Mahasiswa Universitas Pertamina Menang Lomba Migas Internasional Berkat Jelantah

Mahasiswa Universitas Pertamina Menang Lomba Migas Internasional Berkat Jelantah

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 17 Okt 2022 19:00 WIB
Mahasiswa UPER, Muhammad Athallah Naufal saat mendapatkan penghargaan sebagai Juara 2 di SPE International Student Paper Contest 2022, di Houston, Amerika Serikat.
Foto: Universitas Pertamina/Mahasiswa UPER, Muhammad Athallah Naufal saat mendapatkan penghargaan sebagai Juara 2 di SPE International Student Paper Contest 2022, di Houston, Amerika Serikat.
Jakarta -

Mahasiswa Universitas Pertamina (UPER), Muhammad Athallah Naufal memiliki ide brilian untuk mengurai limbah lumpur minyak. Dia menggunakan minyak jelantah yang notabene merupakan limbah rumah tangga.

Berkat idenya itu, Athallah memperoleh juara ke-2 pada ajang Society of Petroleum Engineer (SPE) International Student Paper Contest 2022 yang digelar di Houston, Amerika Serikat. Inovasinya ini unggul dari berbagai kontestan asal kampus-kampus dunia, seperti Gubkin University Rusia, Texas A&M University at Qatar dari Qatar, Indian Institute of Technology India, dan Universidad Nacional de Colombia.

"Penelitian yang saya lakukan ini bersifat eksperimental, jadi saya membuat produk biosurfaktan dengan memanfaatkan ekstrak asam lemak dari minyak jelantah. Biosurfaktan ini bersifat anionik bernama Methyl Ethyl Sulfonate atau MES," terang Athallah melalui rilis yang diterima detikEdu pada Senin (17/10/2022).

Produk biosurfaktan adalah senyawa dari bahan mikroba yang dapat mengikat dan menguraikan limbah.

Mahasiswa program studi Teknik Perminyakan UPER itu menjelaskan, limbah lumpur minyak dalam wujud padatan acap ditemukan saat ada kebocoran pipa pada proses pembersihan tangki penyimpanan minyak ataupun proses pemurnian minyak. Limbah lumpur minyak terdiri dari campuran air, hidrokarbon berkonsentrasi tinggi, dan sedimen.

"Limbah ini juga mengandung logam berat yang dapat membahayakan lingkungan maupun manusia," kata dia.

Penelitian Athallah menawarkan metode bioremediasi dengan memanfaatkan bakteri untuk mendegradasi limbah lumpur minyak. Namun, disebabkan punya viskositas amat tinggi, bakteri pada umumnya akan sukar mengurai limbah lumpur minyak dengan optimal. Di sisi lain, bakteri pun mendapat nutrien tambahan dari biosurfaktan sehingga mereka nyaman untuk tumbuh dan berkembang biak.

Penelitiannya Dinilai Unggul

Inovasi Athallah ini dinilai menonjol karena ada sejumlah keuntungan di dalamnya. Keuntungan itu adalah biaya yang lebih terjangkau karena bahannya yang terbuat dari minyak jelantah dan lebih ramah lingkungan jika dibandingkan metode konvensional seperti insinerasi dan landfilling.

"Metode insinerasi dilakukan dengan cara membakar limbah lumpur minyak. Metode ini memang jauh lebih cepat, namun akan menghasilkan emisi karbon dioksida yang sangat tinggi. Sedangkan metode landfilling dilakukan dengan menimbun limbah di dalam tanah. Metode ini juga kurang efisien karena memerlukan lahan yang sangat luas," papar Athallah.

Sebelum terbang ke Houston, Athallah juga berhasil memperoleh Penghargaan Kehormatan dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional (Pilmapres).

Henricus Herwin selaku VP Upstream Business Development Pertamina Hulu Energi (PHE) menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan Athallah. Pihaknya turut mendukung pengembangan mahasiswa, seperti mensponsori Athallah dan tim untuk berkompetisi di Houston.

"Saya mengucapkan selamat bagi Universitas Pertamina atas pencapaian yang luar biasa ini. Saya yakin ini merupakan buah dari kerja keras dan ketekunan. Teman-teman Universitas Pertamina telah menunjukkan kepada kita semua bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat regional dan internasional," tutur Henricus.

Siswa yang tertarik menjadi engineer di bidang hulu migas dan menorehkan berprestasi juga bisa bergabung di program studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina. Sekarang, kampus besutan PT Pertamina (Persero) itu tengah membuka pendaftaran untuk seleksi nilai rapor non-tes untuk tahun ajaran 2022/2023.

Informasi selengkapnya terkait prodi tersebut sekaligus syarat dan ketentuannya bisa dilihat di https://pmb.universitaspertamina.ac.id.



Simak Video "Limbah Kayu yang Disulap Menjadi Kerajinan Bernilai Jual, Lampung"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia