Segini Batas Durasi Main Game yang Aman Menurut Studi

ADVERTISEMENT

Segini Batas Durasi Main Game yang Aman Menurut Studi

Trisna Wulandari - detikEdu
Minggu, 18 Jan 2026 13:00 WIB
Segini Batas Durasi Main Game yang Aman Menurut Studi
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Main game di atas 10 jam per minggu bisa berpengaruh negatif pada tubuh. Pengaruh ini tidak tampak pada orang yang main game di bawah 10 jam per minggu.

Temuan ini diperoleh dari survei terhadap 317 mahasiswa di lima universitas di Australia. Studi ini khususnya menengok dampak main game pada kelompok dewasa muda dengan usia rata-rata 20 tahun, masa saat kebiasaan terbentuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makan dan Berat Badan Terdampak

Mahasiswa partisipan studi dibagi ke dalam kategori durasi 0-5 jam per minggu, 5-10 jam per minggu, dan di atas 10 jam per minggu. Dampak game pada tubuh dicek berdasarkan kebiasaan makan, kualitas tidur, dan berat badan.

Studi menunjukkan, mahasiswa yang main game lebih dari 10 jam per minggu cenderung punya kualitas pola makan lebih buruk. Mereka juga berpeluang lebih besar mengalami obesitas.

ADVERTISEMENT

Peneliti menemukan, para mahasiswa yang main games di atas 10 jam per minggu punya rata-rata indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) sebesar 26.3kg/m2 (kegemukan). Sedangkan mahasiswa yang main games di bawah 10 jam per minggu masih termasuk kelompok BMI sehat, rata-rata 22.2kg/m2 bagi yang main games maksimal 5 jam per minggu dan 22.8kg/m2 bagi yang main game maksimal 10 jam per minggu.

Salah satu peneliti, Profesor Mario Siervo dari Curtin School of Population Health, menggarisbawahi, studi ini tidak menilai main game buruk. Namun, main game berlebihanlah yang dikhawatirkan.

"Setiap tambahan jam bermain game per minggu berkaitan dengan penurunan kualitas pola makan, bahkan setelah kami memperhitungkan faktor stres, aktivitas fisik, dan faktor gaya hidup lainnya," imbuhnya.

Kualitas Tidur Sama-sama Buruk, Tapi...

Semua kelompok mahasiswa partisipan menyatakan punya kualitas tidur buruk. Namun, skor kualitas tidur mahasiswa dengan durasi main games di atas 10 jam per minggu lebih buruk.

Peneliti menemukan, main game berlebihan berkaitan dengan gangguan tidur.

"Studi ini tidak membuktikan kalau bermain game menyebabkan masalah-masalah tersebut, tetapi menunjukkan ada pola yang jelas; bermain game secara berlebihan mungkin berhubungan dengan peningkatan faktor risiko kesehatan," kata Siervo.

"Data kami menunjukkan, main game dalam jumlah rendah dan moderat umumnya tidak masalah, tapi main game secara berlebihan dapat mengesampingkan kebiasaan sehat seperti mengonsumsi makanan seimbang, tidur yang cukup, dan tetap aktif," jelasnya.

Ia mengingatkan, kebiasaan semasa kuliah kerap terbawa hingga dewasa. Karena itu, peneliti menyarankan, jika ingin tetap bugar, coba istirahat dari main games, hindari main games sampai larut malam, dan pilih camilan yang lebih sehat.




(twu/nwk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads