Doa Setelah Akad Nikah untuk Pengantin Baru, Arab, Latin, dan Artinya

Doa Setelah Akad Nikah untuk Pengantin Baru, Arab, Latin, dan Artinya

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Minggu, 05 Apr 2026 06:00 WIB
this is a photo who wants to propose to his best partner, wears Indonesian customs and is taken with the ankle above
Ilustrasi pernikahan. Foto: (Getty Images/iStockphoto/Galang Muhamad)
Jakarta -

Dalam Islam pernikahan adalah ikatan suci yang sangat ditekankan kesunnahannya. Ada satu amalan yang dapat dilakukan umat Islam ketika menghadiri pernikahan, yaitu memanjatkan doa untuk kebaikan dan keberkahan pengantin.

Terdapat beberapa bacaan doa yang dapat umat Islam panjatkan untuk kedua mempelai, sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan termuat dalam beberapa hadits shahih.

Lantas, seperti apa bacaan doa tersebut? Untuk itu, berikut doa setelah akad nikah untuk pengantin baru, Arab, latin, dan artinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Doa untuk Pengantin Baru Setelah Menikah

Bagi sesama umat Islam, sudah sepatutnya saling mendoakan dalam kebaikan, salah satunya bagi pengantin baru setelah menikah. Doa ini dipanjatkan untuk mendoakan keberkahan serta kebaikan bagi pernikahan kedua mempelai.

Dinukil dari buku Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, berikut bacaan doa untuk pengantin baru setelah menikah dalam beberapa versi:

ADVERTISEMENT

Doa untuk Pengantin Baru Versi Pertama

Dari Abu Hurairah RA, bahwa ketika seseorang menikah, maka Rasulullah SAW berdoa:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Baarakallahu laka, wa baaraka 'alaika, wa jama'a bainakuma fii khair.

Artinya: "Semoga Allah memberkahimu dan senantiasa memberkahimu, serta menghimpun kalian berdua dalam kebaikan." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Doa untuk Pengantin Baru Versi Kedua

Aisyah berkata, Rasulullah SAW menikahiku, lalu ibuku menemuiku dan memasukkanku ke dalam rumah. Ketika itu, di dalam rumah terdapat sejumlah perempuan dari kaum Anshar. Mereka mengucapkan:

عَلَى الْخَيْرِ وَالْبَرَكَةِ وَعَلَى خَيْرِ طَائِرٍ

'Alal-khairi wal-barakati wa 'ala khairi thaa'irin.

Artinya: "Semoga mendapatkan kebaikan dan keberkahan, serta sebaik-baik keberuntungan." (HR Bukhari dan Abu Daud)

Doa untuk Pengantin Baru Versi Ketiga

Hasan berkata, Aqil bin Abi Thalib RA menikah dengan seorang perempuan dari Bani Jasym. Mereka mengucapkan dengan keharmonisan dan anak. Hasan pun berkata, ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan Rasulullah SAW:

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ وَبَارَكَ عَلَيْكُمْ

Baarakallahu fiikum wa baaraka 'alaikum.

Artinya: "Semoga Allah memberkahi kalian dan senantiasa memberkahi kalian." (HR An-Nasa'i)

Bacaan Doa Pengantin Pria kepada Pasangannya

Selain doa yang dibacakan seseorang kepada pengantin baru, ada juga doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh pengantin pria kepada pasangannya saat pertama kali bertemu.

Dinukil dari kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi yang diterjemahkan oleh Ulin Nuha, disunnahkan bagi pengantin pria untuk membaca basmallah, kemudian mencium dahi istrinya saat pertama kali bertemu setelah menikah, kemudian membaca:

بَارَكَ اللهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنَّا فِي صَاحِبَتِي

Baarakallaahu likulli waahidin minnaa fii shaahibathi.

Artinya: "Semoga keberkahan kepada diri kita masing-masing dalam perjodohan ini."

Kemudian dilanjut dengan membaca doa sebagaimana telah diriwayatkan dengan sanad yang shahih dalam kitab Sunan Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Sunni, dan lainnya. Dari Amru bin Syu'aib, dari bapaknya, dari kakeknya, dan dari Rasulullah SAW, bahwa beliau bersabda, "Jika seseorang dari kalian menikah dengan seorang wanita atau membeli budak, maka bacalah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا ، وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا

Allaahumma innii as-aluka kharahaa wa khaira maa jabaltahaa 'alaihi, wa a'uudzubika in syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa 'alaih.

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau tentukan kepadanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan dari keburukan yang Engkau tentukan kepadanya." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Sunni)




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads