Ziarah kubur orang tua merupakan salah satu amalan yang sarat dengan nilai keimanan dan bakti seorang anak kepada ayah dan ibunya, meskipun keduanya telah wafat. Dalam Islam, ziarah kubur tidak hanya bertujuan untuk mengenang orang yang telah meninggal, tetapi juga sebagai sarana mendoakan mereka serta mengingatkan diri sendiri akan kehidupan akhirat.
Dikutip dari buku Panduan Fardu Kifayah Beserta Doa karya H. Sopian Riduan, S.Ag., M.Pd., ziarah kubur pada dasarnya disunnahkan dalam Islam, baik untuk orang tua maupun kaum muslimin secara umum. Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda,
"Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur. Sekarang berziarahlah, karena ziarah kubur itu dapat mengingatkan kalian kepada akhirat." (HR. Muslim)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi seorang anak, ziarah kubur ke makam orang tua memiliki nilai tersendiri karena termasuk bentuk birrul walidain (berbakti kepada orang tua) yang tidak terputus meskipun mereka telah meninggal dunia.
Doa Ziarah Kubur Orang Tua
Rasulullah SAW setiap kali keluar rumah menuju Baqi', beliau mengucapkan salam dengan bacaan berikut:
السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ
Assalâmu'alaikum dâra qaumin mu'minîna wa atâkum mâ tû'adûna ghadan mu'ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn
Artinya: Assalamu'alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.
Dalam redaksi lain, Rasulullah SAW juga mengucapkan salam seraya mendoakan ahli kubur.
السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ
Arab latin: Assalâmu 'alâ ahlid diyâr minal mu'minîna wal muslimîn yarḥamullâhul-mustaqdimîna minkum wa minnâ wal musta'khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâḥiqûn
Artinya: Assalamu'alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan (yang telah mendahului dan akan menyusul) kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian.
Doa Ziarah Kubur Panjang
Dirangkum dari buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun karya H. Hamdan Hamedan, berikut bacaan lengkap dan susunan doa ziarah kubur:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا حَضْرَةَ الْمَرْحُوْمِ ... وَيَا أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ وَأَنْتُمْ لَنَا فَرَطٌ وَنَحْنُ لَكُمْ تَبَعُ نَسْأَلُ اللَّهَ الْعَافِيَةَ لَنَا وَلَكُمْ اللَّهُمَّ رَبَّ الْأَرْوَاحِ الْفَانِيَةِ وَالْأَجْسَامِ الْبَالِيَةِ وَالْعِظَامِ النَّخِرَةِ الَّتِي خَرَجَتْ مِنَ الدُّنْيَا وَهِيَ بِكَ مُؤْمِنَةٌ أَدْخِلْ عَلَيْهَا رُوْحًا مِنْكَ وَسَلَامًا مِنَّا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيُّ لَا
يَمُوْتُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
Assalamu 'alaikum yaa ḥadratal marḥum... wa yaa ahlad diyaari minal mu'miniina wal mu'minaati wal muslimiina wal muslimaati wa innaa insyaa allahu bikum laaḥiquuna wa antum lanaa farathun wa naḥnu lakum taba'un. Nas'alullahal 'afiyata lanaa wa lakum. Allaahumma rabbal arwaaḥil faaniyati wal ajsaamil baaliyati wal 'idzhaamin nakhiratil-latii kharajat minad dunyaa wa hiya bika mu'minatun adkhil 'alaihaa ruuḥan minka wa salaaman minnaa laa ilaaha illallaahu waḥdahu laa syariika- lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuḥyii wa yumiitu wa huwa
Allahummaghfirlahu war ḥamhu wa'fu 'anhu wa 'aafìhii, wa akrim nuzuulahu wawassi' mudkholahu, waghsil-hu bimaa'i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathaaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa qihi fitnatal qabri wa 'adzaban naar.
Artinya: "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari istrinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka." (HR Muslim)
Keutamaan Mendoakan Orang Tua yang Telah Wafat
Doa anak yang saleh termasuk amalan yang pahalanya terus mengalir kepada orang tua meskipun mereka telah meninggal dunia. Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa doa seorang anak memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah SWT.
(dvs/inf)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru