6 Doa Penenang Hati dan Pikiran yang Gelisah dalam Islam

6 Doa Penenang Hati dan Pikiran yang Gelisah dalam Islam

Alvin Setiawan - detikHikmah
Selasa, 23 Apr 2024 17:00 WIB
6 Doa Penenang Hati dan Pikiran yang Gelisah dalam Islam
Ilustrasi membaca doa penenang hati dan pikiran. (Foto: AP/Anmar Khalil)
Jakarta -

Islam mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa berdoa kepada Allah SWT saat gelisah. Muslim juga dapat membaca doa penenang hati dan pikiran agar diberikan petunjuk dari segala masalah yang ada.

Kecemasan dan stres dapat yang berlebihan dapat mempengaruhi kondisi tubuh kita. Apabila tubuh sakit, maka ada kesulitan dalam beraktivitas dan beribadah. Dikutip dari buku Pengobatan dan Doa Mustajab karya Muhammad Hasan Husen, kecemasan dan stres dapat dikurangi dengan beristirahat dan diselingi dengan berdoa.

Dijelaskan dalam buku Penyembuhan dengan Doa & Zikir karya Muhammad Abdul Ghoffar, doa dapat membantu untuk menghilangkan stres dan menenangkan hati dan pikiran. Hal tersebut termaktub dalam QS Ar Rad ayat 28 yang berbunyi,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ ŲˆŲŽØĒŲŽØˇŲ’Ų…ŲŽŲ‰Ų•ŲŲ†Ų‘Ų Ų‚ŲŲ„ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø¨ŲØ°ŲŲƒŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ۗ Ø§ŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø¨ŲØ°ŲŲƒŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ØĒŲŽØˇŲ’Ų…ŲŽŲ‰Ų•ŲŲ†Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŲ„ŲŲˆŲ’Ø¨Ų ۗ ŲĸŲ¨

Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, doa juga mampu mengubah kesusahan menjadi kemudahan, kesedihan menjadi kebahagiaan, bahkan bisa mengubah takdir. Sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits. "Tidak ada yang merubah sebuah takdir, kecuali doa." (HR Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah).

6 Doa Penenang Hati dan Pikiran yang Gelisah

Diambil dari buku Doa Zikir Mohon Perlindungan & Ketenangan Hati oleh Darul Insan, berikut beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan untuk menenangkan hati dan pikiran:

  • Doa 1

Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨؐ؆ؑؐ؉ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØŦŲ’Ø˛Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ŲƒŲŽØŗŲŽŲ„Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŦŲØ¨Ų’Ų†Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų‡ŲŽØąŲŽŲ…Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø¨ŲØŽŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ؁ؐØĒŲ’Ų†ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ…ŲŽØ§ØĒؐ

Allahumma inni a'udzu bika minal 'ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a'udzu bika min 'adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian."

  • Doa 2

Ų„Ų‘ŲŽØ§Ų“ ØĨŲŲ„ŲŽŲ°Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§Ų“ ØŖŲŽŲ†ØĒŲŽ ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽŲ°Ų†ŲŽŲƒŲŽ ØĨؐ؆ؑؐ؉ ŲƒŲŲ†ØĒŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ ŲąŲ„Ø¸Ų‘ŲŽŲ°Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ

La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin.

Artinya: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."

  • Doa 3

ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ø´Ų’ØąŲŽØ­Ų’ Ų„ŲŲŠ ØĩŲŽØ¯Ų’ØąŲŲŠ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲŲ‘ØąŲ’ Ų„ŲŲŠ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲŠ ŲˆŲŽØ§Ø­Ų’Ų„ŲŲ„Ų’ ØšŲŲ‚Ų’Ø¯ŲŽØŠŲ‹ ؅ؐ؆ؒ Ų„ŲØŗŲŽØ§Ų†ŲŲŠ ŲŠŲŽŲŲ’Ų‚ŲŽŲ‡ŲŲˆØ§ Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų„ŲŲŠ

Rabbisrahlii sadrii, wa yassirlii amrii, wahlul 'uqdatam mil lisaani yafqahu qaulii'

Artinya: "Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku."

  • Doa 4

Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ„ŲŲŠŲ’Ų…ŲØŒ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØąŲ’Ø´Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…ŲØŒ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…Ø§ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒŲØŒ ŲˆŲŽØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų’Ų„ØŖŲŽØąŲ’ØļŲØŒ ŲˆŲŽØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØąŲ’Ø´Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ’Ų…Ų

Laa ilaaha illallahul 'adziim al haliim laa ilaaha illallah rabbul 'arsyil 'azhiim, laa ilaaha illallah rabbus samaawati wa rabbul ardli wa rabbul arsyil kariim

Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb (Pemilik) 'Arsy yang agung. Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb langit dan juga Rabb bumi, serta Rabb pemilik 'Arsy yang mulia."

  • Doa 5

ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲØ˛ŲØēŲ’ Ų‚ŲŲ„ŲŲˆØ¨ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ ØĨŲØ°Ų’ Ų‡ŲŽØ¯ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‡ŲŽØ¨Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ Ų„Ų‘ŲŽØ¯ŲŲ†ŲƒŲŽ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ ۚ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽŲ‡Ų‘ŲŽØ§Ø¨Ų

Rabbana la tuzigh qulubana ba'da idz hadaitana wahablana min ladunka rahmatan innaka antal wahhab.

Artinya: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)."

  • Doa 6

Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲ‹Ø§ Ø¨ŲŲƒŲŽ Ų…ŲØˇŲ’Ų…ŲŽØĻŲŲ†Ų‘ŲŽØŠŲ‹ØŒ ØĒŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†Ų Ø¨ŲŲ„ŲŲ‚ŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØĒŲŽØąŲ’ØļŲŽŲ‰ Ø¨ŲŲ‚ŲŽØļŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØĒŲŽŲ‚Ų’Ų†ŲŽØšŲ Ø¨ØšŲŽØˇØ§ØĻŲŲƒŲŽ

Allahumma innii as aluka nafsan bika muthmainnah tu'minu biliqaaika wa tardha biqadlaaika wa taqna'u bi 'athaaika

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang percaya pada pertemuan dengan-Mu, qanaah (menerima) apa yang menjadi pemberian-Mu dan yang rela hati terhadap ketentuan."

Wallahu a'lam.




(rah/rah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads