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya." (QS Al Ikhlas: 1-4)
ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲÛ ŲĄ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲÛ Ųĸ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØēŲØ§ØŗŲŲŲ Ø§ŲØ°Ųا ŲŲŲŲØ¨ŲÛ ŲŖ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ°ØĢŲ°ØĒŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲØ¯ŲÛ Ų¤ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØŲØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°Ųا ØŲØŗŲØ¯Ų āŖ ŲĨ
Latin: "Qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq min syarri mÄ khalaq wa min syarri gÄsiqin iÅŧÄ waqab wa min syarrin-naffÄᚥÄti fil-'uqad wa min syarri á¸ĨÄsidin iÅŧÄ á¸Ĩasad"
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan ( para penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS Al Falaq" 1-5)
ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲĄ Ų ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ Ųĸ اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲŖ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ§ØŗŲ ÛÛ Ø§ŲŲØŽŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ Ų¤ اŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØŗŲ ŲŲŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲĨ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ āŖ ŲĻ
Latin: "Qul a'áģĨÅŧu birabbin-nÄs malikin-nÄs ilÄhin-nÄs min syarril-waswÄsil-khannÄs allaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudáģĨrin-nÄs minal-jinnati wan-nÄs."
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An Nas: 1-6)
4. Dzikir Pertama
ØŖŲØĩŲØ¨ŲØŲŲŲØ§ ŲŲØŖŲØĩŲØ¨ŲØŲ اŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØ§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲŲØ ŲØ§Ų ØĨŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲØ§Ų Ø´ŲØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲŲØąŲ. ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØŽŲŲŲØąŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲŲ ŲŲØ°Ųا اŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØŽŲŲŲØąŲ Ų ŲØ§ Ø¨ŲØšŲدŲŲŲØ ŲŲØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲŲ ŲŲØ°Ųا اŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ Ø¨ŲØšŲدŲŲŲØ ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲØĄŲ اŲŲŲŲØ¨ŲØąŲØ ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØąŲ ŲŲØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲØąŲ
Latin: "Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba'dahu, wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba'dahu. Robbi a'udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a'udzu bika min 'adzabin fin naari wa 'adzabin fil qobri."
Artinya: "Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah semata yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini serta kejahatan kemudian. Ya Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan juga kejelekan di hari tua. Ya Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur."
5. Dzikir Kedua
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø¨ŲŲŲ ØŖŲØĩŲØ¨ŲØŲŲŲØ§Ø ŲŲØ¨ŲŲŲ ØŖŲŲ ŲØŗŲŲŲŲŲØ§Ø ŲŲØ¨ŲŲŲ ŲŲØŲŲŲØ§Ø ŲŲØ¨ŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲØĒŲ ŲŲØĨŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ´ŲŲŲØąŲ
Latin: "Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur."
Artinya: "Ya Rabb, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup serta dengan kehendak-Mu (juga) kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk)."
6. Membaca Sayyidul Istighfar
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ŲØ§Ų ØĨŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲØ ØŽŲŲŲŲŲØĒŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲŲØ§ ØšŲØ¨ŲدŲŲŲØ ŲŲØŖŲŲŲØ§ ØšŲŲŲŲ ØšŲŲŲØ¯ŲŲŲ ŲŲŲŲØšŲدŲŲŲ Ų ŲØ§ Ø§ØŗŲØĒŲØˇŲØšŲØĒŲØ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØĩŲŲŲØšŲØĒŲØ ØŖŲØ¨ŲŲŲØĄŲ ŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØšŲŲ ŲØĒŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲبŲŲŲØĄŲ Ø¨ŲØ°ŲŲŲØ¨ŲŲŲ ŲŲØ§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲŲŲ ŲØ§Ų ŲŲØēŲŲŲØąŲ Ø§ŲØ°ŲŲŲŲŲŲØ¨Ų ØĨŲŲØ§ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ.
Latin: "Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'ala 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu. Abu-u laka bi ni'matika 'alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta."
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku juga aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, (tolong) ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."
7. Dzikir Ketiga (Dibaca 4 Kali)
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØĩŲØ¨ŲØŲØĒŲ ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŲŲ ŲŲŲØŠŲ ØšŲØąŲØ´ŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲØ§ŲØĻŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲØŦŲŲ ŲŲŲØšŲ ØŽŲŲŲŲŲŲŲØ ØŖŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲØ§Ų ØĨŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲØ§Ų Ø´ŲØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲŲŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲ
Latin: Allahumma inni ash-bahtu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata 'arsyika wa malaa-ikatak wa jami'a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan 'abduka wa rosuuluk.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul 'Arsy-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu."
8. Dzikir Keempat
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØ§ŲŲØĸØŽŲØąŲØŠŲØ اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲ Ø¯ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ¯ŲŲŲŲŲØ§ŲŲ ŲŲØŖŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ØŗŲØĒŲØąŲ ØšŲŲŲØąŲاØĒŲŲ ŲŲØĸŲ ŲŲŲ ØąŲŲŲØšŲاØĒŲŲ. اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ØŲŲŲØ¸ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø¨ŲŲŲŲŲ ŲŲØ¯ŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ØŽŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØšŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØšŲŲŲ Ø´ŲŲ ŲØ§ŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØšŲظŲŲ ŲØĒŲŲŲ ØŖŲŲŲ ØŖŲØēŲØĒŲØ§ŲŲ Ų ŲŲŲ ØĒŲØŲØĒŲŲŲ
Latin: "Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur 'awrootii wa aamin row'aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii wa min fawqii wa a'udzu bi 'azhomatik an ughtala min tahtii."
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia juga di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah).
9. Dzikir Kelima
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØšŲØ§ŲŲŲ Ų Ø§ŲŲØēŲŲŲØ¨Ų ŲŲØ§ŲØ´ŲŲŲŲØ§Ø¯ŲØŠŲ ŲŲØ§ØˇŲØąŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲØ§ŲŲØ§ØĒŲ ŲŲØ§ŲŲØŖŲØąŲØļŲØ ØąŲØ¨ŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲØ ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲØ§Ų ØĨŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲØ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØˇŲاŲŲ ŲŲØ´ŲØąŲŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲØąŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲ ØŗŲŲŲØĄŲا ØŖŲŲŲ ØŖŲØŦŲØąŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲ Ų ŲØŗŲŲŲŲ Ų
Latin: "Allahumma 'aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A'udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa 'alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim."
Artinya: "Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim." (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud, Shahih At-Tirmidzi).
10. Dzikir Keenam (Baca 3x)
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲ ŲØ§Ų ŲŲØļŲØąŲŲ Ų ŲØšŲ Ø§ØŗŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲŲ Ø§ŲØŖŲØąŲØļŲ ŲŲŲØ§Ų ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲØ§ØĄŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲŲØšŲ اŲŲØšŲŲŲŲŲ Ų
Latin: "Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa' wa huwas samii'ul 'aliim."
Artinya: "Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
11. Dzikir Ketujuh
ŲŲØ§ ØŲŲŲŲ ŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲØąŲØŲŲ ŲØĒŲŲŲ ØŖŲØŗŲØĒŲØēŲŲŲØĢŲØ ŲŲØŖŲØĩŲŲŲØŲ ŲŲŲŲ Ø´ŲØŖŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲØ§Ų ØĒŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲ ØˇŲØąŲŲŲØŠŲ ØšŲŲŲŲŲ ØŖŲØ¨ŲØ¯ŲØ§
Latin: "Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya'nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin Abadan."
Artinya: "Ya Rabb Yang Maha Hidup, Ya Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak membutuhkan hal lain), dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu)." (HR Hakim).
12. Dzikir Kedelapan
ØŖŲØĩŲØ¨ŲØŲŲŲØ§ ØšŲŲŲŲ ŲŲØˇŲØąŲØŠŲ اŲŲØĨŲØŗŲŲØ§ŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲØŠŲ اŲŲØĨŲØŽŲŲØ§ŲØĩŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ Ø¯ŲŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ ŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØŠŲ ØŖŲØ¨ŲŲŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ ŲØ ØŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲØŗŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲØ§ŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØ´ŲØąŲŲŲŲŲŲŲ
Latin: "Ash-bahnaa 'ala fithrotil islaam wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin."
Artinya: "Pada saat waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri pada jalan yang lurus, Muslim dan tidak termasuk kedalam orang-orang musyrik." (HR Ahmad).
13. Dzikir Kesembilan (Baca 100x)
ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲØŲŲ ŲØ¯ŲŲŲ
Latin: "Subhanallahi wabihamdih"
Artinya: "Maha Suci Allah sembari memuji-Nya."
14. Dzikir Kesepuluh
ŲØ§Ų ØĨŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲØ§Ų Ø´ŲØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲŲØąŲ
Latin: "Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir"
Artinya: "Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan serta segala pujian. Dialah (satu-satunya) yang berkuasa atas segala sesuatu."
15. Dzikir Kesebelas (Baca 3x)
.ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲØŲŲ ŲØ¯ŲŲŲ: ØšŲØ¯ŲØ¯Ų ØŽŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØąŲØļŲØ§ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ ŲŲØ˛ŲŲŲØŠŲ ØšŲØąŲØ´ŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ¯ŲØ§Ø¯Ų ŲŲŲŲŲ ŲØ§ØĒŲŲŲ
Latin: "Subhanallah wa bi-hamdih, 'adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimaatih."
Artinya: "Maha Suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan 'Arsy-Nya dan sebanyak tinta kalimat-Nya."
16. Dzikir Kedua Belas
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲØ§ŲŲØšŲØ§Ø ŲŲØąŲØ˛ŲŲŲØ§ ØˇŲŲŲŲØ¨ŲØ§Ø ŲŲØšŲŲ ŲŲØ§Ų Ų ŲØĒŲŲŲØ¨ŲŲŲØ§Ų
Latin: "Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'a, wa rizqon thoyyibaa, wa 'amalan mutaqobbalaa."
Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang bersih serta amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik)." (HR Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah).
17. Istighfar (Baca 100x)
ØŖŲØŗŲØĒŲØēŲŲŲØąŲ اŲŲŲ ŲŲØŖŲØĒŲŲŲØ¨Ų ØĨŲŲŲŲŲŲŲ
Latin: "Astaghfirullaaha waatuubu ilaiih."
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya"
(dvs/inf)












































Komentar Terbanyak
Waketum MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS: Ini Perjanjian atau Penjajahan?
MUI Sebut Perjanjian Dagang RI-AS Bertentangan dengan UU, Ini Poin yang Dikritik
Bule Protes Suara Tadarusan, Kemenag Tegaskan Aturan Toa Masjid