Hadits tentang Masjid sebagai Rumah Allah SWT dan Keutamaannya

Hadits tentang Masjid sebagai Rumah Allah SWT dan Keutamaannya

Tia Kamilla - detikHikmah
Selasa, 14 Apr 2026 13:15 WIB
Suasana Ramadan di Masjid Nabawi, 13 Maret 2024.
Suasana Ramadan di Masjid Nabawi, 13 Maret 2024. Foto: Afif Farhan/detikcom
Jakarta -

Masjid dalam Islam dikenal sebagai rumah Allah SWT yang menjadi tempat ibadah dan pusat kegiatan umat Islam. Di dalam Al-Qur'an dan hadits, masjid memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kehidupan seorang muslim.

Selain itu, Rasulullah SAW banyak menjelaskan keutamaan masjid dalam hadits. Masjid tidak hanya tempat salat, tetapi juga tempat berkumpul, belajar agama, dan mempererat hubungan antar umat Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadits tentang Masjid sebagai Rumah Allah SWT

Mengutip buku Mutiara Hadis Qudsi (hc) karya Ahmad Abduh Iwadh, disebutkan bahwa Abu Sa'id Al-Khudri RA meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda dengan menyampaikan firman Allah SWT,

"Sesungguhnya para penziarah-Ku di masjid adalah orang-orang yang memakmurkannya." (HR Abu Nuaim)

ADVERTISEMENT

Hadits di atas menjelaskan masjid adalah rumah Allah Azza wa Jalla. Masjid menjadi tempat terbaik di bumi yang paling dicintai oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, masjid memiliki kedudukan mulia dan dinisbahkan langsung kepada Allah SWT sebagai bentuk penghormatan.

Hati orang-orang yang mencintai Allah SWT akan selalu terpaut dengan masjid. Mereka akan merasa dekat dengan rumah Allah dan senang berada di dalamnya untuk berzikir dan beribadah kepada-Nya.

Begitu juga, orang-orang yang rajin beribadah akan selalu dekat dengan masjid. Allah SWT berfirman dalam surah An-Nur ayat 36,

فِيْ بُيُوْتٍ اَذِنَ اللّٰهُ اَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيْهَا اسْمُهٗۙ يُسَبِّحُ لَهٗ فِيْهَا بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ

Artinya: "(Cahaya itu ada) di rumah-rumah yang telah Allah perintahkan untuk dimuliakan dan disebut di dalamnya nama-Nya. Di dalamnya senantiasa bertasbih kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."

Allah SWT juga memerintahkan hamba-Nya memuliakan masjid dan menjaga pembangunannya. Selain menjadi tempat untuk salat, di dalam masjid, nama Allah harus selalu disebut dengan membaca Al-Qur'an, bertasbih, bertahlil, serta berbagai bentuk zikir lainnya.

Ibnu Rajab dalam Jamiul Ulum wal Hikam fi Syarhi Haditsi Sayyidil Arab wal Ajm terjemahan Fadhli Bahri memaparkan sebuah riwayat bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah satu kaum duduk di salah satu rumah Allah; mereka membaca Kitabullah (Al-Qur'an) dan mengkajinya sesama mereka, melainkan ketenangan turun pada mereka, rahmat meliputi mereka, para malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut mereka di makhluk yang ada di samping-Nya."

Ibnu Rajab menjelaskan, hadits tersebut menjadi dalil disunnahkannya duduk di masjid-masjid sambil membaca dan mempelajari Al-Qur'an.

Keutamaan Pergi ke Rumah Allah dalam Islam

Berikut ini adalah beberapa keutamaan pergi ke masjid atau rumah Allah SWT, lengkap dengan haditsnya.

1. Mendapat Jamuan di Surga

Orang yang melangkahkan kaki menuju masjid atau kembali darinya akan mendapatkan balasan istimewa dari Allah SWT. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang pergi ke masjid atau pulang dari masjid, maka Allah menyediakan untuknya jamuan dalam surga setiap ia pergi dan pulang dari masjid." (HR Bukhari, Muslim, dan Ahmad)

Hadits ini menjelaskan setiap langkah menuju masjid bernilai pahala. Setiap langkah tersebut juga menjadi sebab seseorang mendapatkan kenikmatan di surga dari Allah SWT.

2. Setiap Langkah Menghapus Dosa

Keutamaan lain dari pergi ke masjid adalah dihapuskannya dosa dan ditinggikannya derajat seseorang di sisi Allah SWT. Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:

"Barang siapa yang bersuci (berwudhu) di rumahnya, kemudian berjalan menuju salah satu masjid di antara masjid-masjid Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban yang ditetapkan Allah, maka salah satu dari tiap-tiap langkahnya itu akan menghapuskan dosa, dan yang satunya lagi akan mengangkat derajatnya." (HR Muslim)

3. Mendapat Ketenangan dan Rahmat dari Allah

Masjid adalah rumah bagi orang-orang yang bertakwa. Mereka yang rutin pergi ke masjid akan merasakan ketenangan hati dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Dari Abu Darda' RA, Nabi SAW bersabda:

"Masjid adalah rumah bagi setiap orang yang bertakwa. Allah memberi jaminan kepada orang yang menganggap masjid sebagai rumahnya, bahwa ia akan diberi ketenangan dan rahmat, serta kemampuan untuk melintasi shiratal mustaqim menuju keridhaan Allah di surga." (HR Thabrani)

4. Perjalanan ke Masjid Dicatat Kebaikan

Sahabat Ubay bin Ka'ab RA pernah menceritakan bahwa ada seorang dari kalangan Anshar yang rumahnya paling jauh, tapi ia tak pernah meninggalkan salat berjamaah di masjid. Ia enggan menunggangi keledai ke masjid karena ingin perjalanan berangkat dan pulangnya dihitung sebagai amal kebaikan.

Maka Rasulullah SAW bersabda kepada golongan Anshar itu:

قَدْ جَمَعَ اللَّهُ لَكَ ذَلِكَ كُلَّهُ

Artinya: "Allah telah mengumpulkan semua itu untukmu." (HR Muslim)

5. Dijamin Selamat Melintasi Shirathal Mustaqim

Dalam riwayat, Nabi SAW menyampaikan bahwa Allah SWT akan memberikan ketenangan, rahmat, dan keselamatan kepada hamba-Nya saat melewati jembatan Shirath pada hari kiamat.

Hal ini diberikan kepada orang yang menjadikan masjid sebagai "rumahnya", yaitu yang rutin datang ke masjid untuk beribadah.

Dari Abu Darda RA, Rasul SAW bersabda:

"Masjid adalah rumah bagi setiap orang yang bertakwa. Allah memberi jaminan kepada orang yang menjadikan masjid sebagai rumahnya bahwa dia akan diberi ketenangan dan rahmat serta keselamatan ketika melintasi Shirathal (titian di akhirat) menuju keridhaan Allah sampai ke surga." (HR Thabrani dan Bazzar)

Wallahu a'lam.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads