Doa turun hujan merupakan doa yang diajarkan dalam sunnah Nabi Muhammad SAW untuk dibaca ketika hujan sedang turun. Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan agar hujan yang diturunkan membawa keberkahan dan tidak menimbulkan mudarat.
Dalam pembahasan fikih dan hadits, hujan termasuk momen yang dianjurkan untuk memperbanyak doa. Rasulullah SAW mencontohkan agar umat Islam memanfaatkan waktu turunnya hujan sebagai kesempatan berdoa kepada Allah SWT, karena pada waktu tersebut doa memiliki keutamaan untuk dikabulkan.
Kumpulan Doa Hujan
Dikutip dari buku 101 Doa Anak Saleh karya Tim Darul Ilmi, buku Sukses Dunia-Akhirat dengan Doa-Doa Harian karya Mahmud Asy Syafrowi, serta Doa dan Zikir Sepanjang Tahun karya H. Hamdan Hamedan, berikut beberapa doa yang dapat diamalkan ketika hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Doa Minta Hujan
اللَّهُمَّ أَسْقِنَا غَيْئًا مُغِيْئًا مَرِيئًا مَرِيعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍ، عَاجِلاً غَيْرَ أَجِلٍ
Latin: Allahumma asqinaa ghoitsan mughiitsan mariian marii'an, naafian ghoiro doorrin, 'aajilan ghoiro aajilin
Artinya: "Ya Allah, berilah kami hujan yang merata, menyegarkan tubuh, dan menyuburkan tanaman, bermanfaat, tidak membahayakan. Kami mohon hujan secepatnya, tidak ditunda-tunda." (HR. Abu Dawud dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani).
2. Doa Ketika Turun Hujan
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Latin: Allahumma shayyiban nāfi'an.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat." (HR Bukhari)
3. Doa Agar Berhenti Hujan
Dinukil dari buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun karya H. Hamdan Hamedan, terdapat salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika hujan turun.
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا اللَّهُمَّ عَلَى الْأَكَامِ وَالظُّرَابِ, وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Latin: Allaahumma hawaalainaa wa laa 'alainaa, allaahumma 'alal aakaami wazhzhiraabi, wa buthuunil audiyati wa manaabitisysyajari
Artinya: "Ya, Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan menimpa kami. Ya, Allah, berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan." (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Doa Setelah Hujan Berhenti
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ
Latin: Muthirnaa bifadhlillaahi wa rohmatih.
Artinya: "Tercurahnya hujan kepada kami ini adalah berkat anugerah dan rahmat-Mu." (HR Bukhari)
5. Doa Bila Terjadi Banjir
اللَّهُمَّ اعْتَنَا ، اللَّهُمَّ اعْتَنَا ، اللَّهُمَّ اغْتَنَا
Latin: Alloohumma aghitsnaa, Alloohumma aghitsnaa, Alloohumma aghitsnaa.
Artinya: "Ya Allah, tolonglah kami, selamatkanlah kami." (3X)
Baca juga: Bolehkah Membaca Al Matsurat Tanpa Wudhu? |
Benarkah Doa Saat Hujan Turun Mustajab?
Dikutip dari buku Jari Tangan yang Berbicara karya Fakhrudin dkk., berdoa merupakan bagian dari dzikir, yaitu memohon dan berharap kepada Allah SWT. Allah menjanjikan ijabah bagi setiap doa yang dipanjatkan, meskipun bentuk pengabulannya tidak selalu sesuai dengan permintaan. Terkadang doa dijawab secara langsung, dan di waktu lain diganti dengan kemudahan atau kebaikan yang berbeda.
Hujan termasuk salah satu waktu yang diyakini memiliki keutamaan untuk berdoa. Dalam sejumlah riwayat hadits disebutkan bahwa doa yang dipanjatkan ketika hujan turun lebih dekat untuk dikabulkan.
Hal ini berkaitan dengan hujan sebagai rahmat dan keberkahan dari Allah SWT, yang menjadi sebab tumbuhnya kehidupan dan datangnya rezeki bagi manusia. Sebagaimana disebutkan dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika adzan dan doa ketika turun hujan." (HR. Al-Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani)
Karena itu, Rasulullah SAW mencontohkan untuk memanfaatkan waktu turunnya hujan dengan berdoa. Meski demikian, terkabul atau tidaknya doa tetap sepenuhnya berada dalam kehendak Allah SWT, baik dengan mengabulkannya secara langsung maupun menggantinya dengan kebaikan lain.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Kata-kata Nisfu Syaban 2026 Singkat Penuh Doa, Harapan, dan Ampunan
Hukum Mengambil Barang Temuan di Jalan yang Tidak Diketahui Pemiliknya
Bolehkah Puasa Tanpa Sahur? Ini Penjelasan dan Hukumnya