Doa Awal Haid dalam Islam: Dalil, Larangan, dan Amalan yang Dibolehkan

Doa Awal Haid dalam Islam: Dalil, Larangan, dan Amalan yang Dibolehkan

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Kamis, 27 Nov 2025 07:15 WIB
Doa Awal Haid dalam Islam: Dalil, Larangan, dan Amalan yang Dibolehkan
Ilustrasi Amalan Wanita Haid. Foto: Getty Images/iStockphoto/trumzz
Jakarta -

Darah haid merupakan darah alami yang keluar dari ujung rahim secara sehat tanpa suatu sebab dalam waktu-waktu yang diketahui. Penjelasan tentang darah haid tercantum dalam QS Al-Baqarah yang berbunyi sebagai berikut:

ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲ’Ų€Ų”ŲŽŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽŲƒŲŽ ØšŲŽŲ†Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Øļؐ ۗ Ų‚ŲŲ„Ų’ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§ŲŽØ°Ų‹Ų‰Û™ ŲŲŽØ§ØšŲ’ØĒŲŽØ˛ŲŲ„ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲØŗŲŽØ§Û¤ØĄŲŽ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ­ŲŲŠŲ’ØļŲÛ™ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽŲ‚Ų’ØąŲŽØ¨ŲŲˆŲ’Ų‡ŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø­ŲŽØĒŲ‘Ų°Ų‰ ŲŠŲŽØˇŲ’Ų‡ŲØąŲ’Ų†ŲŽ ۚ ŲŲŽØ§ŲØ°ŲŽØ§ ØĒŲŽØˇŲŽŲ‡Ų‘ŲŽØąŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŽØŖŲ’ØĒŲŲˆŲ’Ų‡ŲŲ†Ų‘ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø­ŲŽŲŠŲ’ØĢŲ Ø§ŲŽŲ…ŲŽØąŲŽŲƒŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ۗ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ ŲŠŲØ­ŲØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„ØĒŲ‘ŲŽŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø¨ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽŲŠŲØ­ŲØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØĒŲŽØˇŲŽŲ‡Ų‘ŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Wa yas'alÅĢnaka 'anil-maá¸ĨÄĢḍ(i), qul huwa aÅŧā(n), fa'tazilun-nisā'a fil-maá¸ĨÄĢḍ(i), wa lā taqrabÅĢhunna á¸Ĩattā yaáš­hurn(a), fa'iÅŧā taáš­ahharna fa'tÅĢhunna min á¸Ĩaiᚥu amarakumullāh(u), innallāha yuá¸Ĩibbut-tawwābÄĢna wa yuá¸Ĩibbul-mutaáš­ahhirÄĢn(a).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang haid. Katakanlah, "Itu adalah suatu kotoran." Maka, jauhilah para istri (dari melakukan hubungan intim) pada waktu haid dan jangan kamu dekati mereka (untuk melakukan hubungan intim) hingga mereka suci (habis masa haid). Apabila mereka benar-benar suci (setelah mandi wajib), campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.

Haid sendiri merupakan salah satu kondisi yang normal. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA dalam buku Kitab Haid, Nifas dan Istihadah oleh Sayyid Abdurrahman bin Abdullah bin Abdul Qadir Assegaf, Abdul Majid, LC, bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang haid bahwa sesungguhnya ini (haid) merupakan perkara yang telah Allah SWT tetapkan bagi anak-anak wanita Adam.

ADVERTISEMENT

Doa Hari Pertama Haid

Muslimah dianjurkan untuk membaca doa pada hari pertama haid sebagaimana pernah diajarkan oleh Aisyah RA. Dalam penjelasan yang dikutip dari buku Mencari Pahala Disaat Haid karya Ratu Aprilia Senja, disebutkan bahwa perempuan yang membacanya akan mendapatkan ganjaran besar dan keutamaan yang istimewa.

Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø­ŲŽØ§Ų„Ų ŲˆŲŽØ§ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ

Arab latin: Alhamdulillahi 'alaa kulli haalin wa astaghfirullah.

Artinya: "Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan, dan mohon ampun kepada Allah."

Setelah membaca doa pada hari pertama haid, penting juga bagi seorang muslimah untuk mengetahui batasan-batasan syariat yang berlaku selama masa haid. Hal ini agar ibadah tetap sesuai tuntunan dan tidak keluar dari ketentuan agama. Karena itu, berikut beberapa larangan yang perlu diperhatikan saat haid.

Larangan bagi Wanita Haid

Ketika seorang muslimah memasuki masa haid, memang ada beberapa ibadah tertentu yang tidak dapat dikerjakan. Adapun beberapa larangannya yang dikutip dari Buku Mencari Pahala di Saat Haid oleh Ratu Aprilia Senja di antaranya tidak boleh sholat, tidak boleh berpuasa, tidak boleh thawaf, dan tidak boleh berhubungan intim.

Amalan bagi Wanita Haid

Meskipun darah haid membuat beberapa ibadah tertentu tidak dapat dilakukan, Islam tetap membuka pintu amal yang luas bagi para muslimah. Pada masa ini, seorang wanita tetap bisa mendekatkan diri kepada Allah melalui berbagai ibadah yang dianjurkan. Karena itu, penting memahami apa saja amalan yang tetap boleh dilakukan selama haid.

Amalan yang dapat dilakukan oleh muslimah dikutip dari Buku Mencari Pahala Disaat Haid oleh Ratu Aprilia Senja di antaranya boleh berdzikir, boleh membaca Al-Qur'an, boleh membaca buku apa saja, boleh menghadiri majelis pengajian, boleh mentadaburi Al-Qur'an.

Dengan memahami doa yang dianjurkan saat hari pertama haid, berbagai larangan yang perlu diperhatikan, serta amalan-amalan yang tetap bisa dikerjakan selama masa haid, perempuan muslimah dapat menjalani fase ini dengan lebih tenang dan penuh kesadaran.

Mengetahui batasan sekaligus peluang meraih pahala akan membantu setiap wanita tetap dekat kepada Allah SWT dalam kondisi apa pun. Pada akhirnya, haid bukanlah penghalang untuk beribadah, melainkan momen untuk memperkuat hubungan spiritual melalui cara-cara yang telah diatur dalam syariat.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads