4 Doa ketika Merasa Sedih, agar Hati Ikhlas dan Hapus Kegalauan

4 Doa ketika Merasa Sedih, agar Hati Ikhlas dan Hapus Kegalauan

Devi Setya - detikHikmah
Jumat, 25 Nov 2022 13:45 WIB
4 Doa ketika Merasa Sedih, agar Hati Ikhlas dan Hapus Kegalauan
Foto: Getty Images/iStockphoto/FOTOKITA
Jakarta -

Doa ketika merasa sedih bisa dibaca saat seorang muslim merasa larut dalam perasaannya. Sedih memang reaksi alami manusia namun tidak dianjurkan untuk dilakukan terus menerus.

Manusia diciptakan dengan ragam emosi seperti senang, sedih, marah ataupun kecewa. Perasaan ini wajar terjadi dan dialami oleh semua manusia. Kesedihan biasanya hadir saat seseorang tertimpa musibah ataupun kehilangan sesuatu yang disayangi.

Semasa hidup, Rasulullah SAW juga pernah merasakan sedih hingga meneteskan air mata kala sang putra, Ibrahim, meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah seorang mukmin ditimpa sebuah kesusahan, sakit, kegundahan, kesedihan, kepedihan, dan kegalauan hingga duri yang menimpanya, kecuali Allah pasti akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahannya." (HR. Ahmad, Bukhari, dan Muslim).

ADVERTISEMENT

Hadits ini menegaskan bahwa di balik kesedihan akan ada nikmat yang diberikan Allah SWT bagi muslim yang bersabar dan ikhlas. Merasa sedih memang tidak dilarang namun jangan berlebihan.

Doa ketika Merasa Sedih

Dalam perasaan sedih, upayakan untuk selalu mengingat Allah SWT. Salah satu caranya yakni dengan memanjatkan doa dan memohon agar Allah SWT melapangkan hati untuk ikhlas.

Mengutip dari buku Sukses Dunia-Akhirat Dengan Doa-Doa Harian oleh Mahmud Asy-Syafrowi, ada beberapa doa yang bisa dibaca ketika merasa sedih. Berikut beberapa doa saat sedih:

1. Doa Rasulullah SAW

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽØŒ Ø§Ø¨Ų’Ų†Ų ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽØŒ Ø§Ø¨Ų’Ų†Ų ØŖŲŽŲ…ŲŽØĒŲŲƒŲŽØŒ Ų†ŲŽØ§ØĩŲŲŠŲŽØĒŲŲŠŲ’ Ø¨ŲŲŠŲŽØ¯ŲŲƒŲŽØŒ Ų…ŲŽØ§ØļŲ ŲŲŲŠŲ‘ŲŽ Ø­ŲŲƒŲ’Ų…ŲŲƒŲŽØŒ ØšŲŽØ¯Ų’Ų„ŲŒ ŲŲŲŠŲ‘ŲŽ Ų‚ŲŽØļŲŽØ§Ø¤ŲŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø¨ŲŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø§ØŗŲ’Ų…Ų Ų‡ŲŲˆŲŽ Ų„ŲŽŲƒŲŽØŒ ØŗŲŽŲ…Ų‘ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ Ø¨ŲŲ‡Ų Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŽŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØŖŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų ŲŲŲŠŲ’ ؃ؐØĒŲŽØ§Ø¨ŲŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽŲˆŲ’ ØšŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų ØŖŲŽØ­ŲŽØ¯Ų‹Ø§ ؅ؐ؆ؒ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚ŲŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽŲˆŲ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØŖŲ’ØĢŲŽØąŲ’ØĒŲŽ Ø¨ŲŲ‡Ų ŲŲŲŠŲ’ ØšŲŲ„Ų’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ØēŲŽŲŠŲ’Ø¨Ų ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽŲ†Ų’ ØĒŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲØąŲ’ØĸŲ†ŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŲŠŲ’ØšŲŽ Ų‚ŲŽŲ„Ų’Ø¨ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽŲ†ŲŲˆŲ’ØąŲŽ ØĩŲŽØ¯Ų’ØąŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ„Ø§ŲŽØĄŲŽ Ø­ŲØ˛Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØ°ŲŽŲ‡ŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ų‡ŲŽŲ…Ų‘ŲŲŠŲ’.

Arab-latin: Allaahumma innii 'abduka, wabnu 'abdika, wabnu amatika, naashiyatii biyadika, maadhin fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qodhoo-uka, as-aluka bikullismin huwalaka, sammayta bihi nafsaka, aw anzaltahu fii kitaabika, aw 'allamtahu ahadan min kholqika, awis ta' tsar ta bihi fii 'ilmil ghoibi 'indaka, an taj'alal qur-aana robbii'a qolbii, wa nuuro shodrii, wa jalaa-a huznii, wa dzahaaba hammii.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku benar-benar hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, dan anak dari hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku ada di tangan-Mu, segala ketentuan-Mu telah berlaku bagiku, ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon dengan segala nama yang telah Engkau sebutkan untuk menyebut-Mu, atau yang
telah Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang telah Engkau ajarkan pada salah seorang dari makhluk-Mu, atau sengaja Engkau simpan di dalam ilmu di sisi-Mu. Agar Engkau jadikan al-Qur'an sebagai seminya hatiku, cahaya dadaku, penyirna kesedihanku dan penghilang kedukaanku."

Diriwayatkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah seorang muslim ditimpa kegundahan atau kesedihan, kemudian ia membaca doa ini, kecuali Allah akan menghilangkan kesedihannya dan menggantikan tempat kesedihannya dengan kebahagiaan." (HR. Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, Thabrani, dan Hakim).

2. Surat Taha ayat 25-28

Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ø´Ų’ØąŲŽØ­Ų’ Ų„ŲŲŠŲ’ ØĩŲŽØ¯Ų’ØąŲŲŠŲ’ ۙ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲŲ‘ØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲŠŲ’ ۙ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲŲ‘ØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲŠŲ’ ۙ ŲˆŲŽØ§Ø­Ų’Ų„ŲŲ„Ų’ ØšŲŲ‚Ų’Ø¯ŲŽØŠŲ‹ ؅ؐؑ؆ؒ Ų„ŲŲ‘ØŗŲŽØ§Ų†ŲŲŠŲ’ ۙ ŲŠŲŽŲŲ’Ų‚ŲŽŲ‡ŲŲˆŲ’Ø§ Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų„ŲŲŠŲ’ ۖ

Arab-Latin: qāla rabbisyraá¸Ĩ lÄĢ ášŖadrÄĢ wa yassir lÄĢ amrÄĢ waá¸Ĩlul 'uqdatam mil lisānÄĢ yafqaháģĨ qaulÄĢ

Artinya: Dia (Musa) berkata, 'Ya Tuhanku, lapangkan lah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.

3. Surat Al Baqarah ayat 250

ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØąŲŽØ˛ŲŲˆŲ’Ø§ ؄ؐØŦŲŽØ§Ų„ŲŲˆŲ’ØĒŲŽ ŲˆŲŽØŦŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø¯ŲŲ‡Ų– Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆŲ’Ø§ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽŲŲ’ØąŲØēŲ’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ØĩŲŽØ¨Ų’ØąŲ‹Ø§ ŲˆŲ‘ŲŽØĢŲŽØ¨Ų‘ŲØĒŲ’ Ø§ŲŽŲ‚Ų’Ø¯ŲŽØ§Ų…ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų†Ų’ØĩŲØąŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲ°ŲŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ۗ

Latin: wa lammā barazáģĨ lijāláģĨta wa junáģĨdihÄĢ qāláģĨ rabbanā afrig 'alainā ášŖabraw wa ᚥabbit aqdāmanā wanášŖurnā 'alal-qaumil-kāfirÄĢn

Artinya: dan ketika mereka maju melawan Jalut dan tentaranya, mereka berdoa, "Ya Tuhan kami, limpahkan lah kesabaran kepada kami, kukuhkan lah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."

4. Surat Ali Imran ayat 173

Ø­ŲŽØŗŲ’Ø¨ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ†ŲØšŲ’Ų…ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽŲƒŲŲŠŲ’Ų„Ų

Latin: Hasbunallāhu wa ni'mal-wakÄĢl

Artinya: Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung

Demikian beberapa doa yang bisa dipanjatkan ketika merasa sedih. Semoga Allah SWT senantiasa menjadikan kita hamba yang ikhlas dalam menerima ujian.




(dvs/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads