Dalam Islam, setiap aktivitas dianjurkan diawali dengan mengingat Allah SWT, termasuk saat bercermin. Tujuannya agar seseorang tidak hanya untuk melihat rupa fisik, tetapi juga menyadari bahwa semua yang kita miliki merupakan karunia dari Allah SWT.
Dalam buku Living Hadis karya Salim Rosyadi disebutkan sebuah hadits:
"Penutup antara pandangan jin dan aurat manusia adalah dengan mengucapkan 'Bismillah' (dengan menyebut nama Allah, aku melepas pakaian)." (HR Tirmidzi)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Allah SWT juga menjelaskan bahwa manusia diciptakan dengan sebaik-baiknya bentuk. Hal ini terdapat dalam surah At-Taghabun ayat 3:
خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِالْحَقِّ وَصَوَّرَكُمْ فَاَحْسَنَ صُوَرَكُمْۚ وَاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ
Artinya: "Dia menciptakan langit dan bumi dengan benar, Dia membentuk kamu lalu memperindah bentukmu, dan kepada-Nyalah kembali(-mu)."
Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap bentuk dan rupa manusia adalah ciptaan Allah SWT yang sempurna sesuai kehendak-Nya.
Bacaan Doa Bercermin 1
Mengutip buku Doa dalam Al-Quran dan Sunnah karya M. Quraish Shihab, berikut doa bercermin yang dianjurkan:
الْحَمْدُ لِلّٰهِ اَللّٰهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ
Arab latin: Alhamdulillah allahumma kamaa hassanta khalqi fahassin khuluq.
Artinya: "Segala puji hanya bagi Allah. Sebagaimana Engkau telah menciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku." (HR Ahmad dan At-Tirmidzi)
Bacaan Doa Bercermin 2
Dalam buku Doa dan Dzikir Sepanjang Tahun karya Adi Tri Eka, juga disebutkan doa bercermin sebagai berikut:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ سَوَّى خَلْقِيْ فَعَدَّلَهُ وَكَرَّمَ صُوْرَةَ وَجْهِيْ فَحَسَّنَهَا وَجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Arab latin: Alhamdulillahil ladzii sawwaa khalqii fa'addalahu wa karramahu shuurata wajhii fa ahsanahaa wa ja'alanii minal muslimiin.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menyempurnakan kejadianku, memuliakan bentuk wajahku, memperindahnya, dan menjadikanku seorang muslim."
Adab Bercermin
Membaca doa bercermin merupakan bagian dari adab yang sebaiknya dilakukan oleh seorang muslim. Dalam buku Living Hadis karya Salim Rosyadi, adab bercermin diterapkan agar aktivitas ini bernilai ibadah.
- Mengingat nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT
- Tidak terlalu mengagumi kecantikan diri sendiri
- Tidak terlalu lama berada di depan cermin
- Tidak berlebihan dalam bercermin
- Tidak mencela kekurangan fisik sendiri
- Bersyukur atas segala kelebihan yang dimiliki
- Bersabar dengan segala kekurangan
(inf/kri)

Komentar Terbanyak
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Soal Pidana Pelaku dan Kampanye LGBT
MUI Tegaskan Orientasi Seksual Sesama Jenis Bukan Kodrat, Tapi Penyimpangan
Liga Muslim Dunia Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina