Hujan merupakan salah satu bentuk rahmat Allah SWT yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan. Air hujan dibutuhkan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Dalam kondisi tertentu, hujan tidak kunjung turun sehingga masyarakat dapat memanjatkan doa memohon hujan kepada Allah SWT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Islam, doa meminta hujan dikenal dengan istisqa. Permohonan tersebut dapat dilakukan secara pribadi maupun melalui salat istisqa yang dikerjakan secara berjamaah ketika terjadi kekeringan atau hujan lama tidak turun.
Mengutip buku Ringkasan Shahih Bukhari 1 karya M. Nashiruddin al- Albani, disebutkan dari Anas bin Malik mengatakan bahwa Umar ibnu Khattab RA apabila terjadi kemarau panjang, dia memohon hujan dengan wasilah (perantaraan) Abbas bin Abdul Muthalib, lalu Umar berkata, "Ya Allah, sesungguhnya kami dahulu membuat wasilah (perantaraan) dengan (doa) Nabi-Mu, kemudian Engkau turunkan hujan. Sesungguhnya kami (sekarang) berperantaraan dengan (doa) paman Nabi-Mu, maka berilah kami hujan." Anas berkata, "Lalu mereka diberi hujan."
Doa Meminta Hujan
Mengutip buku 5 Shalat Pembangun Jiwa susunan Nasrudin Abd Rohim, berikut doa meminta hujan dalam tulisan Arab, latin, dan artinya:
اَللَّهُمَّ أَسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا سرِيْعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ
Arab-latin: Allahummasqinaa ghaitsan mughiitsan mariyyan sarii'an naafi'an ghaira dhaarrin, 'aajilan ghaira aajilin.
Artinya: "Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan deras yang penuh ketentraman, menyuburkan, bermanfaat, dan tidak membahayakan, yang segera datang dan tidak terlambat."
Selain doa di atas, ada juga doa sesuai sunnah Rasulullah SAW. Berikut bacaannya:
اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا
Arab-latin: Allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa
Artinya: "Ya Allah, berilah kami hujan. Ya Allah, berilah kami hujan. Ya Allah, berilah kami hujan."
Apa Itu Salat Istisqa?
Selain berdoa, umat Islam dapat melaksanakan salat istisqa, yaitu salat sunah yang dilakukan untuk memohon hujan kepada Allah SWT.
Salat istisqa biasanya dilaksanakan secara berjamaah di lapangan atau tempat terbuka. Pelaksanaannya memiliki beberapa kesamaan dengan salat Id, seperti dilakukan sebanyak dua rakaat dan dilanjutkan dengan khutbah.
Sebelum pelaksanaan salat, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, bertobat, bersedekah, serta memperbanyak amal kebaikan.
Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA disebutkan:
خرج النبي صلى الله عليه وسلم يوماً يستسقي فصلى بنا ركعتين بلا أذان ولا إقامة ثم خطبنا ودعا الله عز وجل وحول وجهه نحو القبلة رافعاً يديه ثم قلب ردائه فجعل الأيمن الأيسر والأيسر الأيمن
Artinya: "Nabi Muhammad SAW keluar rumah pada suatu hari untuk memohon diturunkan hujan, lalu beliau salat dua rekaat bersama kita tanpa azdan dan iqamat, kemudian beliau berdiri untuk khutbah dan memanjatkan doa kepada Allah SWT dan seketika itu beliau mengalihkan wajahnya (dari semula menghadap ke arah hadirin) menghadap ke kiblat serta mengangkat kedua tangannya, serta membalikkan selendang sorbannya, dari pundak kanan ke pundak kiri, begitupun ujung sorbannya." (HR Imam Ahmad)
Tata Cara Salat Istisqa
Dilansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag), salat istisqa dikerjakan dua rakaat secara berjamaah.
Pelaksanaan salat istisqa memiliki tata cara yang hampir menyerupai salat Id, termasuk jumlah takbir pada setiap rakaat dan adanya khutbah setelah salat.
Berikut tata cara salat istisqa secara berurutan.
1. Berkumpul di Tanah Lapang
Imam dan makmum berkumpul di tanah lapang untuk melaksanakan salat istisqa secara berjamaah.
Sebelum pelaksanaan salat, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, bertobat, serta melakukan amal kebaikan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Membaca Niat Salat Istisqa
Salat istisqa dikerjakan tanpa didahului azan dan iqamat. Imam dan makmum langsung bersiap melaksanakan salat dengan membaca niat.
Berikut lafaz niat salat istisqa:
أُصَلِّي سُنَّةَ الِاسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا/مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab-latin: Ushalli sunnatal istisqaa'i rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman/makmuman lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat salat sunah istisqa dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam/makmum karena Allah Ta'ala."
3. Takbir Tujuh Kali pada Rakaat Pertama
Setelah takbiratul ihram, imam dan makmum melakukan takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama.
Setelah rangkaian takbir selesai, salat dilanjutkan sebagaimana salat pada umumnya.
Pada rakaat kedua, jumlah takbir yang dilakukan adalah lima kali.
4. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek
Pada setiap rakaat, imam membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan salah satu surat pendek.
Bacaan imam dilakukan secara jelas atau jahr sehingga dapat didengarkan oleh para makmum.
Setelah membaca Al-Fatihah dan surah, salat dilanjutkan dengan rukuk, bangkit dari rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kedua.
5. Tahiyat Akhir dan Salam
Pada rakaat kedua, setelah menyelesaikan sujud kedua, imam dan makmum duduk untuk membaca tahiyat akhir.
Setelah selesai membaca tahiyat akhir, salat ditutup dengan salam dengan menolehkan wajah dan kepala ke arah kanan, kemudian ke kiri.
6. Khutbah Setelah Salat
Setelah salat istisqa selesai, imam atau khatib menyampaikan khutbah yang didengarkan oleh jamaah.
Khutbah salat istisqa terdiri dari dua khutbah. Khatib menyampaikannya dengan berdiri dan diselingi duduk di antara dua khutbah.
Doa Ketika Hujan Turun
Ketika hujan akhirnya turun, umat Islam juga dianjurkan membaca doa. Berikut doanya:
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Arab-latin: Allahumma shayyiban nāfi'an.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat." (HR Bukhari)
Doa Setelah Hujan
Setelah hujan reda, umat Islam juga dianjurkan membaca:
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ
Arab-latin: Mutirnaa bifadhlillaahi wa rahmatihi.
Artinya: "Kita diberi hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya."

Komentar Terbanyak
7 Fenomena Sains yang Dijelaskan dalam Al-Qur'an
Bintang Ahmad Muncul di Langit Madinah Saat Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Kemenhaj Usul Biaya Haji 2027 Rp 107,3 Juta, BPKH Ingatkan Risiko Ini