Naskah Khutbah Jumat Soal Menjaga Lisan

Naskah Khutbah Jumat Soal Menjaga Lisan

Hanif Hawari - detikHikmah
Jumat, 29 Des 2023 08:45 WIB
Naskah Khutbah Jumat Soal Menjaga Lisan
Ilustrasi sholat Jumat (Foto: Firda/detikcom)
Jakarta -

Naskah Jumat kali ini akan membahas soal menjaga lisan. Hal tersebut sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya untuk selalu berbicara dengan kata-kata yang baik. Jika tidak mampu melakukannya, maka lebih baik untuk tetap diam, yang memiliki arti sama dengan menjaga perkataan.

"Barangsiapa yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir, hendaklah berbicara yang baik-baik atau diam." (HR Al Bukhari)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena lisan dapat diibaratkan sebagai pisau. Jika digunakan secara sembarangan, dapat melukai perasaan orang.

Merujuk pada buku "Sejumlah Amalan Penting Penghuni Surga saat di Dunia" karya Ahmad Abi Al-Musabbih, terdapat banyak perbuatan yang bermula dari lisan dan akhirnya menimbulkan dosa. Contohnya adalah ghibah, mengadu domba, pembicaraan yang tidak bermanfaat, dan candaan yang berlebihan.

ADVERTISEMENT

Mengutip laman Kemenag, berikut ini adalah naskah khutbah Jumat tema menjaga lisan yang disusun oleh Amien Nurhakim, Alumnus UIN Jakarta dan Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Khutbah I

Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų‹Ø§ ŲŠŲŲˆŲŽØ§ŲŲŲŠ Ų†ŲØšŲŽŲ…ŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽŲŠŲŲƒŲŽØ§ŲŲØĻŲ Ų…ŲŽØ˛ŲŲŠŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ØŒ ŲŠŲŽØ§ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŽØēŲŲŠŲ’ ؄ؐØŦŲŽŲ„ŲŽØ§Ų„Ų ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽŲ„ŲØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ØŗŲŲ„Ų’ØˇŲŽØ§Ų†ŲŲƒŲŽ. ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ų„ŲŽØ§ ØŖŲØ­Ų’Øĩؐ؊ ØĢŲŽŲ†ŲŽØ§ØĄŲ‹ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŖŲŽØĢŲ’Ų†ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲƒŲŽ. ŲˆŲŽØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØŖŲŽŲ†Ų’ Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØŖŲŽŲ†ŲŽŲ‘ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų‹Ø§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØĩŲŽŲŲŲŠŲŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽØŽŲŽŲ„ŲŲŠŲ’Ų„ŲŲ‡. ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų†ŲŽØ¨ŲŲŠŲŲ‘ ØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų. ØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ€Ų…Ų ŲƒŲŲ„ŲŲ‘Ų‡Ų Ø¨ŲŽØ´ŲŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲˆŲŽŲ†ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŲ‘Ų…Ų’ ŲˆŲŽØ¨ŲŽØ§ØąŲŲƒŲ’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų ØĩŲŽŲ„ŲŽØ§ØŠŲ‹ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…Ų‹Ø§ Ø¯ŲŽØ§ØĻŲŲ…ŲŽŲŠŲ’Ų†Ų Ų…ŲØĒŲŽŲ„ŲŽØ§Ø˛ŲŲ…ŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘ŲŠŲ’Ų†. ØŖŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯Ų ŲŲŽØĨŲ†ŲŲ‘ŲŠ ØŖŲŲˆŲ’ØĩŲŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠ Ø¨ŲØĒŲŽŲ‚Ų’ŲˆŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ§ØĻؐ؄ؐ ؁ؐ؊ ؃ؐØĒŲŽØ§Ø¨ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲØąŲ’Øĸ؆ؐ: ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ų‡ŲŽØ¨Ų’ Ų„ŲŲŠ Ø­ŲŲƒŲ’Ų…Ų‹Ø§ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŲ‚Ų’Ų†ŲŲŠ Ø¨ŲØ§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø§Ų„ŲØ­ŲŲŠŲ†ŲŽØŒ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ Ų„ŲŲŠ Ų„ŲØŗŲŽØ§Ų†ŲŽ ØĩŲØ¯Ų’Ų‚Ų ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų’ØĸØŽŲØąŲŲŠŲ†ŲŽ

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.

Pada kesempatan mulia ini, khatib mengajak jamaah sekalian untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa; dengan menjauhi larangan Allah sejauh-jauhnya dan menjalankan perintah-Nya semampunya. Dengan demikian kita dapat berproses menjadi sebaik-baiknya hamba Allah sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat al-Hujurat ayat 13:

Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§ŲŽŲƒŲ’ØąŲŽŲ…ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§ŲŽØĒŲ’Ų‚Ų°Ų‰ŲƒŲŲ…Ų’

"Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa."

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.

Sesungguhnya umat Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Islam mengajarkan kasih sayang kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan, baik manusia, hewan, hingga tumbuh-tumbuhan dan lingkungan. Di antara bentuk kasih sayang yang terkandung dalam ajaran Islam adalah berkata-kata yang baik.

Perkataan dan ucapan yang baik merupakan perbuatan terpuji yang mendatangkan kebaikan dan dapat meninggikan derajat, baik di sisi Allah maupun di tengah-tengah manusia.

Allah SWT memerintahkan kita untuk mengucapkan perkataan yang baik. Dalam Surat al-Baqarah ayat 83 Allah berfirman:

Ų‚ŲŲˆŲ„ŲŲˆØ§ Ų„ŲŲ„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲ Ø­ŲØŗŲ’Ų†Ų‹Ø§

"Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia."

Allah SWT juga menjanjikan surga kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, yaitu surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di dalam surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, pakaian mereka di sana adalah sutera.

Di ayat selanjutnya karakter mereka ditegaskan, yaitu orang-orang yang di dunia diberi petunjuk untuk mengucapkan ucapan-ucapan yang baik. Allah ta'ala berfirman dalam Surat Al-Hajj ayat 24:

ŲˆŲŽŲ‡ŲØ¯ŲŲˆØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„ØˇŲŽŲ‘ŲŠŲŲ‘Ø¨Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲØ¯ŲŲˆØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰Ų° ØĩŲØąŲŽØ§ØˇŲ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…ŲŲŠØ¯Ų

"Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji."

Di ayat lain Allah menegaskan agar orang-orang beriman untuk berkata-kata yang baik, baik kepada sesama muslim maupun non-muslim. Allah berfirman dalam surat Al-Isra ayat 53:

ŲˆŲŽŲ‚ŲŲ„Ų’ Ų„ŲØšŲØ¨ŲŽØ§Ø¯ŲŲŠ ŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„ŲŲˆØ§ Ø§Ų„ŲŽŲ‘ØĒؐ؊ Ų‡ŲŲŠŲŽ ØŖŲŽØ­Ų’ØŗŲŽŲ†ŲÛš ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘ŲŠŲ’ØˇŲŽØ§Ų†ŲŽ ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽØēŲ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’Ûš ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘ŲŠŲ’ØˇŲŽØ§Ų†ŲŽ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ؄ؐ؄ؒØĨŲŲ†Ų’ØŗŲŽØ§Ų†Ų ØšŲŽØ¯ŲŲˆŲ‹Ų‘Ø§ Ų…ŲØ¨ŲŲŠŲ†Ų‹Ø§

"Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia."

Ayat-ayat yang telah dibacakan tadi merupakan pengingat bagi kita supaya senantiasa menjaga ucapan kita. Tidaklah yang keluar dari mulut kita melainkan kebaikan, minimal, jika kita tidak bisa mengucapkan kebaikan, maka lebih baik diam. Jangan sampai ucapan yang keluar dari lisan kita malah menyakiti hati orang lain. Ingatlah pesan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk kita semua:

Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†Ų Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ØĸØŽŲØąŲ ŲŲŽŲ„Ų’ŲŠŲŽŲ‚ŲŲ„Ų’ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ØŖŲŽŲˆŲ’ Ų„ŲŲŠŲŽØĩŲ’Ų…ŲØĒŲ’

"Siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam." (Hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Jangan sampai perkataan kita yang tidak baik kepada orang lain membuat kekacauan di tengah-tengah masyarakat dan merusak hubungan harmonis yang telah tumbuh dan terpelihara di dalamnya. Berkata apa saja boleh, asalkan jangan berlebihan sehingga nantinya ucapan kita tidak dapat disaring dan perkataan buruk pun mengarah kepada orang lain, akhirnya hal itu menimbulkan kerusakan dan penyakit hati, baik bagi orang yang berbicara maupun mendengarnya.

Tentunya, ucapan yang tidak baik merupakan akhlak yang tercela dan dapat menimbulkan kebencian di tengah-tengah manusia. Imam al-Lu'lui mengatakan dalam syair Adabut Thalab:

ŲˆŲŽŲŲŲŠ ŲƒŲŽØĢŲŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų„Ų Ø¨ŲŽØšŲ’ØļŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ‚Ų’ØĒؐ

"Dalam banyaknya bicara dapat menimbulkan sebagian kebencian."

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Imam al-Nawawi berkata:

ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŽØēؐ؊ Ų„ŲŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØąŲŽØ§Ø¯ŲŽ ØŖŲŽŲ† ŲŠŲŽŲ†Ų’ØˇŲŲ‚ŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØĒŲŽØ¯ŲŽØ¨ŲŽŲ‘ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„Ų Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽŲ†Ų’ØˇŲŲ‚ŲŽØŒ ŲŲŽØĨؐ؆ؒ Ø¸ŲŽŲ‡ŲŽØąŲŽØĒŲ’ ŲŲŲŠŲ’Ų‡Ų Ų…ŲŽØĩŲ’Ų„ŲŽØ­ŲŽØŠŲŒ ØĒŲŽŲƒŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ų…ŲŽØŒ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ ØŖŲŽŲ…Ų’ØŗŲŽŲƒŲŽ

"Hendaknya bagi siapa pun yang ingin berbicara, ia pikir-pikir terlebih dahulu, apabila ucapannya mengandung maslahat, maka silakan, apabila tidak, maka lebih baik diam."

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah sosok yang sangat peduli kepada umatnya, beliau tidak mau dan sedih jika umatnya masuk neraka, oleh karena itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan kiat-kiat supaya umatnya terbebas dari api neraka. Disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:

اØĒŲŽŲ‘Ų‚ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØąŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲˆŲ’ Ø¨ŲØ´ŲŲ‚ŲŲ‘ ØĒŲŽŲ…Ų’ØąŲŽØŠŲØŒ ŲŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽØŦŲØ¯Ų’ ŲŲŽØ¨ŲŲƒŲŽŲ„ŲŲ…ŲŽØŠŲ ØˇŲŽŲŠŲŲ‘Ø¨ŲŽØŠŲ

"Jauhilah neraka meski dengan [bersedekah] sepotong kurma, jika tidak melakukannya, maka hendaklah (bersedekah) dengan tutur kata yang baik."

Jamaah sekalian yang dirahmati Allah,

Semoga kita dapat menjadi pribadi yang baik dalam berperilaku maupun bertutur kata, semoga kita digolongkan sebagai orang yang beriman, dan orang yang beriman itu bukanlah mereka yang suka mencaci maupun melaknat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

Ų„ŲŽŲŠŲ’ØŗŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†Ų Ø¨ŲØ§Ų„ØˇŲŽŲ‘ØšŲŽŲ‘Ø§Ų†Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘ØšŲŽŲ‘Ø§Ų†Ų

"Orang yang beriman bukanlah orang yang suka mencela dan mengutuk."

Ø¨ŲŽØ§ØąŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡ Ų„ŲŲŠ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ؁ؐ؊ Ø§Ų’Ų„Ų‚ŲØąŲ’Øĸ؆ؐ Ø§Ų’Ų„ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽŲ†ŲŽŲŲŽØšŲŽŲ†ŲŲŠ ŲˆŲŽØĨŲŲŠŲŽŲ‘Ø§ŲƒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ ØĸŲŠŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ°ŲŲƒŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲƒŲŲŠŲ’Ų…Ų. ØŖŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„Ų Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų„ŲŲŠ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ ŲŲŽØŖØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ Ø§Ų„ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„ØēŲŽŲŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲ’Ų…

Khutbah II

Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ØĢŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡Ų. ØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØŖŲ†Ų’ Ų„Øĸ ØĨŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØŖŲ†ŲŽŲ‘ ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø¯ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų‹Ø§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„ŲŲ‡Ų Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ Ų„ŲŽØ§ Ų†ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘ Ø¨ØšØ¯ŲŽŲ‡Ų. Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŲ‘Ų…Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ų†ŲŽØ¨ŲŲŠŲŲ‘Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŖŲŽŲ„ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ø­ŲŽØ§Ø¨ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØĒŲŽØ¨ŲØšŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø¨ŲØĨŲØ­Ų’ØŗŲŽØ§Ų†Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų‚ŲŲŠŲŽØ§Ų…ŲŽØŠŲ

ØŖŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯Ų ŲŲŽŲŠŲŽØ§ ØŖŲŽŲŠŲŲ‘Ų‡ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØŗŲ ØŖŲŲˆŲ’ØĩŲŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠŲ’ Ø¨ŲØĒŲŽŲ‚Ų’ŲˆŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲŲŽŲ‚ŲŽØ¯Ų’ ŲŲŽØ§Ø˛ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØĒŲŽŲ‘Ų‚ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ. ŲŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĒŲŽØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ‰: ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ„ŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽØĒŲŽŲ‡Ų ŲŠŲØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ŲˆŲ’Ų†ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø¨ŲŲŠŲŲ‘ØŒ ŲŠŲ°ØŖŲŽ ŲŠŲŲ‘Ų‡Ø§ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØĸŲ…ŲŽŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ ØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ŲˆŲ’Ø§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŲ‘Ų…ŲŲˆŲ’Ø§ ØĒŲŽØŗŲ’Ų„ŲŲŠŲ’Ų…Ų‹Ø§. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø¯ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŖŲŽŲ„Ų ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø¯ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų. Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲ„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŽØ§ØĒŲØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų’ØŖŲŽØ­Ų’ŲŠØ§ØĄŲ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ø§ŲŽŲ…Ų’ŲˆŲŽØ§ØĒؐ. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§Ø¯Ų’ŲŲŽØšŲ’ ØšŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų’Ų„Ø¨ŲŽŲ„Ø§ŲŽØĄŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„ŲˆŲŽØ¨ŲŽØ§ØĄŲŽ ŲˆØ§Ų„Ų‚ŲØąŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ø˛ŲŽŲ‘Ų„Ø§ŲŽØ˛ŲŲ„ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ų…ŲØ­ŲŽŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØŗŲŲˆŲ’ØĄŲŽ Ø§Ų’Ų„ŲŲØĒŲŽŲ†Ų ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ų…ŲØ­ŲŽŲ†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø¸ŲŽŲ‡ŲŽØąŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØˇŲŽŲ†ŲŽ ØšŲŽŲ†Ų’ Ø¨ŲŽŲ„ŲŽØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ ØĨŲŲ†Ų’Ø¯ŲŲˆŲ†ŲŲŠŲ’ØŗŲŲŠŲŽŲ‘Ø§ ØŽØĸØĩŲŽŲ‘ØŠŲ‹ ŲˆŲŽØŗŲŽØ§ØĻŲØąŲ Ø§Ų’Ų„Ø¨ŲŲ„Ų’Ø¯ŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų’Ų„Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØšØ§Ų…ŲŽŲ‘ØŠŲ‹ ŲŠŲŽØ§ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘ Ø§Ų’Ų„ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽØąŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ‚ŲŽŲ‘ Ø­ŲŽŲ‚Ų‹Ų‘Ø§ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų’Ų†ŲŽØ§ اØĒŲŲ‘Ø¨ŲŽØ§ØšŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽØŖŲŽØąŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽØ§ØˇŲŲ„ŲŽ Ø¨ŲŽØ§ØˇŲŲ„Ų‹Ø§ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų’Ų†ŲŽØ§ اØŦŲ’ØĒŲŲ†ŲŽØ§Ø¨ŲŽŲ‡Ų. ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ ØĸØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘Ų†Ų’ŲŠŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲŲŲ‰ Ø§Ų’Ų„ØĸØŽŲØąŲŽØŠŲ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ‚ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØąŲ. ŲˆŲŽØ§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲ°Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

ØšŲØ¨ŲŽØ§Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲØŒ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ ŲŠŲŽØŖŲ’Ų…ŲØąŲ Ø¨ŲØ§Ų’Ų„ØšŲŽØ¯Ų’Ų„Ų ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„ØĨŲØ­Ų’ØŗŲŽØ§Ų†Ų ŲˆŲŽØĨŲŲŠŲ’ØĒØ§ØĄŲ Ø°ŲŲŠ Ø§Ų’Ų„Ų‚ŲØąŲ’Ø¨Ų‰ŲŽ ŲˆŲŽŲŠŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ†Ų Ø§Ų’Ų„ŲŲŽØ­Ų’Ø´Ø§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ų…ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽØąŲ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„Ø¨ŲŽØēŲ’ŲŠŲ ŲŠŲŽØšŲØ¸ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‘ŲƒŲŲ…Ų’ ØĒŲŽØ°ŲŽŲƒŲŽŲ‘ØąŲŲˆŲ’Ų†ŲŽØŒ ŲˆŲŽØ§Ø°Ų’ŲƒŲØąŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ Ø§Ų’Ų„ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ ŲŠŲŽØ°Ų’ŲƒŲØąŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ØŒ ŲˆŲŽØ§Ø´Ų’ŲƒŲØąŲŲˆŲ’Ų‡Ų ØšŲŽŲ„Ų‰ŲŽ Ų†ŲØšŲŽŲ…ŲŲ‡Ų ŲŠŲŽØ˛ŲØ¯Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ØŒ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ°ŲŲƒŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØŖŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŽØąŲ’




(hnh/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads