- Doa Pelunas Utang: Arab, Latin dan Arti 1. Doa Pelunas Utang dari Hadits Nabi SAW 2. Doa Pelunas Utang agar Diberi Kemudahan Melunasi 3. Doa Memohon Terbebas dari Lilitan Utang 4. Doa agar Kesulitan Melunasi Utang Diangkat 5. Doa Pelunas Utang Memohon agar Rezeki Dibuka
- Azab bagi Orang yang Enggan Melunasi Utang 1. Pahalanya Diambil untuk Membayar Utang 2. Jiwanya Tergantung oleh Utangnya 3. Penghalang Masuk Surga
Doa pelunas utang bisa dipanjatkan oleh muslim sebagai bentuk ikhtiar dengan harapan Allah SWT memberi petunjuk dan rezeki agar utang lunas. Islam tidak melarang umatnya untuk berutang, namun setiap utang yang dimiliki muslim wajib hukumnya untuk dilunasi.
Kewajiban melunasi utang tertuang dalam surah Al Baqarah ayat 282. Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوْهُۗ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu mencatatnya."
Bahkan, utang yang tidak dilunasi bisa menjadi penghalang mati syahid seseorang. Dari Muhammad Abdillah bin Jahsy, dari ayahnya berkata:
"Seorang lelaki datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya, 'Wahai Rasulullah, jika aku berjihad di jalan Allah lalu mati, di manakah tempatku?' Rasulullah menjawab, 'Surga.' Namun ketika lelaki itu beranjak pergi, Rasulullah memanggilnya kembali dan berkata, 'Kecuali jika engkau masih memiliki utang. Utang dapat menghalangimu masuk surga. Jibril baru saja membisikkan hal itu kepadaku'." (HR Ahmad)
Menukil buku Magnet Rezeki Suami Istri tulisan Ibnu Mas'ad M, utang yang tidak dilunasi berdampak besar terhadap keberkahan hidup, begitu juga dengan rezeki serta kehormatan seseorang. Utang bahkan dapat menjadi penghalang mendapat rida dari Allah SWT dan menghambat seseorang masuk surga.
Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya,
"Siapa saja yang berutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri." (HR Ibnu Majah)
Doa Pelunas Utang: Arab, Latin dan Arti
Ada beberapa doa pelunas utang yang bisa diamalkan muslim. Berikut bacaannya yang dirangkum dari kitab Fiqh Al-Ad'iyah Wal-Adzkaar oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr terjemahan Amiruddin Djalil dan buku Jihad Keluarga: Membina Rumah Tangga Sukses Dunia Akhirat karya A Fatih Syuhud.
1. Doa Pelunas Utang dari Hadits Nabi SAW
Doa pelunas utang yang pertama berasal dari hadits Nabi Muhammad SAW. Dari Ali bin Abi Thalib RA berkata Rasulullah SAW bersabda:
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأغْنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahummakfinii bihalaalika 'an haraamika wa aghnii bifadhlika 'amman siwaak
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang rezeki-Mu yang halal daripada yang haram dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu daripada selain Engkau." (HR Tirmidzi)
2. Doa Pelunas Utang agar Diberi Kemudahan Melunasi
اللَّهُمَّ يَا فَارِجَ الْهَمِّ ، كَاشِفَ الْغَمِّ ، مُجِيبَ دَعْوَةَ الْمُضْطَرِّينَ ، رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَرَحِيمَهُمَا ، أَنْتَ تَرْحَمُنِي ، فَارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ
Allahumma ya farijal ham kasyifal gham mujiba da'watal mudhtharriin rahmanad dunya wal akhirah warahimahuma anta tarhamuni farhamni rahmatan tughnini biha rahmati man siwak.
Artinya: "Ya Allah, yang menghilangkan kerisauan, Maha Mengikis gundah gulana, Maha mengabulkan doa orang yang menderita. Engkau Maha Pengasih kepada seisi dunia dan akhirat dan menyayangi keduanya. Engkau mengasihiku, berilah aku rahmat yang membuatku tidak memerlukan lagi pertolongan selain dari-Mu."
3. Doa Memohon Terbebas dari Lilitan Utang
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allaahumma innii a'uudzu bika minal hammi wal hazan, wa a'uudzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'uudzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'uudzu bika min gholabaati dayni wa qohrirrojaali
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesumpekan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari ketakutan dan kekikiran, dari lilitan utang dan kezaliman orang-orang."
4. Doa agar Kesulitan Melunasi Utang Diangkat
اَللَّهُمَّ يَسِّرْ وَ لَا تُعَسِّرْ
Allahumma yassir walaa tu'assir
Artinya: "Ya Zat yang memudahkan segala yang sulit, mudahkanlah jangan Engkau persulit."
5. Doa Pelunas Utang Memohon agar Rezeki Dibuka
اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَانَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allâhumma innî as-aluka an tarzuqanî rizqan ḫalâlan wâsi'an thayyiban min ghairi ta'abin wa lâ masyaqqatin wa lâ dlairin wa lâ nashabin innaka 'alâ kulli syai-in qadîr(un)
Artinya: "Ya Allah aku mohon kepadamu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang. Sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu."
Azab bagi Orang yang Enggan Melunasi Utang
Mengutip buku Berdamai dengan Kematian oleh Komaruddin Hidayat, ada beberapa azab bagi orang yang tidak mau melunasi utangnya yaitu:
1. Pahalanya Diambil untuk Membayar Utang
Melalui hadits Nabi SAW dikatakan pahala dari orang yang berutang akan diambil untuk melunasi utangnya. Ini sesuai dengan hadits berikut,
"Barang siapa meninggal sementara ia mempunyai tanggungan utang satu dinar atau satu dirham, maka akan diganti dari pahala kebaikannya pada hari yang dinar dan dirham tidak berguna lagi." (HR Ibnu Majah)
2. Jiwanya Tergantung oleh Utangnya
Jiwa orang yang tidak membayar utang akan tergantung di akhirat kelak. Rasulullah SAW bersabda,
"Jiwa (ruh) orang mukmin itu tergantung oleh utangnya sampai utangnya itu dilunasi." (HR Ahmad)
3. Penghalang Masuk Surga
Utang yang belum dilunasi menjadi penghalang masuk surga. Sekalipun ia syahid, jika mempunyai utang, maka tidak bisa masuk surga.
Dari Tsauban RA, Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Barang siapa yang meninggal dalam keadaan terbebas dari tiga hal, yakni sombong, ghulul (khianat), dan utang, maka dia akan masuk surga." (HR Ibnu Majah)
Wallahu a'lam.
