Ngeri! Ini yang Terjadi Ketika Manusia Jatuh ke Black Hole di Luar Angkasa

Ngeri! Ini yang Terjadi Ketika Manusia Jatuh ke Black Hole di Luar Angkasa

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Minggu, 22 Jan 2023 19:00 WIB
supermassive black hole
Ilustrasi Black Hole (Foto: Livescience)
Jakarta -

Detikers pernah mendengar tentang black hole atau lubang hitam? Tempat ini disebut memiliki gaya gravitasi yang sangat kuat. Saking kuatnya, sampai-sampai tidak ada cahaya yang mampu menembus tempat ini.

Penamaan lubang hitam dinilai tepat, karena tempat ini tidak mampu memantulkan atau memancarkan cahaya. Selain itu, penampakan lubang hitam akan terlihat ketika ia memakan bintang atau awan gas yang terlalu dekat dengan batasnya.

Lantas, apa yang terjadi jika manusia masuk ke dalam lubang hitam?

Ini yang Terjadi Ketika Manusia Jatuh ke dalam Lubang Hitam

Sayangnya, manusia tidak mampu bertahan lama dalam perjalanan melalui lubang hitam. Bahkan, kita akan lebih dulu tercabik-cabik sebelum mengetahui apa yang ada di lubang hitam tersebut, seperti yang dikutip dari Astronomy pada Jumat (20/1/2023).

Ketika manusia terbang mendekati lubang hitam, maka tubuh akan meregang sekaligus menekan ke arah lain. Proses ini dikenal dengan sebutan spagetifikasi oleh para ilmuwan.

Mengenal Proses Spagetifikasi

Proses spagetifikasi muncul karena gravitasi dari lubang hitam menekan tubuh manusia secara horizontal sambil menariknya ke arah vertikal. Mengerikan bukan?

Jadi, ketika kaki manusia melompat ke dalam lubang hitam maka gaya gravitasi di jari kaki akan jauh lebih kuat ketimbang saat manusia menariknya.

Masing-masing bagian tubuh akan memanjang ke arah yang berbeda. Pada proses ini, tubuh manusia akan terlihat seperti spageti, maka dari itu dinamakan proses spagetifikasi.

Saat manusia jatuh ke dalam lubang hitam bermassa bintang, maka ia akan mati dengan bentuk yang tidak wajar, yaitu memanjang seperti spageti.

Didasarkan oleh Spekulasi dan Teori

Proses spagetifikasi ini didasarkan dari teori dan spekulasi. Para astronom sempat menyaksikan peristiwa gangguan pasang surut pada tahun 2014 silam. Saat itu, beberapa teleskop luar angkasa menangkap sebuah bintang yang berjarak terlalu dekat dengan lubang hitam.

Hasilnya, bintang-bintang tersebut terlihat membentang hingga tercabik-cabik. Dengan demikian, sebagian material jatuh dan sisanya terlempar kembali ke luar angkasa.



Simak Video "Cahaya Hantu dari Bintang-bintang di Luar Galaksi"
[Gambas:Video 20detik]
(aeb/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia