Doa Walimatul Khitan, Bisa Dibaca saat Anak Sunat

Doa Walimatul Khitan, Bisa Dibaca saat Anak Sunat

Devi Setya - detikHikmah
Minggu, 09 Jul 2023 12:00 WIB
Doa Walimatul Khitan, Bisa Dibaca saat Anak Sunat
Ilustrasi khitan anak laki-laki Foto: iStock
Jakarta -

Khitan menjadi salah satu amalan yang disyariatkan bagi umat muslim. Ada doa khusus yang bisa dibaca untuk anak ketika khitan atau sunat.

Khitan telah disyariatkan jauh sebelum Nabi Muhammad SAW diutus. Menurut sejarahnya, khitan telah diperintahkan sejak zaman Nabi Ibrahim AS.

Disebutkan dalam sebuah riwayat, Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu utusan Allah SWT yang diberi syariat atas khitan. Rasulullah SAW bersabda,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ø§Ø­Ų’ØĒŲŽØĒŲŽŲ†ŲŽ ØĨŲØ¨Ų’ØąŲŽØ§Ų‡ŲŲŠŲ…Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘Ų īˇē ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ø¨Ų’Ų†Ų ØĢŲŽŲ…ŲŽØ§Ų†ŲŲŠŲ†ŲŽ ØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲŒ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¯ŲŲˆŲ…Ų

Artinya: "Nabi Ibrahim berkhitan ketika berusia 80 tahun menggunakan kapak." (HR. Bukhari).

ADVERTISEMENT

Ibnu Qayyim dalam Tuhfatul Al-Maudud menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim AS mengkhitan dua anaknya yakni Ishaq AS dan Ismail AS. "Nabi Ibrahim mengkhitan anaknya yang bernama Ishaq ketika berumur 7 hari dan mengkhitan Ismail ketika berumur 13 tahun."

Syariat ini kemudian berlanjut ke anak cucu keturunan Nabi Ibrahim AS hingga hadirnya Nabi Muhammad SAW sebagai utusan terakhir. Sebagian besar ulama mengatakan bahwa khitan bagi laki-laki muslim hukumnya adalah wajib.

Perintah berkhitan bagi umat Nabi Muhammad SAW secara khusus disebutkan dalam beberapa hadits, salah satunya sebagai berikut.

ØŽŲŽŲ…Ų’ØŗŲŒ ؅ؐ؆ؒ Ø§Ų„Ų’ŲŲØˇŲ’ØąŲŽØŠŲ : Ø§Ų„Ø§ŲØŗŲ’ØĒŲØ­Ų’Ø¯ŲŽØ§Ø¯Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŽŲØĒŲŽØ§Ų†Ų ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØĩŲ‘Ų Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽØ§ØąŲØ¨Ų ŲˆŲŽŲ†ŲŽØĒŲ’ŲŲ Ø§Ų„ØĨŲØ¨Ų’ØˇŲ ŲˆŲŽØĒŲŽŲ‚Ų’Ų„ŲŲŠŲ…Ų Ø§Ų„ØŖŲŽØ¸Ų’ŲŲŽØ§ØąŲ

Artinya: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Lima dari fitrah: memotong bulu kemaluan, khitan, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku." (HR Jama'ah).

Doa Walimatul Khitan

Ada doa yang bisa dibaca ketika menggelar walimatul khitan. Doa ini ditujukan kepada anak yang dikhitan agar mendapatkan kebaikan serta keberkahan dari Allah SWT.

Dalam Kitab Hilyatun Nufus lil 'Aris wal 'Arus sebagaimana dinukil NU Online, tertulis sebuah doa ketika seseorang akan dikhitan yakni,

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų‡ŲŽØ°ŲŲ‡Ų ØŗŲŲ†Ų‘ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŗŲŲ†Ų‘ŲŽØŠŲ Ų†ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘ŲŲƒŲŽØŒ ØĩŲŽŲ„ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØĸŲ„ŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ§ØĒŲ‘ŲØ¨ŲŽØ§ØšŲŒ Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ Ų„ŲŲ†ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘ŲŲƒŲŽØŒ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ´ŲŲŠŲ’ØĻŲŽØĒŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØĨŲØąŲŽØ§Ø¯ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØļŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽ Ų„ŲØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲ ØŖŲŽØąŲŽØ¯Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØļŲŽØ§ØĄŲ Ø­ŲŽØĒŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲ ØŖŲŽŲ†Ų’ŲŲŽØ°Ų’ØĒŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ°ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų Ø­ŲŽØąŲ‘ŲŽ Ø§Ų’Ų„Ø­ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Ø¯Ų ŲŲŲŠŲ’ ØŽŲØĒŲŽØ§Ų†ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØ­ŲØŦŲŽØ§Ų…ŲŽØĒؐ؇ؐ Ø¨ŲØŖŲ’Ų…Ų’ØąŲ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØŖŲŽØšŲ’ØąŲŽŲŲ Ø¨ŲŲ‡Ų Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’

Arab Latin: Allāhumma hādzihÄĢ sunnatuka wa sunnatu nabiyyika, shalawātuka 'alayhi wa ālihÄĢ, wat tibā'un minnā li nabiyyika, bi masyÄĢ'atika, wa irādatika, wa qadhā'ika li amrin aradtahÅĢ, wa qadhā'in hatamtahÅĢ, wa amrin anfadztahÅĢ, wa adzaqtahÅĢ harral hadÄĢdi fÄĢ khitānihÄĢ wa hijāmihÄĢ bi amrin anta a'rafu bihÄĢ minnÄĢ.

Artinya, "Ya Allah, ini adalah sunnah-Mu dan sunnah nabi-Mu. Semoga rahmat tercurah padanya dan keluarganya. Dan kami mengikuti nabi-Mu dengan kehendak-Mu dan qadha-Mu. Karena suatu hal yang Engkau inginkan. Karena suatu hal ketentuan yang Engkau tetapkan. Karena suatu perkara yang Engkau laksanakan, dan Engkau merasakan padanya panasnya besi dalam khitan dan bekamnya karena suatu perkara yang Engkau lebih tahu dari aku.

Lanjutkan dengan doa berikut,

" Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ŲŲŽØˇŲŽŲ‡Ų‘ŲØąŲ’Ų‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ø°Ų‘ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲØŒ ŲˆŲŽØ˛ŲØ¯Ų’ ŲŲŲŠŲ’ ØšŲŲ…Ų’ØąŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØ§Ø¯Ų’ŲŲŽØšŲ Ø§Ų’Ų„ØĸŲŲŽØ§ØĒؐ ØšŲŽŲ†Ų’ Ø¨ŲŽØ¯ŲŽŲ†ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„ØŖŲŽŲˆŲ’ØŦŲŽØ§ØšŲ ØšŲŽŲ†Ų’ ØŦŲØŗŲ’Ų…ŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ˛ŲØ¯Ų’Ų‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų’Ų„ØēŲŲ†ŲŽŲ‰ ŲˆŲŽØ§Ø¯Ų’ŲŲŽØšŲ’ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų Ø§Ų’Ų„ŲŲŽŲ‚Ų’ØąŲŽ ŲŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØĒŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų†ŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų

Arab latin: Allāhumma fa thahhirhu minadz dzunÅĢb, wa zid fi umrihÄĢ, wadfa'il āfāti 'an badanihÄĢ wal awjā'i 'an jismihÄĢ, wa zidhu minal ghinā, wadfa' 'anhul faqra, fa innaka ta'lamu wa lā na'lamu.

Artinya, "Ya Allah, maka sucikanlah dia dari dosa-dosa. Tambahlah umurnya. Jagalah tubuhnya dari penyakit. Dan tambahlah kekayaan padanya dan jauhkan dari kefakiran. Maka sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui sementara kami tidak mengetahui".

Hukum Khitan dalam Ajaran Islam

Mengutip buku Konsep Gender Dalam Islam (Menggagas Fikih Perkawinan Baru) oleh Dr. Agus Hermanto, dijelaskan bahwasannya Nabi Muhammad SAW telah dikhitan sejak lahir.

Para ulama berpendapat, Nabi Muhammad SAW lahir dalam keadaan telah dikhitan. Namun sebagian ulama juga berpendapat bahwa Nabi Muhammad SAW dikhitan oleh sang kakek, Abdul Muthalib pada hari ke tujuh kelahirannya.

Nabi Muhammad SAW juga mengkhitan dua cucunya yakni Hasan dan Husain saat keduanya berusia 7 hari.

Mahjudin dalam bukunya "Masa'il al-Fiqh" menyatakan bahwa khitan bagi laki-laki hukumnya wajib. Khitan juga merupakan sebuah cara untuk melakukan thaharah (bersuci) dari najis (hadats) yang status hukumnya wajib.

Sedangkan khitan terhadap pertemuan hukumnya sunnah dengan alasan bahwa tidak ada alat kelamin perempuan yang perlu dibuang untuk kepentingan thaharah.

Demikian doa dan penjelasan tentang hukum khitan bagi anak laki-laki muslim.




(dvs/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads