- 5 Doa agar Terhindar dari Godaan Setan 1. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Pertama 2. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Kedua 3. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Ketiga 4. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Keempat 5. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Kelima
Doa pengusir setan dan jin diamalkan agar muslim terhindar dari maksiat. Sebagaimana diketahui, setan ditugaskan untuk menyesatkan dan menggoda manusia.
Allah SWT berfirman dalam surah An Nas ayat 1-6,
ŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ (1) Ų ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ (2) ØĨŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ (3) Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ§ØŗŲ اŲŲØŽŲŲŲŲØ§ØŗŲ (4) اŲŲŲØ°ŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØŗŲ ŲŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲØąŲ اŲŲŲŲØ§ØŗŲ (5) Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ (6)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: (1) Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, (2) raja manusia, (3) sembahan manusia (4) dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi (5) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (6) dari (golongan) jin dan manusia."
Berikut sejumlah doa yang bisa diamalkan untuk mengusir jin dan setan seperti dikutip dari berbagai sumber.
5 Doa agar Terhindar dari Godaan Setan
1. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Pertama
Doa untuk mengusir setan dan jin yang pertama ini dapat diamalkan ketika muslim hendak masuk ke kamar mandi. Menurut buku Sukses Dunia-Akhirat dengan Doa-doa Harian yang ditulis Mahmud Asy-Syafrowi, setan gemar bersemayam di kamar mandi. Sebab, tempat tersebut kotor, serta sepi dari dzikrullah.
Doa pengusir setan dan jin ini bersumber dari hadits. Dari Zaid bin Arqam RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya, tempat buang kotoran ini dihadiri (ditempati oleh setan). Maka, jika salah seorang dari kalian mendatanginya, maka hendaklah ia mengucapkan:
ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŽŲØ¨ŲØĢŲ ŲŲØ§ŲŲØŽŲØ¨ŲØ§ØĻŲØĢŲ.
Arab latin: A'udzubillahi minal khubutsi wal khobaits
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari (gangguan/kejahatan) setan-setan laki-laki dan setan-setan perempuan." (HR Ahmad, Abu Daud, an-Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan lainnya)
Selain itu disebutkan pula dalam riwayat Anas RA doa di atas yang diawali dengan basmalah, berikut bunyinya:
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŽŲØ¨ŲØĢŲ ŲŲØ§ŲŲØŽŲØ¨ŲØ§ØĻŲØĢŲ.
Arab latin: Bismillahi allahumma inni a'udzubika minal khubutsi wal khobaits
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah. Aku berlindung kepada Allah dari (gangguan/kejahatan) setan-setan laki-laki dan setan-setan perempuan." (HR Ma'mari dengan sanad yang shahih atas syarat Muslim)
2. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Kedua
Disebutkan pula dalam buku berjudul Panduan Lengkap Doa untuk Muslimah karya Fathuri Ahza Mumtaza, ada doa mengusir setan beserta sekutunya. Berikut bunyinya,
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ŲŲØ§ØˇŲØąŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲŲŲØ§ØĒŲ ŲŲØ§ŲØŖŲØąŲØļŲØ ØšŲØ§ŲŲŲ Ų Ø§ŲØēŲŲŲØ¨Ų ŲŲØ§ŲØ´ŲŲŲŲØ§Ø¯ŲØŠŲ ØąŲØ¨ŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲØ ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲØĒŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲ ŲŲØ´ŲØąŲØ§ŲØ´ŲŲŲŲØˇŲاŲŲ ŲŲØ´ŲØąŲŲŲŲŲ.
Arab latin: Allaahumma faathiras samawaati wal ardhi, 'aalimal ghaibi was syahaadah, rabba kulli syai'in wa maliikah, asyhadu an laa ilaaha illaa anta. A'uudzu bika min syarri nafsii wa syarris syathaani wa syirkih.
Artinya: "Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang gaib dan nyata, Tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan, dan sekutunya." (HR Abu Dawud dan At-Timidzi)
3. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Ketiga
Menukil dari buku Keutamaan Doa & Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera yang ditulis M. Khalilurrahman Al Mahfani terdapat doa mengusir setan versi lainnya yang digunakan untuk mengusir setan.
ØŖØšŲŲØ°Ų بŲŲŲŲŲŲ ŲØ§ØĒŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØĢŲŲØ§Ų ŲØ§ØĒŲ Ø§ŲŲŲØĒŲŲ ŲŲØ§ ŲŲØŦŲØ§ŲŲØ˛ŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØąŲŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲØ§ØŦŲØąŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲ Ø ŲŲØ°ŲØąŲØ§ ŲŲØ¨ŲØąŲØ§ ŲŲŲ ŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲØ˛ŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲØ§ŲØĄŲ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲØšŲØąŲØŦŲ ŲŲŲŲŲØ§Ø ŲŲŲ ŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ Ø°ŲØąŲاŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØŖŲØąŲØļŲ Ø ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲØŽŲØąŲØŦŲ Ų ŲŲŲŲŲØ§Ø ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ŲŲØĒŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲØ§ØąŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ŲŲŲŲŲ ØˇŲØ§ØąŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲØ§ ØˇŲØ§ØąŲ ŲŲØ§ ŲŲØˇŲØąŲŲŲ Ø¨ŲØŽŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ØąŲ ØŲŲ Ų°ŲŲ . ØąŲØ§Ų ØŖØŲ د ØšŲ ØšØ¨Ø¯ Ø§ŲØąØŲ Ų Ø¨Ų ØšŲØ¨Ų
Arab latin: A'uudzu bi kalimaatil laahit taammaatillatii laa yujaawizuhunna barruw wa laa faajirum min syarri maa khalaq, wa dzara-a wa bara-a wa min syarri maa yunazzilu minas samaa-i wa min syarri maa ya'ruju fiihaa, wa min syarri maa dzara-a fil ardh, wa min syarri ma yakhruju minhaa, wa min syarri fitanil laili wan nahaar, wa min syarri fattanilaili wannahaar wa min syarri kulli thaariqin illaa thaariqan yathruqu bi khairin yaa rahmaan.
Atinya: "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna, yang tidak ada kebajikan dan kejahatan yang dapat melampauinya dari kejahatan mahluk-Nya, dari kejahatan yang turun dari langit, dari kejahatan sesuatu yang naik di dalamnya, dari kejahatan sesuatu yang diciptakan di muka bumi, dari kejahatan yang keluar dari padanya, dari kejahatan fitnah pada waktu malam dan pada waktu siang, dan dari kejahatan setiap jalan, kecuali jalan menuju kepada kebaikan, ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih." (HR Ahmad dari Abdurrahman)
4. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Keempat
Selain doa-doa di atas, terdapat doa mengusir setan lain yang dikutip dari buku Doa Ajaran Ilahi susunan Anis Masykhur dan Jejen Musfah. Doa ini termaktub dalam surah Al-Mu'minun ayat 97-98,
ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ˛Ų°ØĒŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØˇŲŲŲŲŲ Ø ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲŲŲ ŲŲØŲØļŲØąŲŲŲŲ
Arab latin: Wa qur rabbi a'áģĨÅŧu bika min hamazÄtisy-syayÄášÄĢn. Wa a'áģĨÅŧu bika rabbi ay yaá¸Ĩá¸uráģĨn
Artinya: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku."
5. Doa agar Terhindar dari Godaan Setan Versi Kelima
Gus Arifin dalam bukunya yang berjudul Ketika Lautan Menjadi Tinta menuliskan doa mengusir setan yang bisa diambil dari surah Al Baqarah ayat 285-286. Ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:
"Siapa saja membaca dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah niscaya Allah melindunginya dari segala gangguan." (HR Bukhari)
Berikut bacaan surah Al Baqarah ayat 285-286 yang bisa diamalkan muslim,
Ø§Ų°Ų ŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲ ŲØ§Ų اŲŲŲØ˛ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØąŲŲØ¨ŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲÛ ŲŲŲŲŲ Ø§Ų°Ų ŲŲŲ Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲ°Û¤ŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲØ¨ŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲÛ ŲŲØ§ ŲŲŲŲØąŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŲØ¯Ų Ų ŲŲŲŲ ØąŲŲØŗŲŲŲŲŲ Û ŲŲŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ ØŗŲŲ ŲØšŲŲŲØ§ ŲŲØ§ŲØˇŲØšŲŲŲØ§ ØēŲŲŲØąŲاŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØĩŲŲŲØąŲ
Arab latin: Ämanar-rasÅĢlu bimÄ unzila ilaihi mir rabbihÄĢ wal-mu'minÅĢn(a), kullun Ämana billÄhi wa malÄ'ikatihÄĢ wa kutubihÄĢ wa rusulih(ÄĢ), lÄ nufarriqu baina aá¸Ĩadim mir rusulih(ÄĢ), wa qÄlÅĢ sami'nÄ wa aáša'nÄ, gufrÄnaka rabbanÄ wa ilaikal-maášŖÄĢr(u).
Artinya: "Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata,) "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Mereka juga berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, wahai Tuhan kami. Hanya kepada-Mu tempat (kami) kembali."
ŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲŲŲØŗŲا اŲŲŲŲØ§ ŲŲØŗŲØšŲŲŲØ§ Û ŲŲŲŲØ§ Ų ŲØ§ ŲŲØŗŲØ¨ŲØĒŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲØ§ اŲŲØĒŲØŗŲØ¨ŲØĒŲ Û ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲØ§ ØĒŲØ¤ŲØ§ØŽŲØ°ŲŲŲØ§Ų اŲŲŲ ŲŲŲØŗŲŲŲŲŲØ§Ų اŲŲŲ Ø§ŲØŽŲØˇŲØŖŲŲŲØ§ Û ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØ§ ØĒŲØŲŲ ŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§Ų Ø§ŲØĩŲØąŲا ŲŲŲ ŲØ§ ØŲŲ ŲŲŲØĒŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲØ§ Û ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØ§ ØĒŲØŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲØ§ ŲŲØ§ ØˇŲØ§ŲŲØŠŲ ŲŲŲŲØ§ بŲŲŲÛ ŲŲØ§ØšŲŲŲ ØšŲŲŲŲØ§Û ŲŲØ§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲØ§Û ŲŲØ§ØąŲØŲŲ ŲŲŲØ§ Û Ø§ŲŲŲØĒŲ Ų ŲŲŲŲŲ°ŲŲŲØ§ ŲŲØ§ŲŲØĩŲØąŲŲŲØ§ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲØąŲŲŲŲŲ
Arab latin: LÄ yukallifullÄhu nafsan illÄ wus'ahÄ, lahÄ mÄ kasabat wa 'alaihÄ maktasabat, rabbanÄ lÄ tu'ÄkhiÅŧnÄ in nasÄĢnÄ au akháša'nÄ, rabbanÄ wa lÄ taá¸Ĩmil 'alainÄ iášŖran kamÄ á¸ĨamaltahÅĢ 'alal-laÅŧÄĢna min qablinÄ, rabbanÄ wa lÄ tuá¸ĨammilnÄ mÄ lÄ ášÄqata lanÄ bih(ÄĢ), wa'fu 'annÄ, wagfir lanÄ, wará¸ĨamnÄ, anta maulÄnÄ fanášŖurnÄ 'alal qaumil-kÄfirÄĢn(a).
Artinya: "Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir."
(aeb/rah)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?