Doa Masuk Bulan Rajab Allahumma Bariklana Fi Rajaba Lengkap

Doa Masuk Bulan Rajab Allahumma Bariklana Fi Rajaba Lengkap

Kristina - detikHikmah
Sabtu, 20 Des 2025 17:30 WIB
Doa Masuk Bulan Rajab Allahumma Bariklana Fi Rajaba Lengkap
Ilustrasi membaca doa masuk Rajab. (Foto: Mohamed Hassan/Pixabay)
Jakarta -

Sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Rajab 1447 H. Menyambut bulan ini, salah satu amalan yang biasa dilakukan muslim adalah membaca doa masuk bulan Rajab.

Al-Imam Al-Hanbali dalam Latha'iful Ma'arif yang diterjemahkan Mastur Irham dan Abidun Zuhri mengatakan Rasulullah SAW berdoa supaya diberi umur panjang agar dipertemukan dengan bulan suci Ramadan. Beliau memanjatkan doa ini saat bulan Rajab tiba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amalan doa masuk bulan Rajab bersandar pada riwayat dari Abdullah al-Hafizh, dari Abu Bakar bin Muhammad bin Muammal, dari Fadhil bin Muhammad al-Sya'rani, dari al-Qowariri dari Zaid, dari Ziyad al-Namiri, dari Anas RA yang berkata,

"Bahwasanya Rasulullah SAW ketika masuk bulan Rajab berkata, 'Ya Allah, berikanlah berkah kepada kami di Rajab dan Syakban, dan sampaikanlah kami menuju Ramadan'." (HR Ath-Thabrani dan lainnya)

ADVERTISEMENT

Riwayat tersebut terdapat dalam kitab Fadhailul Awqaat karya Imam al-Baihaqi yang diterjemahkan M. Subhan.

Dalam riwayat lain dikatakan, "Nabi SAW jika memasuki bulan Rajab berdoa, 'Ya Allah, berikanlah berkah kepada kami pada bulan Rajab dan Syaban dan berikanlah berkah kami pada bulan Ramadan'. Beliau juga bersabda, 'Malam Jumat adalah kuncup dan siangnya berbunga'." (HR Ahmad dalam Musnad)

Doa Masuk Bulan Rajab

Berikut doa masuk bulan Rajab yang dimaksud dalam hadits di atas:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Arab latin: Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya'baana, wa ballighnaa ramadhaana.

Artinya: "Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Syakban, dan sampaikan kami di bulan Ramadan."

Waktu Membaca Doa Masuk Bulan Rajab

Doa masuk bulan Rajab bisa diamalkan begitu masuk bulan Rajab yang ditandai dengan terlihatnya hilal pada malam 1 Rajab. Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia 2025, 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Dengan demikian, doa masuk bulan Rajab bisa dibaca mulai Sabtu, 20 Desember 2025 setelah waktu magrib.

Derajat Hadits Doa Masuk Bulan Rajab

Hadits yang dijadikan dasar anjuran membaca doa masuk bulan Rajab banyak tersebar setiap menjelang Rajab, Syakban, dan Ramadan. Menurut penelusuran detikHikmah, status hadits tersebut diperselisihkan. Di dalamnya ada perawi bernama Zaidah bin Abi Raqad dari Ziyad An-Namiri.

An-Nasa'i berkata, "Setelah saya mengtakhrij satu hadits miliknya dalam As-Sunan, saya tidak tahu siapa dia." Dalam Adh-Dhu'afa, An-Nasa'i menyebutnya hadits mungkar, dan dalam Al-Kunyah dia menyatakan tidak tsiqah (tidak dapat dipercaya).

Al-Bukhari juga menyatakan hadits tersebut mungkar. Sementara itu, Abu Hatim memakai haditsnya sebagai hujjah sedangkan Ibnu Hibban menyebut beritanya tak bisa dijadikan hujjah.

"Diriwayatkan dari Ziyad An-Namiri dari Anas beberapa hadits yang marfu'ah mungkarah, dia tidak tahu dari dia atau dari Ziyah dan saya tidak tahu apakah diriwayatkan tentangnya selain Ziyah, tapi kami memakai haditsnya sebagai hujjah," kata Abu Hatim.

Penjelasan status hadits doa masuk bulan Rajab tersebut terdapat dalam keterangan Al-Bida' Al-Hauliyyah susunan Abdullah bin Abdul Aziz At-Tuwaijiry terjemahan Munirul Abidin.

Banyak ulama lain menilai hadits doa masuk bulan Rajab dhaif. Namun, ada juga ulama yang tidak mempermasalahkannya.

Meski tidak terdapat hadits shahih yang menjelaskan lafaz doa masuk bulan Rajab, umat Islam tetap bisa berdoa untuk kebaikan dalam setiap waktu. Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya berdoa, sebagaimana Dia berfirman dalam surah Gafir ayat 60,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠

Artinya: Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."




(kri/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads