×
Ad

Ada 56 Situs Megalitik Tersebar di Ternate, Pilihan Lokasinya Jenius!

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Rabu, 18 Mar 2026 20:00 WIB
Foto: (Dokumentasi BRIN)
Jakarta -

Ada situs megalitik yang tersebar di Pulau Ternate. Siapa sangka penempatan situs megalitik di Pulau Ternate ternyata tidak dilakukan secara acak, melainkan memperhitungkan kondisi alam secara cermat.

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang dipimpin Chusni Ansori dari Pusat Riset Sumber Daya Geologi, mengungkap bahwa masyarakat prasejarah di Ternate mempertimbangkan kondisi alam, terutama sumber daya geologi dan potensi bahaya gunung api, saat menentukan lokasi situs budaya.

Dikutip dari keterangan resmi BRIN, temuan ini merupakan hasil kajian hubungan antara sebaran situs Jere dan kondisi geologi di Ternate Aspiring National Geopark, Maluku Utara. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana masyarakat masa lalu berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan alam di wilayah pulau vulkanik itu.

"Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah penempatan situs budaya megalitik di Pulau Ternate mempertimbangkan kondisi alam, terutama parameter sumber daya dan bencana geologi seperti bahaya gunung api, potensi air tanah, air permukaan atau jarak dari sungai, serta geomorfologi," jelas Chusni, seperti dilansir dari BRIN, dikutip Rabu (18/3/2026).

Sebaran Situs Megalitik di Pulau Ternate

Pulau Ternate merupakan pulau vulkanik yang didominasi Gunung Gamalama yang masih aktif. Di pulau ini terdapat peninggalan budaya megalitik berupa menhir dan monolit yang oleh masyarakat setempat disebut Jere. Situs-situs ini hingga kini masih dianggap sakral dan kerap menjadi lokasi ziarah serta ritual masyarakat.

Berdasarkan survei lapangan, tim peneliti BRIN mengidentifikasi 56 lokasi situs megalitik yang tersebar di Pulau Ternate. Analisis menunjukkan bahwa sekitar 37,49% situs berada di ketinggian kurang dari 50 meter di atas permukaan laut. Mayoritas situs terletak di kaki gunung dan lereng bawah Gunung Gamalama, yang relatif lebih aman dibandingkan wilayah lebih tinggi.

"Distribusi ini menunjukkan adanya pola pemilihan lokasi yang berkaitan dengan keamanan lingkungan dan kemudahan akses terhadap sumber daya alam," ujar Chusni.



Simak Video " Video: Menbud Rencanakan Pemberian Logo pada Cagar Budaya "

(nwk/nwk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork