6 Doa Bepergian, Keluar Rumah Hingga Kembali dari Perjalanan

6 Doa Bepergian, Keluar Rumah Hingga Kembali dari Perjalanan

Amelia Ghany Safitri - detikHikmah
Selasa, 24 Des 2024 14:45 WIB
6 Doa Bepergian, Keluar Rumah Hingga Kembali dari Perjalanan
Foto: REUTERS/Daniel Becerril
Jakarta -

Saat hendak bepergian, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan dalam Islam untuk menjaga keselamatan dan memperoleh berkah dari Allah SWT. Salah satu amalan yang disunnahkan adalah melaksanakan salat dua rakaat sebelum berangkat, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ini tercermin dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Muqaththam ibnul Miqdam, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Tiada sesuatu pun yang lebih baik ditinggalkan oleh seseorang pada keluarganya, kecuali salat dua rakaat yang dikerjakannya ketika hendak melakukan perjalanan." (HR. Thabrani)

Selain itu, perjalanan yang dilakukan juga sebaiknya disertai dengan zikir dan doa, agar Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan kemudahan. Berikut beberapa doa bepergian yang dapat diamalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Bepergian

Saat hendak bepergian, seorang muslim disunnahkan untuk membaca doa agar perjalanan yang ditempuh senantiasa dilindungi oleh Allah SWT. Berikut beberapa doa yang biasa diamalkan ketika bepergian, yang dikutip dari buku Khasiat Zikir dan Doa karya Imam Nawawi, terjemahan Bahrun Abu Bakar.

1. Doa Keluar Rumah

Diriwayatkan sebuah hadits dari Ummu Salamah RA, ia menceritakan bahwa Nabi SAW apabila keluar dari rumahnya, ia mengucapkan doa berikut.

ADVERTISEMENT

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ØĒŲŽŲˆŲŽŲƒŲŽŲ‘Ų„Ų’ØĒŲ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ، Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØļŲŲ„ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲØļŲŽŲ„ŲŽŲ‘ØŒ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲŽØ˛ŲŲ„ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲØ˛ŲŽŲ„ŲŽŲ‘ØŒ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲŽØ¸Ų’Ų„ŲŲ…ŲŽ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲØ¸Ų’Ų„ŲŽŲ…ŲŽØŒ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŽŲ„ŲŽ ØŖŲŽŲˆŲ’ ŲŠŲØŦŲ’Ų‡ŲŽŲ„ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŠŲŽŲ‘

Arab Latin: BismillÃĸhi tawakkaltu 'alallÃĸhi, allÃĸhumma innÃŽ a'Ãģdzu bika an adlilla au udlalla, au azilla au uzalla, au adhlima au udhlama, au ajhala au yujhala 'alayya

Artinya: "Dengan menyebut asma Allah aku bertawakkal kepada Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu agar aku jangan sesat atau disesatkan, agar jangan tergelincir atau dijatuhkan, agar jangan berbuat aniaya atau teraniaya, dan agar jangan terjerumus ke dalam kebodohan atau dijerumuskan ke dalam kebodohan."

2. Doa ketika Menaiki Kendaraan

Diriwayatkan dalam kitab Shahih Muslim dalam Kitabul Manasik melalui Abdullah ibnu Umar RA, yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW apabila telah duduk tegak di atas untanya untuk melakukan suatu perjalanan, beliau bertakbir tiga kali, kemudian membaca doa berikut.

ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠ ØŗŲŽØŽŲŽŲ‘ØąŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲƒŲŲ†ŲŽŲ‘Ø§ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŲ‚Ų’ØąŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽØŒ ŲˆŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ø§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲ…ŲŲ†Ų’Ų‚ŲŽŲ„ŲØ¨ŲŲˆŲ†ŲŽØŒ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ø§ Ų†ŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ؁ؐ؊ ØŗŲŽŲŲŽØąŲŲ†ŲŽØ§ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲØąŲŽŲ‘ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĒŲŽŲ‘Ų‚Ų’ŲˆŲŽŲ‰ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų Ų…ŲŽØ§ ØĒŲŽØąŲ’ØļŲŽŲ‰ØŒ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ų‡ŲŽŲˆŲŲ‘Ų†Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ØŗŲŽŲŲŽØąŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ§ØˇŲ’ŲˆŲ ØšŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ø§ Ø¨ŲØšŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ŲØŒ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø§Ø­ŲØ¨Ų ؁ؐ؊ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘ŲŲŽØąŲØŒ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ„ŲŲŠŲŲŽØŠŲ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų’ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲØŒ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ŲˆŲŽØšŲ’ØĢŲŽØ§ØĄŲ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘ŲŲŽØąŲØŒ ŲˆŲŽŲƒŲŽØĸØ¨ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų’Ø¸ŲŽØąŲØŒ ŲˆŲŽØŗŲŲˆØĄŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ†Ų’Ų‚ŲŽŲ„ŲŽØ¨Ų ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ§Ų„Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų

Arab latin: Subhanalladzi sakkhara lana hadza wa maa kunnaa lahu muqrinin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibun, allahumma inna nas'aluka fii safarinaa hadzal birra wat taqwa wa minal 'amal maa tardha, allahumma hawwin 'alaina safarana hadza wa athwi 'annaa bu'dahu, allahumma antash shahibu fis safari wal kholifatu fil ahli, allahumma inni a'udzubika min wa'tsaais safari wa kaabatil mandzhari wa suuil munqalibi fil maali wal ahli.

Artinya: "Mahasuci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal sebelum itu kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebajikan dan ketakwaan serta amal perbuatan yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah bagi kami perjalanan kami ini, dan dekatkanlah untuk kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti dalam keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, kesedihan dalam pemandangan, dan keburukan tempat kembali dalam harta dan keluarga."

Apabila beliau kembali, beliau mengucapkan doa yang sama. Kemudian ditambahkan dengan bacaan ini,

ØŖŲŽŲŠØ¨ŲŲˆŲ†ŲŽ ØĒŲŽØ§ØĻŲØ¨ŲŲˆŲ†ŲŽ ØšŲŽØ§Ø¨ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ Ų„ŲØąŲŽ Ø¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø­ŲŽØ§Ų…ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ

Arab Latin: Aybuna tayibun abidun li rabbina hamidun

Artinya: "Kami kembali dalam keadaan bertobat, dan kami menyembah serta memuji hanya kepada Rabb kami."

3. Doa untuk Menghilangkan Rasa Takut dalam Perjalanan

Abu Thahir ibnu Jahsyawaih mengatakan,

"Aku bermaksud melakukan suatu perjalanan ketika aku merasa takut, lalu aku berkunjung ke rumah Al-Qazwaini untuk meminta doa. Ia berkata kepadaku sebelum aku mengutarakan apa-apa, 'Barang siapa yang hendak melakukan suatu perjalanan, lalu ia merasa takut (gentar) karena musuh atau hewan buas, hendaklah ia membaca surah Al-Quraisy. Sesungguhnya surat ini memberi keamanan dari semua kejahatan.' Maka aku membacanya dan ternyata tidak ada suatu halangan pun yang menghambatku hingga sekarang."

Setelah membaca surah Al-Quraisy, disunnahkan untuk membaca doa berikut.

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ø¨ŲŲƒŲŽ Ø§ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØšŲ’ŲŠŲ’Ų†Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§ŲŽØĒŲŽŲˆŲŽŲƒŲ‘ŲŽŲ„Ų, Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ø°ŲŽŲ„Ų‘ŲŲ„Ų’ ؄ؐ؉ ØĩŲØšŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽØŠŲŽ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ‰ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ‡Ų‘ŲŲ„Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽØ´ŲŽŲ‚Ų‘ŲŽØŠŲŽ ØŗŲŽŲŲŽØąŲŲ‰ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų’Ų†ŲŲ‰ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§ŲŽŲƒŲ’ØĢŲŽØąŲŽŲ…ŲŲ…Ų‘ŲŽØ§Ø§ŲŽØˇŲ’Ų„ŲØ¨Ų, ŲˆŲŽØ§ØĩŲ’ØąŲŲŲ’ ØšŲŽŲ†Ų‘ŲŲ‰ ŲƒŲŲ„Ų‘ŲŽ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ø´Ų’ØąŲŽØ­Ų’Ų„ŲŲ‰ ØĩŲŽØ¯Ų’ØąŲŲ‰ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲ‘ŲØąŲ’Ų„ŲŲ‰ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ‰, Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŲ‰ Ø§ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØ­Ų’ŲŲØ¸ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ§ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽŲˆŲ’Ø¯ŲØšŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲ‰ ŲˆŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŲ‰ ŲˆŲŽØ§ŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŲ‰ ŲˆŲŽØ§ŲŽŲ‚ŲŽØ§ØąŲØ¨ŲŲ‰ ŲˆŲŽŲƒŲŲ„Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽØ§Ø§ŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰Ų‘ŲŽ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų ؅ؐ؆ؒ Ø§Ų°ØŽŲØąŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§, ŲŲŽØ§Ø­Ų’ŲŲŽØ¸Ų’Ų†ŲŽØ§Ø§ŲŽØŦŲ’Ų…ŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų ØŗŲŲˆŲ’ØĄŲŲŠŲŽØ§ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ’Ų…Ų

Arab Latin: Allaahumma bika asta'iinu, wa'alaika atawak kalu. Allaahumma dzallil lii shu'uu bata amrii, wa sahhil 'alayya masyaqqata safarii, warzuqnii minal khairi aktsara mimmaa athlubu, washrif 'anni kulla syarrin, rabbisy rahlii shadrii wayassirlii amrii. Allaahumma innii astahfidhuka wa astaudi 'uka nafsii wadiinii wa ahlii wa aqaaribii wakulla maa an'amta 'alayya wa 'alaihim bihi min aakhiratin wadunyaa. Fahfadhnaa ajma'iina min kulli suu-in yaa kariim.

Artinya: "Ya Allah, hanya kepada Engkaulah aku meminta tolong, dan hanya kepada Engkaulah aku bertawakal. Ya Allah, mudahkanlah kesukaran perkaraku, ringankanlah atas diriku kelelahan perjalananku, berilah aku rezeki halal lebih banyak daripada apa yang kuminta, dan palingkanlah dariku semua kejahatan. Wahai Rabbku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah perkaraku. Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pemeliharaan dan menitipkan diriku kepada-Mu, juga agamaku, keluargaku, karib kerabatku, dan semua apa yang telah Engkau berikan berupa nikmat kepadaku dan kepada mereka, baik berupa perkara akhirat maupun perkara dunia. Maka peliharalah kami semua dari semua kejahatan, wahai Yang Mahamulia."

4. Doa Memohon Perlindungan dalam Perjalanan

Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan kitab Ibnu Majah, dari Abdullah ibnu Sarjis yang menceritakan bahwa apabila Nabi SAW bepergian, beliau selalu mengucapkan doa berikut,

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø§Ø­ŲØ¨Ų ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘ŲŲŽØąŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ„ŲŲŠŲŲŽØŠŲ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨؐ؆ؐؑ؉ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ŲˆŲŽØšŲ’ØĢŲŽØ§ØĄŲ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘ŲŲŽØąŲ ŲˆŲŽŲƒŲŽØĸØ¨ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų’Ø¸ŲŽØąŲ ŲˆŲŽØŗŲŲˆØĄŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ†Ų’Ų‚ŲŽŲ„ŲŽØ¨Ų ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ§Ų„Ų ŲˆŲŽØ§Ų„ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų

Arab Latin: Allahumma antash shohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a'udzubika min wa'tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan, dan khalifah pada keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam perjalanan, kesedihan pada tempat kembali, dan (aku berlindung kepada-Mu) dari doa orang yang teraniaya, dan dari keburukan pemandangan pada keluarga dan harta benda."

5. Doa ketika Pulang dari Bepergian

Diriwayatkan dalam kitab Shahih Muslim melalui Anas RA yang menceritakan, "Kami tiba bersama Nabi SAW, yakni aku dan Abu Thalhah, sedangkan Shafiyyah dibonceng di belakang unta Nabi SAW. Ketika kami sampai pada perbatasan Madinah, Nabi SAW mengucapkan doa berikut,

ØĸŲŠŲØ¨ŲŲˆŲ†ŲŽ ØĒŲŽØ§ØĻŲØ¨ŲŲˆŲ†ŲŽ ØšŲŽØ§Ø¨ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ Ų„ŲØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲ†ŲŽØ§ Ø­ŲŽØ§Ų…ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ

Arab Latin: AyibÅĢna tā'ibÅĢn ĘŋābidÅĢn li-rabbinā hāmidÅĢn

Artinya: "Kami tiba, kami bertobat, kami menyembah, dan hanya kepada Rabb-lah kami memuji."

Rasulullah SAW masih tetap mengucapkan doa ini hingga mereka sampai di Madinah.

6. Doa Masuk Rumah ketika Pulang dari Bepergian

Diriwayatkan dalam kitab Ibnu Sinni, dari Ibnu Abbas RA yang menceritakan bahwa apabila Rasulullah SAW kembali dari bepergian, kemudian hendak memasuki rumah keluarganya, beliau mengucapkan doa berikut.

ØĒŲŽŲˆŲ’Ø¨Ų‹Ø§ ØĒŲŽŲˆŲ’Ø¨Ų‹Ø§ØŒ Ų„ŲØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲ†ŲŽØ§ ØŖŲŽŲˆŲ’Ø¨Ų‹Ø§ØŒ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲØēŲŽØ§Ø¯ŲØąŲ Ø­ŲŽŲˆŲ’Ø¨Ų‹Ø§

Arab latin: Tauban, tauban, li rabbinÃĸ, lÃĸ yughÃĸdiru hauban.

Artinya: "Kami bertobat, kami bertobat, hanya kepada Rabb-lah kami kembali tanpa meninggalkan suatu dosa pun."

Itulah beberapa doa bepergian. Jangan lupa dibaca, agar perjalananmu berkah!




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads